Firdaus, Riska
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN DINAS PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KOTA PALOPO (Studi pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palopo) firdaus, riska
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal I La Galigo : Public Administration Journal, Oktober 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/ilagaligo.2463

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting dan strategis dalam menentukan masa depan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan peranan yang yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Palopo dalam peningkatan kualitas pendidikan yang meliputi bidang, mewujudkan peningkatan mutu sekolah, melakukan pembinaan pendidikan dan melaksanakan program peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan pada lingkup pendidikan Sekolah Menengah Kota Palopo di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif sedangkan tipe yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menekankan tentang program pemerintah yang harus sejalan dengan perkembangan pendidikan agar tujuan Dinas Pendidikan Kota Palopo untuk meningkatkan mutu pendidikan bisa terealisasi“.“Program yang diterapkan oleh pemerintah harus sejelan dengan kebijakan strategis yang ditetapkan yakni 1) Peningkatan kualitas tenaga pengajar dan pendidikan 2) Peningkatan motivasi belajar peserta didik kemudian dari kebijakan tersebut dijalankan dengan program sejalan seperti 1) Pemanfaatan media pembelajaran secara efektif 2) Penyususnan rencana pengembangan sekolah (RPS) oleh guru 3) Pemberian bimbingan belajar kepada peserta didik 4) Workshop dan pelatihan peningkatan kualitas tenaga pendidik.
COMPETENCY ASSESSMENT SEBAGAI INSTRUMEN PENGUATAN SISTEM MERIT DALAM MANAJEMEN TALENTA ASN DI PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Firdaus, Riska; Muhammad Yunus; Muhammad Rusdi
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 16 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v16i2.1031

Abstract

Improving the quality of human resources in the civil service is an important part of bureaucratic reform that emphasizes the application of a merit system in filling positions. Competency Assessment is a strategic instrument for assessing the potential, performance, and suitability of employees to the needs of the organization in an objective and measurable manner. This study aims to analyze the implementation of Competency Assessment in the South Sulawesi Provincial Government as part of a merit-based talent management system. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation studies at the Regional Civil Service Agency (BKD), Human Resource Development Agency (BPSDM), and Organization Bureau. Data analysis was conducted thematically based on the Miles, Huberman, and Saldaña (2019) model. The results show that Competency Assessment has been integrated into a digital talent pool system based on the Nine-Box Talent Matrix to map the potential and performance of ASN. However, the implementation of the assessment is still limited to a small number of employees and has not become the main basis for filling strategic positions. In addition, follow-up on assessment results through coaching feedback activities has not been consistent due to budget and resource constraints. This study recommends a gradual expansion of the scope of assessment, optimization of the use of assessment data in career development, and strengthening of inter-agency coordination in ASN talent management to create a professional, adaptive, and performance-oriented bureaucracy.