Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Sensitivitas Model Matematika Penyebaran Penyakit Antraks pada Ternak dengan Vaksinasi, Karantina dan Pengobatan Alam, A; Sugiarto, S
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 19 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2022.v19.i2.16017

Abstract

Antraks merupakan penyakit menular pada ternak dengan tingkat kematian yang cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan pencegahan dan penanggulangan penyebarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan yang tepat untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit antraks. Penelitian ini memodifikasi dan menganalisis model matematika penyebaran penyakit antraks tipe SVEIQR dengan perlakuan vaksinasi, karantina dan pengobatan. Selanjutnya ditentukan titik tetap, bilangan reproduksi dasar dan analisis sensitivitasnya. Hasil analisis yang dilakukan pada model hasil modifikasi diperoleh dua titik tetap, yaitu titik tetap tanpa penyakit dan titik tetap endemik. Analisis sensitivitas menghasilkan laju transmisi bakteri Bacillus antracis, parameter infeksi dari individu yang dikarantina, efektivitas vaksinasi dan laju pemulihan individu yang dikarantina dengan nilai mutlak indeks sensitivitas yang paling besar. Laju vaksinasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah populasi terekspos dan terinveksi. Semakin tinggi efektivitas vaksin maka jumlah populasi terekspos, terinveksi dan yang dikarantina semakin berkurang. Laju karantina tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah populasi terekspos dan yang dikarantina, sedangkan populasi terinfeksi akan menurun jika laju karantina ditingkatkan.
Pengamatan Metalografi Baja JIS S20C terkait Fenomena Perubahan Mikrostruktur Hasil Low Pressure Gas Carburizing (LPGC) Audrey, Reinaldo Evan; Setyarini, Putu Hadi; Sugiarto, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengamatan perubahan mikrostruktur dan peningkatan nilai kekerasan pada baja JIS S20C, yang merupakan material industri dengan biaya yang ekonomis namun memiliki keterbatasan dalam sifat mekanisnya. Proses Low Pressure Gas Carburizing (LPGC) diaplikasikan pada baja tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan sifat-sifat material, yang mana proses tersebut dilakukan pada suhu 950°C dengan durasi penahanan selama 60 menit. Pengamatan yang dilakukan menunjukkan perubahan signifikan pada mikrostruktur baja dari yang sebelumnya didominasi oleh fasa perlit-ferrit menjadi martensit. Transformasi ini berkontribusi pada peningkatan kekerasan material yang cukup signifikan, dari nilai awal 249,4 HV menjadi 730,8 HV. Peningkatan kekerasan tersebut dihasilkan oleh terbentuknya lapisan martensit yang padat dan seragam, akibat dari difusi karbon ke dalam permukaan baja selama proses karburisasi. Selain itu, metode LPGC juga terbukti efektif dalam mengontrol difusi karbon yang lebih merata, mengurangi risiko distorsi geometris, serta meningkatkan ketahanan baja terhadap korosi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa LPGC merupakan metode yang efisien dan efektif untuk memodifikasi sifat mekanik baja karbon rendah, sehingga menjadikannya lebih sesuai untuk berbagai aplikasi industri yang menuntut material dengan kekerasan dan durabilitas yang tinggi.
Enhancing bare land soil quality using electric induction apparatus in combination with rabbit urine liquid fertilizer application to support garlic (Allium sativum) production Arfarita, Novi; Afroni, Mohammad Jasa; Sugiarto, S; Imai, Tsuyoshi
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2020.074.2381

Abstract

The new approach in this study was using electric induction technique to enhance soil fertility of bare land in a combination of rabbit urine application in the form of liquid fertilizer. This approach had been exaggerating soil microbial activities and modifying the exchange capacity of anions and cations in soil. This study aimed to find out the best combination of different duration of electricity induction and rabbit urine liquid fertilizer at different levels of their application. Randomized factorial block design with two factors was used for this study. The first factor was the duration of the electric induction at the rates of 0, 30, 45, and 60 minutes, while the application of rabbit urine as liquid organic fertilizer was at the rates of 0, 100, 150, and 200 mL/L. Plant height, number of leaves and stem diameter, fresh and dry weight of garlic bulb were measured within 3 months. The observations were carried out using destructive and non-destructively approached with intervals of 7 days. The best treatment that gave the highest plant height, number of leaves, stem diameter, tuber diameter, fresh and dry garlic bulb and garlic production was found under the combination of 60 minute of electricity induction and 200 mL/L of urine rabbit application (P<0.05). Also, this treatment was successfully to give garlic production of 8.56 t/ha.