Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI PENGORGANISASIAN TERHADAP MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI UPTD PUSKESMAS LALUNDU KABUPATEN DONGGALA Syamsuar, Syamsuar; Sudirman, Sudirman; Andri, Moh.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1184

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan proses rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dengan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan dalam hal ini bagaimana proses pengorganisasian di puskesmas lalundu melalui dimensi mutu pelayanan kesehatan diantaranya kehandalan, tanggung jawab, efesiensi atau efektifitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji studi pengorganisasian terhadap mutu pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Lalundu Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang di Puskesmas Lalundu Kabupaten Donggala. Hasil penelitian di puskesmas Lalundu terhadap dimensi  mutu pelayanan kesehatan ditinjau dari yaitu : 1) ketanggapan sudah baik, 2) tanggung jawab sudah baik, 3) efesiensi baik 4) dan efektivitas belum baik di Puskesmas Lalundu Kabupaten Donggala. Hal ini dikarenakan SDM yang masih terbatas, fasilitas belum memadai, ketidak disiplinan waktu petugas kesehatan dalam bekerja sehingga penilaian masyarakat mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan di UPTD Puskesmas Lalundu masih kurang maksimal pelayanan yang diberikan salah satunya yaitu jam pelayanan yang lambat karena petugasnya lambat di tempat dan jarangnya dokter berada di puskesmas. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu belum efesien dan efektifnya pelayanan yang diberikan petugas kesehatan di UPTD puskesmas Lalundu. Puskesmas diharapakan melakukan pengusulan tenaga kesehatan terutama tenaga perawat dan penambahan fasilitas kesehatan seperti ruangan imunisasi serta menerapkan kedisplinan waktu agar menjadi penilaian bagi mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Lalundu Kabupaten Donggala.   Kata Kunci : Mutu Pelayanan Kesehatan, Ketanggapan, Tanggung Jawab, Efesiensi, dan Efektif
Risk Factors for Breast Cancer in Undata Hospital, Palu Puspitasari, Gina; Kunoli, Firdaus; Andri, Moh.
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol 2, No 2 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/ijhess.v2i2.1252

Abstract

Breast cancer is the most common cancer in women, and men have a 1: 1000 chance of developing this disease. One in three people in the world will create some form of cancer in their lifetime, and in women, the most likely is breast cancer. This research is defined as an analytical study which aims to obtain an explanation of the risk factors associated with a disease. The method used was observational with a case-control approach, which is an epidemiological study design that studies the relationship between exposure and disease by comparing the case group and the control group, the sample size in the study, both cases and controls, each of 30 people. Based on the results of the study, age is a protective factor against the incidence of breast cancer at Undata Hospital Palu with an OR = 0.87 95% CI = 0.316-2.14, age of menarche is a risk factor for breast cancer with an OR = 1.52 CI 95% = 0.53-4.36, age at first gestation is a risk factor for the incidence of breast cancer in Undata Palu Hospital OR = 1.31 95% CI = 0.47-3.65, a history of breast cancer is a risk factor for the incidence of breast cancer in RSUD Undata Palu OR = 1.30 95% CI = 0.47-3.61. The hospital should cooperate with the city and provincial health offices in terms of promotion and prevention of breast cancer so that people know about breast cancer risk factors and people can carry out early detection so that breast cancer can be prevented or detected early and people living with breast cancer can be reduced by checking your breasts (BSE).
Faktor Risiko Autis Untuk Mengurangi Generasi Autis Anak Indonesia Baculu, Eka Prasetia Hati; Andri, Moh.
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.896 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i1.522

Abstract

Autism syndrome dysorder (ASD) atau lebih dikenal dengan autis adalah ganguan perkembangan nerobiologi berat yang terjadi pada anak sehingga menimbulkan masalah pada anak untuk berkomunikasi dan berelasi (berhubungan) dengan lingkungannya. Autis ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku dan interaksi social. Jumlah anak yang terkena autis semakin hari semakin meningkat pesat dan akan semakin menghawatirkan, baik bagi orang tua, masyarakat maupun pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penyebab timbulnya autis pada anak usia 0-14 tahun di Kota Palu. Jenis penelitian case control study. Populasi pada penelitian ini semua anak usia 0-14 tahun yang berada di Kota Palu dan sampel penelitian adalah anak yang melakukan terapi di Rumah Sakit Umum Daerah Madani Kota Palu. Penelitian dimulai pada bulan Januari 2018.Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yaitu mengambil semua anak usia 0-14 tahun untuk kasus dan kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis bivariat menunjukkan asupan makanan (OR=35,13;95%CI 4,43-1513,85), riwayat kehamilan (OR=2,94;95%CI 0,80-7,87), riwayat persalinan (OR=4,05;95%CI 1,21-14,15), kejang demam (OR=3,24;95%CI 0,87-13,47), dan pengetahuan ibu (OR=4,05;95%CI 1,21-14,2) berhubungan signifikan dengan kejadian autis. Kesimpulan: asupan makan, riwayat kehamilan, riwayat persalinan, kejang demam dan pengetahuan ibu merupakan faktor risiko autis pada balita. Saran diharapkan kepada orang tua utamanya ibu untuk lebih memperhatikan asupan makan saat hamil, menyusui dan rutin memeriksakan kehamilannya ke puskesmas serta senantiasa memperhatikan perkembangan anak balitanya sehingga dapat mengetahui dan mencegah sedini mungkin risiko yang dapat me-nyebabkan autis pada anak.