Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kecukupan Asupan Kalsium dan Zat Besi dengan Derajat Dismenorea Primer pada Mahasiswi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta Aprilia, Isna; Puspitasari, Dyah Intan; Mardiyati, Nur Lathifah; Sarbini, Dwi
JURNAL NUTRISIA Vol 27 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v27i2.397

Abstract

Background: Dysmenorrhea, which is the condition of cramps or pain during menstruation, can be caused by various factors, including inadequate intake of calcium and iron. Objective: This study aims to analyze the relationship between the adequacy of calcium and iron intake and the severity of primary dysmenorrhea among nutrition students at Universitas Muhammadiyah Surakarta. Method: A cross-sectional design was used in this study with a sample of 140 female students at Nutrition Science in UMS. Simple random sampling was utilized for sample collection. The WaLIDD scale questionnaire was used to calculate dysmenorrhea scores, and the SQ-FFQ form was employed to assess the adequacy of calcium and iron intake over the past month. Data analysis was conducted using the Spearman Rank test. Results: The findings indicate that all students experienced dysmenorrhea, with an average calcium intake adequacy of 36.3% and an average iron intake adequacy also categorized as insufficient (42.4%). From the Spearman Rank test analysis, the adequacy of calcium intake related to dysmenorrhea showed a p-value of 0.450, and iron intake adequacy related to dysmenorrhea had a p-value of 0.244. Conclusion: There is no significant relationship between the adequacy of calcium and iron intake and the severity of primary dysmenorrhea among the nutrition students at Universitas Muhammadiyah Surakarta. It is recommended that future researchers can conduct blood serum measurements to assess calcium and iron levels to prevent dysmenorrhea.
Determinan Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dampaknya Terhadap Kepercayaan Masyarakat Aprilia, Isna
Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Vol 2 No 2 (2019): Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, Desember 2019
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/akurasi.v2i2.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penyajian laporan keuangan, aksesibilitas laporan keuangan dan mekanisme pengawasan terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan alokasi dana desa sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden, yang merupakan pelaksana teknis pengelolaan keuangan desa dan badan permusyawaratan desa di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan hasil sampling sebanyak 150 responden. Data yang terkumpul diolah menggunakan software smartPLS versi 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas laporan keuangan dan mekanisme pengawasan berpengaruh terhadap akuntabilitas. Mekanisme pengawasan berpengaruh terhadap transparansi. Akuntabilitas berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat. Penyajian laporan keuangan tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas. Penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas laporan keuangan tidak berpengaruh terhadap transparansi. Transparansi tidak berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat. Penyajian laporan keuangan, aksesibilitas laporan keuangan dan mekanisme pengawasan tidak berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat melalui akuntabilitas dan transparansi pengelolaan alokasi dana desa.