Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERAN MEDIA ARUS UTAMA DALAM MEMUBLIKASIKAN PRODUK MAKANAN HALAL Suyono, Suyono
MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Mediakom Vol 03, No 02, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v3i2.3128

Abstract

This study uses a qualitative descriptive approach, by observing / observing related mainstream Media roles in publishing Halal food products. Refer to the Law (UU) Number 33 year 2014 on the Halal Product Guarantee (JPH), which will be effective 17 October 2019, then food products, beverages, and other products that are circulating and traded in the region of Indonesia must be certified Halal. Halal products are products (food, beverages, etc.) that are processed and produced halal. The same is the case with materials and the process should also be halal. Halal Certificate In fact protects Muslim consumers against unkosher products and beverages, provides a sense of security and comfort to consume them, because there is no doubt that the product is indicative of the things that are haraam According to Islamic law. Although the validity period has lived a few more months, but the reverb enforcement of the law No. 33/2014, not yet loud heard in the community. Hence, the authors are interested in researching how much mainstream media roles (mainstream media, especially newspapers and television) are participating in publishing halal product guarantees, in the announcement. From the author's research, apparently mainstream media has not contributed much in the community to realize the production and also consume halal products. Although some food producers, drinks and beauty equipment, have been conducting socialization activities through advertising in the media, especially on television, by listing the halal logo from LPPOM-MUI, in the ad packaging that served. 
KREDIBILITAS PEMUKA PENDAPAT DALAM TRADISI PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR (PERNIKAHAN DINI) DI MADURA Suyono Suyono
MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 2 (2018): Mediakom Vol 01, No 02, Februari 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v1i2.1578

Abstract

Masyarakat suku Madura selama ini dikenal memiliki kebudayaan dan adat-istiadat yang unik. Tradisi dan adat istiadat masyarakat Madura, sejauh ini terjaga dengan baik, bahkan tak luntur meski budaya modern gencar melanda kaum muda. Termasuk diantaranya “tradisi” pernikahan di bawah umur atau sering dikenal nikah dini. Tradisi nikah dini ini, dapat dijumpai di Desa Sanatengah, Kec. Pasean, Kab. Pamekasan. Kasus pernikahan dini di desa ini tetap bertahan hingga kini. Itu tidak terlepas dari pengaruh pemuka pendapat yang mampu mempertahankan keberlangsungan adat-istiadat di desa tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji secara mendalam hubungan keberlangsungan pernikahan dini dengan pengaruh pemuka pendapat yang setiap pendapatnya menjadi panutan masyarakat setempat, sehingga tradisi yang ada tetap terjaga eksistenasinya. Penelitian dengan metode deskriptif kualitatif ini, menekankan pada pendekatan interaksionalisme simbolik, terutama pada dimensi fenomenologi. Kata Kunci: Peran Pemuka Pendapat, Pernikahan Dini
PERAN MEDIA ARUS UTAMA DALAM MEMUBLIKASIKAN PRODUK MAKANAN HALAL Suyono Suyono
MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Mediakom Vol 03, No 02, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v3i2.3128

Abstract

This study uses a qualitative descriptive approach, by observing / observing related mainstream Media roles in publishing Halal food products. Refer to the Law (UU) Number 33 year 2014 on the Halal Product Guarantee (JPH), which will be effective 17 October 2019, then food products, beverages, and other products that are circulating and traded in the region of Indonesia must be certified Halal. Halal products are products (food, beverages, etc.) that are processed and produced halal. The same is the case with materials and the process should also be halal. Halal Certificate In fact protects Muslim consumers against unkosher products and beverages, provides a sense of security and comfort to consume them, because there is no doubt that the product is indicative of the things that are haraam According to Islamic law. Although the validity period has lived a few more months, but the reverb enforcement of the law No. 33/2014, not yet loud heard in the community. Hence, the authors are interested in researching how much mainstream media roles (mainstream media, especially newspapers and television) are participating in publishing halal product guarantees, in the announcement. From the author's research, apparently mainstream media has not contributed much in the community to realize the production and also consume halal products. Although some food producers, drinks and beauty equipment, have been conducting socialization activities through advertising in the media, especially on television, by listing the halal logo from LPPOM-MUI, in the ad packaging that served. 
Pencitraan Bakal Capres 2014 dalam Media Online SUYONO SUYONO
Komunikator Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The year 2013 is called a political year by many observers. It is because this year KPU announces the political parties which will join 2014 General Election. This period is also used by the leaders of political parties to consolidate their organizations, and determine the candidates of legislature members or even consider the figures for 2014 presidential candidates. It is natural that the figures of presidential candidates start to emerge in the society. It can be through socialization and introduction of the Presidential candidates, either in the form of posters, billboards, or advertisements in the media and other ways. The purpose is that the figures will be immediately recognized by the people who become constituents. This study examines the role of media in society. Each mass media certainly has its own view of the upcoming 2014 presidential candidates. Keywords: Image building, 2014 Presidential Candidates, The Role of Online Media, Van Dijk’s Discourse Analysis
Sinergi D3 Perhotelan UM Jember Dengan Sekber Wartawan Indonesia/SWI-DPD Jember Melalui Workshop Penulisan Berita Potensi Pariwisata Lokal Suyono Suyono; Bagus Indra Tjayadhi
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 3, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v3i1.7984

