Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INVENTARISASI ALAT DAN BAHAN LABORATORIUM IPA DENGAN FITUR QUICK RESPONSE CODE (QR CODE) Mamin, Ratnawati; Saenab, Sitti; Muhiddin, Nurhayani Haji
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.342 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i1.9660

Abstract

Inventarisasi alat dan bahan Laboratorium IPA UNM saat ini telah dilakukan secara manual, akan tetapi masih banyak ditemukan berbagai kekurangan, untuk meminimalisir berbagai kerkurangan tersebut pengelola Laboratorium IPA UNM mencoba untuk memanfaatkan teknologi, Salah satunya memanfaatkan aplikasi QR Code. Pemanfaatan QR Code telah banyak digunakan akan tetapi pemnafaatannya untuk alat dan bahan laboratorium di IPA Terpadu UNM merupakan suatu hal yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana inventarisasi alat dan bahan laboratorium Pendidikan IPA dengan fitur QR Code. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang akan menyajikan gambaran  penggunaan QR Code dalam menginventarisasi alat dan bahan Laboratorium IPA FMIPA UNM. Fokus penelitian ini adalah inventarisasi alat dan bahan di Laboratorium IPA FMIPA UNM. Hasil inventarisasi alat dan bahan laboratorium IPA Terpadu terhimpun didalam sebuah blog yang ketika dipindai akan memunculkan alat dan bahan di dalam blog. Semua alat utama dan bahan-bahan dasar dalam praktikum IPA Terpadu telah diventarisasi dengan menggunakan QR Code. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERINTEGRASI PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Syahwi, Sidiq Almien; Muhiddin, Nurhayani Haji; Ramlawati, Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v4i1.11295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Balanipa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dan konvensional pada materi pokok struktur dan fungsi tumbuhan dan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Balanipa pada materi pokok struktur dan fungsi tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi-Eksperiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Balanipa sekaligus sebagai sampel, yang terdiri dari 2 kelas. Instrument penelitian hasil belajar  berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 25 item soal yang telah divalidasi ahli. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil analisis deskriptif disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Balanipa materi pokok struktur dan fungsi tumbuhan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 17.58 dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 15.44 dan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Balanipa pada materi pokok struktur dan fungsi tumbuhan.
Pelatihan pembuatan mikromodul berbasis discovery learning bagi MGMP IPA kota Maros Sari, Nur Indah; Muhiddin, Nurhayani Haji; Arif, Rifda Nurhimawati; Syakur, Akhmad; U, Sahrani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3138

Abstract

Pelatihan pembuatan mikromodul berbasis Discovery Learning bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan materi ajar yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pelatihan ini menerapkan model Discovery Learning yang mendorong peserta didik untuk belajar secara aktif melalui proses penemuan dan pemecahan masalah. Selain itu, pemanfaatan teknologi mikromodul digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran secara ringkas, sistematis, dan mudah diakses. Peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang guru IPA yang tergabung dalam MGMP IPA Kabupaten Maros. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang meliputi tahapan penyampaian materi dan sesi tanya jawab, pendampingan praktik langsung pembuatan mikromodul menggunakan platform Canva, serta kegiatan evaluasi untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 40,34 pada pretest menjadi 62 pada posttest, dengan persentase kenaikan sekitar 53,69%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun mikromodul berbasis Discovery Learning. Guru menjadi lebih mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran serta menghasilkan bahan ajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran IPA di Kabupaten Maros.