Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gratitude Cognitive Behavior Therapy (G-CBT) to Reduce College Students’ Academic Stress Utami, Muhana Sofiati; Shalihah, Mar'atush; Adhiningtyas, Nanda Putri; Rahmah, Siti; Ningrum, Winda Kartika
Jurnal Psikologi Vol 47, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpsi.43730

Abstract

Stress cannot be separated from student academic life in university. This stressful condition, if not managed properly, can prevent students from successfully completing their studies. This study aimed to examine the effects of Gratitude-Cognitive Behavior Therapy (G-CBT) in reducing academic stress among students. Sixteen students were recruited for this research, all of which were working on their thesis projects. Among these participants, 10 were assigned to the experimental group and six were assigned to the control group. The effect of the intervention was tested using a quasi-experiment with an untreated control group design with pretest and posttest samples. The Academic Stress Scale and the Grateful Scale were used to measure academic stress and gratitude. Analysis using the non-parametric Mann-Whitney U Test showed that following the administration of G-CBT treatment, there was a larger reduction of academic stress among participants in the experimental group compared to the control group (Z = -3.264; p <0.05). The study concluded that G-CBT intervention can reduce academic stress on students.
Pengaruh Gratitude dan Dukungan Sosial Terhadap Psychological Wellbeing Pada Ibu Bekerja Simanjuntak, Dewi Fransiska; Wijayanti, Fauziah; Adhiningtyas, Nanda Putri; Yusuf, Muhammad Fathraka; Angel, Julia
Journal of Research and Measurement in Psychology: JPPP Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi Vol 14 No 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNJ dan Program Studi Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPPP.142.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kontribusi rasa syukur (gratitude) dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis ibu bekerja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 106 ibu bekerja di Indonesia berusia antara 20 hingga 60 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang terdiri atas Gratitude Questionnaire–Six Item Form (GQ-6), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Ryff’s Psychological Well-Being Scale (versi singkat). Analisis data dilakukan dengan teknik regresi untuk menguji pengaruh antar variabel. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa rasa syukur dan dukungan sosial secara bersama-sama menjelaskan 27,1% variasi kesejahteraan psikologis (R² = 0,271; F = 19,099; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa model yang digunakan signifikan secara statistik, meskipun sebagian besar variasi kesejahteraan psikologis dijelaskan oleh faktor lain di luar lingkup penelitian ini. Temuan penelitian ini dapat memberikan masukan praktis bagi ibu bekerja untuk meningkatkan rasa syukur, serta bagi pihak-pihak yang terlibat dalam memberikan dukungan kepada ibu bekerja bahwa dukungan tersebut dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan psikologis mereka.
PENGARUH ACADEMIC SELF-EFFICACY TERHADAP MENTAL WELL-BEING PADA MAHASISWA YANG BERKULIAH DI WILAYAH DKI JAKARTA Sari, Salsabila Mayang; Ernawati, Ernawati; Adhiningtyas, Nanda Putri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i01.81-90

Abstract

Kesejahteraan psikologis mahasiswa merupakan isu penting dalam pendidikan tinggi, khususnya di wilayah metropolitan dengan tekanan akademik dan sosial yang tinggi. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan dalam mendukung mental well-being mahasiswa adalah academic self-efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh academic self-efficacy terhadap mental well-being pada mahasiswa yang berkuliah di wilayah DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan terdiri dari 707 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah The Warwick–Edinburgh Mental Well-Being Scale (WEMWBS) dan Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic self-efficacy berpengaruh signidikan terhadap mental well-being (R=0,662; R²=0,439; p0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa academic self-efficacy berperan penting sebagai faktor protektif dalam menjaga mental well-being mahasiswa di wilayah DKI Jakarta. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan academic self-efficacy melalui intervensi akademik dan psikologis di lingkungan perguruan tinggi.
The impact of helicopter parenting on grit and mental well-being among university students Ernawati; Kusumawardhani, Sri Juwita; Mayangsari, Anggi; Sari, Salsabila Mayang; Adhiningtyas, Nanda Putri
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 14 No. 1 (2026): January
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jipt.v14i1.42181

Abstract

University students experience increasing academic and developmental demands that require psychological resources to support persistence and well-being. Parenting experiences, particularly helicopter parenting characterized by excessive parental involvement and control, may influence these psychological outcomes. This study aimed to examine the impact of helicopter parenting on grit and mental well-being among university students. Using a non-experimental quantitative design, data were collected from 324 undergraduate students aged 17 to 29 years who resided on the island of Java. Participants completed measures of helicopter parenting, grit, and mental well-being. Data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression with a bootstrapping procedure to obtain robust estimates. The results showed that helicopter parenting had a statistically significant but weak negative impact on grit, indicating that higher parental overinvolvement was associated with slightly lower perseverance and consistency of effort. In contrast, helicopter parenting did not show a significant impact on mental well-being. These findings suggest that helicopter parenting influences specific motivational traits rather than overall psychological well-being. This study highlights that the impact of helicopter parenting among university students is limited and domain-specific, emphasizing the importance of examining distinct psychological outcomes when evaluating parenting influences during emerging adulthood.
Antara Karier dan Keluarga: Bagaimana Work-Family Conflict dan Gratitude Memengaruhi Kesejahteraan Psikologis Ibu Bekerja Adhiningtyas, Nanda Putri; Simanjuntak, Dewi Fransiska; Wijayanti, Fauziah; Angel, Julia; Indayani, Silvia Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7469

Abstract

Setiap orang membutuhkan kesejahteraan psikologis dalam hidupnya, termasuk bagi seorang ibu bekerja yang menjalani berbagai tuntutan peran setiap hari. Namun, salah satu tantangan ibu bekerja ialah ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan serta keluarga. Terdapatnya ketidakseimbangan tersebut bisa menyebabkan work-family conflict yang dapat membuat seorang ibu bekerja mengalami stres. Hal ini dapat berakibat rendahnya kesejahteraan psikologis yang dimiliki. Di lain sisi, adanya rasa syukur (gratitude) dapat mempunyai peran untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dengan adanya pemaknaan positif terhadap pengalaman hidupnya sebagai ibu bekerja. Studi ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh work-family conflict serta gratitude terhadap kesejahteraan psikologis pada ibu bekerja. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 106 ibu bekerja baik di sektor formal maupun informal, dengan usia minimal 20 tahun. Teknik pengambilan sampel yang dipergunakan berupa convenience sampling. Instrumen yang dipergunakan yaitu Psychological Well-Being Short Scale, Work-Family Conflict Scale, dan Gratitude Questionnaire-6-items (GQ-6). Analisis data mempergunakan analisis regresi berganda yang memperlihatkan terdapatnya pengaruh antara work-family conflict serta gratitude terhadap kesejahteraan psikologis pada ibu bekerja dengan sumbangan efektif sebesar 42,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa work-family conflict serta gratitude secara bersamaan mempunyai peran penting dalam menentukan tingkat kesejahteraan psikologis ibu bekerja, di mana konflik peran menurunkan dan rasa syukur meningkatkan kesejahteraan psikologis.