Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Adopsi Anak dan Peran Pekerja Sosial dalam Proses Adopsi Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta Rofah, Rofah
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3284.678 KB) | DOI: 10.31105/jpks.v18i2.1677

Abstract

Di Indonesia adopsi anak sudah diatur berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2002 dan peraturan di bawahnya seperti Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak (PP Adopsi) serta Peraturan Menteri Sosial Nomor 110 Tahun 2009, Calon Orang Tua Asuh (COTA) harus mengikuti proses dan prosedur adopsi sebagaimana peraturan tersebut. dalam kenyataannya banyak kasus adopsi yang menyalahi aturan yang ada. Dengan menggunakan penelitian kualitatif, tulisan ini mencoba mendeskripsikan dan mengeksplorasi praktik adopsi di Kota Yogyakarta dan peran pekerja sosial dalam praktik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa isu yang muncul seperti dualisme hukum antara pengadilan negeri dan pengadilan agama, permasalahan administratif dan perbedaan agama antara COTA dengan anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa pekerja sosial memainkan peran administratif, advokat dan mediator. Pemerintah daerah sebaiknya membuat peraturan daerah yang menentukan di mana proses adopsi disidangkan agar tidak terjadi dualisme hukum, sedangkan pekerja sosial perlu lebih teliti dan aktif dalam pendampingan proses adopsi.
UPAYA KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN PASAMAN BARAT DI NAGARI SITUAK UJUNG GADING KECAMATAN LEMBAH MELINTANG KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2024 Marlina, Siska; Rofah, Rofah
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3634

Abstract

This study addresses the issue of low political participation among first-time voters in the 2024 regional elections in West Pasaman Regency. The objective of the study was to analyze the efforts of the West Pasaman Regency General Elections Commission (KPU) to increase first-time voter participation and identify the obstacles faced, particularly in Situak Ujung Gading Village, Lembah Melintang District. The method used was qualitative with a descriptive approach through interviews and observations. The results showed that the KPU (General Elections Commission) had implemented various voter education and outreach initiatives. However, participation was still hampered by low political knowledge among first-time voters, ineffective outreach, and minimal awareness of obtaining a National Identity Card (KTP) as an administrative requirement for voters in the ongoing local democratic process.Keywords: General Election Commission (KPU), Political Participation and New Voters