Jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus selalu dipastikan dalam kondisi aman, namun seiring waktu jembatan mengalami penurunan kondisi akibat berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi serta sisa umur jembatan Ponrang Kabupaten Luwu berdasarkan Bridge Management System (BMS). Metode penelitian yang digunakan adalah mix methods dengan penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis menggunakan sistem penilaian Bridge Management System (BMS). Hasil penelitian ini menunjukkan jembatan Ponrang mengalami kerusakan ringan dengan Nilai Kondisi (NK) 2. Berdasarkan dari data nilai kondisi jembatan secara keseluruhan dengan Nilai Kondisi (NK) 2 maka sisa umur jembatan Ponrang diperkirakan sekitar 19 tahun lagi, dengan rekomendasi penanganan berupa pemeliharaan rutin atau berkala. Bridges are vital infrastructure that must always be ensured to be in safe condition, but over time bridges experience deterioration due to various factors. This study aims to analyze the condition and remaining life of the Ponrang Bridge in Luwu Regency based on the Bridge Management System (BMS). The research method used is a mix of quantitative and qualitative methods. Data was collected through field observations and documentation, which was then analyzed using the Bridge Management System (BMS). The results of this study indicate that the Ponrang Bridge has minor damage with a Condition Mark (CM) of 2. Based on the overall bridge condition rating with a Condition Mark (CM) of 2, the remaining life of the Ponrang Bridge is estimated to be approximately 19 years, with recommended handling measures including routine or periodic maintenance.