Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

APRESIASI FILM Fariastuti, Ida
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 8 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v2i8.224

Abstract

Apresiasi seni berarti penghargaan terhadap kehadiran sebuah karya seni. Apresiasi dibedakan dengan kritik seni. Kritik seni bertolak dari apresiasi, tetapi pada prinsipnya kritik seni menelaah suatu karya seni secara menyeluruh dan mendalam Suatu tinggi rendahnyaapresiasi tegantung dengan pemyataan suka dan tidak suka atau menerik dan tidak menarik yang muncul dalam apresiasi, kemudian  akan dirumuskan dengan tegas danje/as beserta alasan-alasannya. Kritik seni selalu slap dengan perangkat-perangkat teori untuk rnelakukan suatu sorotan kritik. Perangkat teori menyebabkan kritik seni memiliki  aliran-aliran kritik. Kritik seni dilakukan oleh kritikus seni, yaitu para profesional yang menekuni bidang kritik seni. Kritikus memuat kritikannya di koran-koran, majalah-majalah, atau menulis   telaah-telaah seni dalam   bentuk buku. Semakin profesional seorang kritikus semakin terbuka  kemungkinan  ia menjadi  kritikus yang berwibawa. Kritikus yang  suaranya didengar  oleh para seniman maupun masyarakat luas  Apresiasi akan  dilakukan  oleh orang terlebih dahulu ingin mengenal bagaimana sebuah karya seni   diwujudkan baru kemudian memberikan penghargaan. Jadi  aparesiasi   seni merupakan  langkah awal menuju kritik seni.
APRESIASI FILM Fariastuti, Ida
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 8 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v2i8.224

Abstract

Apresiasi seni berarti penghargaan terhadap kehadiran sebuah karya seni. Apresiasi dibedakan dengan kritik seni. Kritik seni bertolak dari apresiasi, tetapi pada prinsipnya kritik seni menelaah suatu karya seni secara menyeluruh dan mendalam Suatu tinggi rendahnyaapresiasi tegantung dengan pemyataan suka dan tidak suka atau menerik dan tidak menarik yang muncul dalam apresiasi, kemudian akan dirumuskan dengan tegas danje/as beserta alasan-alasannya. Kritik seni selalu slap dengan perangkat-perangkat teori untuk rnelakukan suatu sorotan kritik. Perangkat teori menyebabkan kritik seni memiliki aliran-aliran kritik. Kritik seni dilakukan oleh kritikus seni, yaitu para profesional yang menekuni bidang kritik seni. Kritikus memuat kritikannya di koran-koran, majalah-majalah, atau menulis telaah-telaah seni dalam bentuk buku. Semakin profesional seorang kritikus semakin terbuka kemungkinan ia menjadi kritikus yang berwibawa. Kritikus yang suaranya didengar oleh para seniman maupun masyarakat luas Apresiasi akan dilakukan oleh orang terlebih dahulu ingin mengenal bagaimana sebuah karya seni diwujudkan baru kemudian memberikan penghargaan. Jadi aparesiasi seni merupakan langkah awal menuju kritik seni.
MEDIA MASSA SEBAGAI PENGGERAK TUMBUHNYA SIKAP BELA NEGARA DIKALANGAN GENERASI MUDA Fariastuti, Ida
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v16i1.7

Abstract

Komunikasi massa adalah bentuk komunikasi yang menggunakan media massa yang meliputi siaran televisi, surat kabar, siaran radio dan inedia onlineyang dapat menjangkau masyarakat secara luas dalam tempo yang tidak terlalu lama. Media massa memiliki empat fungsi utama yaitu sebagai sumber informasi (to inform) sebagai sarana pendidikan (to educate) sarana hiburan (to intertain) dan mempengaruhi (to influence). Dengan adanya fungsi-fungsi tersebut maka segala persoalan masyarakat dan penyelesaiannya akan muncul dalam ruang publik sehingga segenap lapisan masyarakat dapat ikut berperan serta dalam mengatasi persoalan bersama dalam kehidupan bermasyarakat. Selain sebagi sumber informasi, komunikasi melalui media massa juga berfungsi sebagai sumber pendidikan, dapat menghibur dan sebagai alat kontrol kehidupan masyarakat. Berita-berita menonjol yang dimuat di media massa akhir-akhir ini adalah adanya ancaman phisik dan non phisik yang dapat mengganggu kehidupan bangsa dan Negara Republik Indonesia, yang merdeka, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU Fariastuti, Ida
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7, No 26 (2009)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v7i26.262

Abstract

Persaingan disetiap sector pemasaran semakin tajam, disinilah tugas anda sebagai petugas di bagian marketing untuk semakin efektif menyampaikan pesan Anda kepada Pelanggan.Komunikasi yang mengandung arti dan efektif, sangat memegang peranan penting dalam usaha Anda untuk mencapai keberhasilan.Sifat bisnis modern telah menyingkirkan produk2 yang lemah keluarpasar, sedangkan yang tinggal adalah pesaingpesaing yang mampu menguasaipasar.Setiap bisnis yang yang sukses menggunakan pendekatan yang terpadu dalam komunikasi, sebagai contoh : cocacola, Sony, BMW, dll.Produkprodukmerekasalingberbeda, baik dalam harga maupun usiapemakaiannya,namunmerekasangatserupadalam komitmen mereka, yaitu konsisten dalam komunikasi mereka. Sebagai hasilnya mereka memiliki posisidan kepribadian merek (brandpersonality). Merek telah membangun hubungandengan pasarnya.Hubunqan itu mempersulit para pesaing untuk menggeser merekmerek ini dari pasaran dan mengusahakan agar para konsumen lebih menyukai produkproduk mereka.
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA Fariastuti, Ida
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8, No 28 (2009)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v8i28.310

Abstract

Komunikasi antar budaya