Pelayanan publik yang responsif dan berkualitas menjadi tuntutan utama masyarakat desa seiring meningkatnya kesadaran terhadap hak-hak mereka sebagai warga negara. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, dalam mengimplementasikan konsep Customer Relationship Management (CRM). CRM dipandang sebagai strategi penting dalam membangun interaksi yang berkelanjutan antara aparatur desa dan masyarakat guna menciptakan layanan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Kegiatan dilakukan melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan teknis, yang mencakup pemahaman dasar CRM, teknik pencatatan umpan balik warga, serta pengelolaan keluhan berbasis platform digital sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep CRM dan keterampilan teknis perangkat desa dalam menerapkan prinsip-prinsip CRM secara sistematis dan profesional. Para peserta mampu menggunakan alat digital untuk mendokumentasikan layanan, merespons keluhan warga, serta membangun basis data relasi warga yang lebih tertata. Program ini diharapkan dapat menjadi model awal bagi pengembangan sistem pelayanan publik desa yang berbasis warga (citizen-centered service) serta mendorong replikasi di wilayah pedesaan lainnya.