Abstract

Potensi objek wisata yang besar di Kabupaten Jember, belum banyak dikunjungi masyarakat. Selain belum digarap secara maksimal, banyak masyarakat yang belum tahu dan belum mengenal berbagai objek wisata yang ada. Padahal, Kabupaten Jember mempunyai banyak lokasi wisata yang indah dan eksotis yang dapat memberi pemasukan kepada PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk lebih mengenalkan dan mempromosikan berbagai objek wisata mulai wisata pantai, gunung, air terjun, hingga kolam pemandian, perlu sinergi berbagai pihak. Melalui PKM ini, D3 Perhotelan Universitas Muhammadiyah Jember, bersinergi dengan Sekber Wartawan Indonesia (SWI)-DPD Jember, salah satu organisasi profesi wartawan, melaksanakan workshop penulisan berita dengan mengangkat potensi wisata lokal Jember, untuk dipromosikan melalui media masing-masing. Hasilnya, jumlah pemberitaan terkait dengan wisata lokal dan potensinya di berbagai media, khususnya media online, terus meningkat.
Analisis Penyebaran Kampanye Hitam (Black Campaign) Pilkada Jember Melalui Media Sosial Facebook Suyono Suyono
Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2021): Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : School of Communication Science and Media Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/calathu.v3i2.2181

Abstract

Setelah mengalami penundaan karena pandemi Covid-19, Pilkada serentak dilaksanakan Rabu, 9 Desember 2020 yang melibatkan 270 daerah di seluruh Indonesia. Di Jawa Timur sebanyak 19 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada, termasuk Kabupaten Jember. Persoalannya, Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya, terutama terkait dengan pengaturan masa kampanye. KPU dengan regulasi yang baru melarang kampanye dengan cara menciptakan kerumunan massa, seperti rapat umum dan konser musik. Para kandidat dan tim pendukungnya, memanfaatkan media, khususnya media online dan media sosial untuk bersosialisasi menjalankan kampanye. Di antara platform media sosial yang ada, Facebook yang paling banyak dipakai untuk berkampanye. Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang orang atau perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan banyak berita hoaks dan kampanye hitam yang disebarkan melalui Facebook. Kampanye hitam dengan mendeskreditkan pasangan calon, diarahkan untuk menjatuhkan lawan politiknya. Harapan dari penyebaran kampanye hitam ini, untuk memengaruhi sikap masyarakat untuk tidak memilih calon tertentu. Kata kunci: kampanye hitam, media sosial, Facebook, Pilkada Jember
Efektivitas Komunikasi Interpersonal Askab PSSI Banyuwangi terhadap Managemen klub untuk meningkatkan prestasi sepakbola di Kabupaten Banyuwangi Suyono; Ahmad Syarif Hidayatullah
Interelasi Humaniora Vol. 1 No. 5 (2025): INTERELASI - Desember
Publisher : BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24716/w5ta3f15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi interpersonal oleh AskabPSSI Banyuwangi terhadap managemen klub sepakbola dalam upaya meningkatkan prestasisepakbola di Kabupaten Banyuwangi. Komunikasi interpersonal dalam konteks ini dipahamisebagai proses pertukaran informasi dan makna antara pengurus Askab dan pihak klub secaralangsung, yang mencakup aspek keterbukaan, empati, kepercayaan, serta dialog dua arah yangkonstruktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengadopsiteori pertukaran sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen klub dan komunikasiinterpersonal Askab pada umumnya cukup efektif. Komunikasi tidak hanya berlangsung secaraformal, tetapi juga mencakup perpertukaran ide dan evaluasi bersama mengenai programpembinaan, pelatihan, serta pengembangan prestasi. Askab menunjukkan peran aktif dalammemberikan bimbingan teknis, pelatihan pelatih, serta akses terhadap kompetisi yangberdampak langsung pada peningkatan kualitas pemain dan pencapaian prestasi klub.Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktupertemuan, penggunaan media komunikasi yang belum optimal, perbedaan presepsi, sertabelum adanya sistem koordinasi yang baku. Berdasarkan teori pertukaran sosial, efektivitaskomunikasi terbentuk ketika kedua belah pihak terlibat dalam hubungan yang salingmenguntungkan. Dalam hal ini, Askab memberikan dukungan dan arahan strategis, sementaraklub menunjukkan partisipasi aktif dan peningkatan prestasi sebagai bentuk kontribusi.Komunikasi interpersonal yang sehat menciptakan iklim kolaboratif, memperkuat rasamemiliki terhadap tujuan bersama, serta mendorong pembinaan sepakbola yang berkelanjutandi Banyuwangi.
PENGARUH PROGRAM MATA NAJWA MELALUI MEDIA SOSIAL TERHADAP SIKAP POLITIK REMAJA DI DESA SEPANJANG KECAMTAN GLENMORE KABUPATEN BANYUWANGI ferdian rohmad tulloh; suyono
MEDIAKOM Vol. 8 No. 01 (2024): Mediakom, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v8i01.3778

