Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS RISIKO BANJIR TERHADAP FASILITAS PENDIDIKAN DI DKI JAKARTA Dahlia, Siti; Fadiarman, Fadiarman
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v20i2.24113

Abstract

Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibu Kota negara, memiliki fungsi startegis yaitu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan bisnis, pusat pemerintahan, dan pusat pendidikan. Akan tetapi, DKI Jakarta merupakan area yang rawan terhadap bencana banjir, yang berdampak pada berbagai elemen berisiko salah satunya yaitu sekolah. Dampak terjadi banjir pada lingkungan sekolah berpotensi menghambat proses pembelajaran, kerugian, kerusakan, bahkan korban jiwa. Upaya penanggulangan banjir merupakan penting sebagai upaya penurunan tingkat risiko kerugian, kerusakan, dan korban jiwa. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian yaitu: 1). Untuk memetakan tingkat bahaya banjir DKI Jakarta; 2). Menilai tingkat kerentanan sekolah terhadap banjir; 3). Analisis risiko banjir terhadap fasilitas pendidikan khususnya Sekolah Menengah Atas di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu untuk memetakan banjir yaitu analisis spasial berdasarkan data elevasi, bentuklahan, penggunaan lahan, dan historis kejadian banjir. Metode penilaian kerentanan menggunakan system pembobotan dan skoring pada setiap parameter dengan skala 0-1. Analsisi risiko menggunakan analisis secara kualitatif menggunakan matrkis risiko. Hasil analisis yaitu daerah dengan tingkat kerawanan banjir rendah seluas 13.613,40 ha, sedang seluas 23.238,67 ha, dan tinggi seluas 27.216,72 ha. Berdasarkan penilaian kerentanan sekolah terhadap banjir menunjukkan bahwa terdapat 8 sekolah tidak rentan, 22 sekolah dengan tingkat kerentanan rendah, 16 sekolah kerentanan sedang, dan 4 sekolah kerentanan tinggi. Berdasarkan analisis risiko sekolah terhadap banjir yaitu risiko rendah 10 sekolah, risiko sedang 27 sekolah, dan risiko tinggi 13 sekolah. Hasil analsisi teridentifikasi adanya konsisten antara area tertinggi tingkat kerentanan dan risiko yaitu area Jakarta Utara dan Barat.
Strategi Pengelolaan Central Park Meikarta dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata di Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Putri, Ifti Nanda; Fadiarman, Fadiarman
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v7i2.28282

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang penting bagi perkembangan perekonomian daerah, karena pariwisata sangat erat kaitannya dengan semua sektor perekonomian. Industri pariwisata Indonesia sangat berperan penting dalam keberlangsungan perekonomian Indonesia. Pelaku industri pariwisata harus memperhatikan tempat yang akan dijadikan obyek wisata, bagaimana atraksi wahana atau daya Tarik wisata untuk menunjang obyek wisata serta menarik wisatawan, akses menuju tempat wisata yang memudahkan pengunjung ke tempat wisata, fasilitas atau sarana prasarana serta pelayanan tambahan. Tujuan dari penelitan ini adalah mengetahui strategi pengelolaan Central Park Meikarta sebagai Daya Tarik Wisata di Cikarang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau memaparkan sesuatu hal, seperti keadaan, kondisi, situasi, peristiwa, dan kegiatan. Central Park Meikarta, yang terletak di dekat Kawasan Industri Cikarang, dibangun dengan konsep yang mengutamakan lingkungan. Segala bentuk atraksi wisata baru menunjukkan bahwa pengelola Central Park Meikarta dapat bekerja sama secara efektif dalam mengupayakan suatu hiburan baru untuk menarik lebih banyak minat wisatawan lokal atau mancanegara.   Tourism is an important sector for regional economic development, because tourism is closely related to all economic sectors. The Indonesian tourism industry plays an important role in the sustainability of the Indonesian economy. Tourism industry players must pay attention to the places that will be used as tourist attractions, how the attractions of the rides or tourist attractions are to support tourist objects and attract tourists, access to tourist attractions that make it easier for visitors to visit tourist attractions, facilities or infrastructure and additional services. The purpose of this research is to determine the management strategy of Meikarta Central Park as a Tourist Attraction in South Cikarang. This research is a descriptive research using survey method. Descriptive research aims to describe or explain something, such as circumstances, conditions, situations, events, and activities. Central Park Meikarta, which is located near the Cikarang Industrial Area, was built with a concept that prioritizes the environment. All forms of new tourist attractions show that the management of Central Park Meikarta can work together effectively in seeking new entertainment to attract more local or foreign tourists.
KESIAPSIAGAAN PENDUDUK PADA BENCANA BANJIR DI KELURAHAN CEMPAKA PUTIH BARAT KECAMATAN CEMPAKA PUTIH KOTA JAKARTA PUSAT Maulana, Adhitya Rizky; Fadiarman, Fadiarman
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i1.4498

Abstract

Determination of Flood Preparedness Level in Cempaka Putih Barat Village, Cempaka Putih Village, Central Jakarta City, this research is descriptive and the population in this study is people living in Cempaka Putih Barat District.  This west white cempaka village consists of 13 community units totaling 13,137 households, the number of samples taken is based on the number of affordable populations, which is 1,242 households because the human samples collected are household actors represented in household units, So this research will focus on knowledge and attitudes, emergency planning, disaster warning systems, and resource mobilization using a disaster risk reduction formula using four parameters.
Analysis of the socio-economic impacts of Jatigede reservoir development on the Wado village community in Sumedang regency Andini, Febby; Winarno, Winarno; Fadiarman, Fadiarman
Optimum: Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/optimum.v15i1.11373

Abstract

Climate change impacts changes in water availability for agricultural activities and water supply for household needs. Many regions in Indonesia and especially in West Java are already limited by the amount and quality of available water. Freshwater ecosystem are vulnerable to climate change and build reservoir is one of the solutions for water supply.  This research analyzes the impact of the Jatigede reservoir inundation on the Wado Village community, including changes in population, education, employment, income, economic growth, and social community. The reservoir was built to overcome flooding in Indramayu and support irrigation in Cirebon and surrounding areas. Using a purposive sampling method, the study found a decline in community income with a sharp drop between 2022 and 2023. Proposed solutions include community empowerment, local infrastructure investment, and development of sectors such as tourism, agriculture, and fisheries to create employment opportunities. Socially, the relocation of residents led to changes in communication patterns, with houses now far apart. The implications of the research show significant economic and social impacts, such as the need for skills upgrading and job stability, as well as investment in local sectors. Inclusive and participatory approaches to development are also needed to enable communities to adapt to the social changes brought about by relocation.