Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYUSUNAN AKNOP SUMUR AIR TANAH DAN JARINGAN PIPA AIR TANAH DESA WAIJOI-SAOLAT KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Rahman, Susanti; Miradj, Amirudin
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.392

Abstract

Dalam pelaksanaan kegiatan penyusunan AKNOP sumur air tanah dan jaringan pipa air tanah Waijoi-Saolat diperlukan personil untuk manajemen pengelolaan, dan kegiatan rutin, berkala maupun penanggulangan/perbaikan darurat/khusus yang membutuhkan pembiayaan. Untuk menentukan besarnya pembiayaan diperlukan data-data personil dan kelembagaan pada setiap jaringan air baku, pendataan teknis jaringan air baku, lingkup kegiatan operasi dan lingkup kegiatan pemeliharaan. Berdasarka hasil penyusunan AKNOP Sumur Air Tanah Dan Jaringan Pipa Air Tanah Waijoi-Saolat dapat diperoleh hasil penelusuran terdapat 4 jembatan pipa air tanah yang berada pada intake Waijoi-Saolat, bak penyaring, bak pelepas tekan 4 buah, bak penampung reservoir. Untuk jembatan pipa air tanah yang berada pada desa Waijoi ada 4 jembatan, 1 bak penampung (reservoir) sedangkan untuk jembatan pipa air tanah yang berada di desa Saolat ada 6 jembatan dan dari hasil perhitungan AKNOP Sumur Air Tanah Dan Jaringan Pipa Air Tanah Kota Ternate didapatkan nilai sebesar Rp. 664,929,000.00 (Enam Ratus Enam Puluh Empat Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Rupiah)
STUDI PENILAIAN KONDISI SARANA DAN PRASARANA AIR BAKU BULOAR KABUPATEN HALMAHERA BARAT Rahman, Susanti; Miradj, Amirudin
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.717

Abstract

Pengelolaan air baku dan sumber air baku pada dasarnya mencakup upaya pengembangan, pemanfaatan dan pelestarian sumber daya air dalam konteks ruang, waktu, jumlah dan mutu pada suatu wilayah untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, air minum dan industri. Pada sistem penyediaan air baku yang bersumber dari air tanah atau air permukaan untuk kebutuhan domestik, perkotaan dan industri perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi kinerja secara berkala untuk menjamin ketersediaan pelayanan air baku. Dari hasil penelusuran yang terdiri dari pompa, rumah pompa, panel listrik. Ipas terdiri dari rumah jaga, pipa transmisi, bangunan saringan, trust, reservoir dan pipa distribusi. Sedangkan dari hasil penilaian kinerja air baku Buloar di dapatkan dari komponen prasarana fisik, produktivitas, sarana penujang, organisasi personalia, dan dokumentasi, masyarakat pemakai air, maka nilai yang didapatkan adalah 68.70 yang berarti kinerja kurang dan perlu diperhatikan/diperlukan pemeliharaan berkala yang bersifat perbaikan.
Pemodelan Hidrologi-Hidraulik Terpadu untuk Penilaian Resiko Banjir di Daerah Aliran Sungai Tropis Perkotaan Rahman, Susanti; Miradj, Amirudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30232

Abstract

Penilaian risiko banjir di daerah aliran sungai urban tropis dengan data terbatas memerlukan pendekatan terpadu. Penelitian ini menggabungkan model hidrologi HEC-HMS dan model hidraulik HEC-RAS untuk mensimulasikan debit puncak dan luas genangan banjir di DAS Wae Ruhu. Data curah hujan selama 10 tahun digunakan untuk memperoleh hujan rencana melalui analisis frekuensi Gumbel. Debit puncak dari HEC-HMS menjadi input untuk simulasi 1D saluran terbuka dalam HEC-RAS. Hasil menunjukkan bahwa debit puncak meningkat dari 14,7 m³/s (Q2) menjadi 65,4 m³/s (Q100) dan menghasilkan genangan seluas 13,10–17,44 hektar. Area terdampak dominan berada di wilayah tengah dan hilir DAS. Model ini menunjukkan efektivitasnya dalam memberikan dasar ilmiah untuk mitigasi banjir.