Abstract

Abstract This study aims to evaluate the influence of the Mata Najwa program through social media on the political attitudes of adolescents in Sepanjang Village, Glenmore District, Banyuwangi Regency. The rapid development of information anditechnology, especially through social media, has opened up space for political participation for teenagers. This quantitative research aim to examine the nfluence of the Mata Najwa program on social media on adolescents' political attitudes, based on the Uses and Effect Theory. The results of a study in Sepanjang Village, Banyuwangi, show that the "Mata Najwa" program has a positive and significant influence on the political attitudes of adolescents. Statistical analysis yielded a calculated t value (7,306) that was greate than the t table (1,989) with a significance of 0.00<0.05, so that null hypothesis was rejected. The RSquare value of0.37 indicates that the 37% variability of adolescents' political attitudes can be explained by the Mata Najwa program. This study concludes that the Mata Najwa program through social media has a moderate but significan influence on the formation of adolescent political attitudes.   Keywords: Political Attitudes, Social Media, Mata Najwa, Use and Effect.
TERPAAN INFORMASI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN PEMILIH PEMULA PILKADA KABUPATEN JEMBER 2024 Suyono; AKBAR MAULANA
MEDIAKOM Vol. 8 No. 02 (2025): Mediakom, Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v8i02.3783

Abstract

ABSTRAK: Media sosial memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya calon pemilih pemula (Gen Z) untuk terpapar berbagai informasi. Pada konteks politik, khususnya menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jember, pemilih pemula yang terpapar informasi di media sosial, akan lebih mudah mengenali visi-misi, program kerja, dan karakter para pasangan calon (Paslon). Informasi yang disebarkan berulang-ulang melalui platform media sosial, seperti TikTok, Instagram, Facebook, maupun X, dapat meningkatkan brand awareness terhadap Paslon tertentu dan kemungkinan menolak Paslon yang lain. Karena itu, pertanyaan pada rumusan masalah dan tujuan pada penelitian ini, adalah terkait terpaan informasi media sosial mampu memengaruhi tingkat kepercayaan pemilih pemula terhadap para pasangan calon bupati pada Pilkada 2024 di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yakni jenis penulisan yang menggambarkan atau mendeskripsikan objek, orang, tempat atau kejadian secara rinci dan detail. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menentukan sumber data dari kalangan pemilih pemula (Gen Z), berusia 18-22 tahun dan tinggal di Kabupaten Jember atau mempunyai hak pilih dan tercatat di KPU Jember. Hasil penelitian ini akan menggambarkan seberapa besar pengaruh terpaan media sosial terhadap tingkat kepercayaan pemilih pemula terhadap pasangan calon bupati yang mereka pilih pada pelaksaan Pilkada Kabupaten Jember, 27 November 2024 lalu.