Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prototipe Perancangan Control System of Corn Dryer Machine Dengan Mikrokontroler Hasan, Syaiful; Herlina, Amalia; Basri, Muhammad Hasan
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i3.1099

Abstract

Selama ini masyarakat di Indonesia melakukan pengeringan jagung dengan cara konvensional, yaitu dengan cara menjemur langsung di bawah sinar matahari. Selain tidak efektif cara tersebut juga sangat bergantung pada cahaya matahari. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan tentang mesin pengering jagung dengan menggunakan mikrokontroler dan pengendali PID agar pengeringan dapat berjalan dengan maksimal. Selain itu alasan pembuatan alat ini adalah agar pengeringan biji jagung dapat terus berjalan tidak bergantung pada cahaya matahari. Untuk mencapai kondisi jagung yang sesuai standar pengeringan yaitu 14%, diperlukan sensor SHT11 untuk mendeteksi kadar air yang ada pada jagung. Untuk pemanas menggunakan 5 elemen pemanas serta exhaust fan sebagai penghantar panas. Pengaturan kelembaban menggunakan set point yang ada pada mikrokontroler. Berdasarkan pengujian, alat dapat berjalan dengan baik dan memiliki keunggulan waktu yang pengeringan yang lebih pendek daripada metode konvensional. Hasil pengujian diperoleh hasil bahwa nilai rata-rata MEA (Mean Absolute Error) adalah 0,611% dan rata-rata RMSE (Root Mean Square Error) adalah 0,687%, Time Constan = 55 detik, Rise Time = 6,95 detik dan Setting Time = 164,45 detik pada set point RH 21,5%.So far, people in Indonesia are drying corn in a conventional way, namely by drying directly in the sun. Besides being ineffective, this method is also very dependent on sunlight. Therefore, this study proposes a corn drying machine using a microcontroller and PID controller so that drying can run optimally. Besides that, the reason for making this tool is that the drying of corn kernels can continue without dependence on sunlight. To achieve the conditions of corn in accordance with the drying standard of 14%, the SHT11 sensor is needed to detect the moisture content in corn. For heaters use 5 heating elements and exhaust fans as heat conductors. Humidity regulation using the setpoint that is on the microcontroller. Based on testing, the tool can run well and has the advantage of shorter drying time than conventional methods. The test results obtained that the average value of the MEA (Mean Absolute Error) is 0.611% and the average RMSE (Root Mean Square Error) is 0.687%, Time Constant = 55 seconds, Rise Time = 6.95 seconds and Setting Time = 164.45 seconds at 21.5% RH setpoint.
Strategi Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Ditinjau dari Perspektif Pertahanan Maritim Hasan, Syaiful; Haeran, Haeran
SOSIO DIALEKTIKA Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v8i1.8697

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi yang dilakukan dalam menghadapi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Jenis sumber data berupa observasi dan wawancara mendalam dengan informan yang diolah dengan alat analisis berupa deskriptif analisis. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam kesiapan perpindahan IKN terdapat beberapa permasalahan, diantaranya kekuatan TNI di Pulau Kalimantan belum optimal, lemahnya Sistem pertahanan Indonesia di bidang kemaritiman dan masih kurangnya sinergitas antara institusi pemerintahan dengan operator atau stakeholder terkait. Upaya penyelesaian berupa perubahan gelar kekuatan TNI untuk keamanan ibu kota baru, serta perubahan strategi dalam menjaga keamanan dan pertahanan. Permasalahan kurangnya sinergitas antara institusi pemerintahan dengan operator atau stakeholder terkait, dapat dilakukan upaya peningkatan kerjasama di berbagai kegiatan. This study analyzes the strategies undertaken in dealing with the relocation of the National Capital (IKN). This research is descriptive qualitative research using a case study approach. Types of data sources in the form of observation and in-depth interviews with informants were processed with analytical tools in the form of descriptive analysis. The research results obtained show that in readiness for the transfer of IKN there are several problems, including the TNI's strength on Kalimantan Island that is not optimal, the Indonesian defense system is weak in the maritime field and there is still a lack of synergy between government institutions and related operators or stakeholders. Efforts to resolve this are in the form of changing the title of TNI forces for the security of the new capital city, as well as changing strategies in maintaining security and defence. The problem of the lack of synergy between government institutions and related operators or stakeholders can be done to increase cooperation in various activities. Keywords: Strategy; Capital of Country, Diplomacy, Maritime Defense.  
Sistem Pemeringkatan Keterbukaan Informasi pada Badan Publik di Pemerintah Kabupaten Batang Berbasis Web Hasan, Syaiful; Mursalim, Mursalim; Aprilia, Tresi
Indonesian Journal on Software Engineering Vol 11, No 1 (2025): IJSE 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijse.v11i1.23953

Abstract

Keterbukaan informasi menggunakan teknologi menjadi bagian penting dalam transparasi pada pemerintah dalam mencapai good governance dan clean governance. Sistem pemeringkatan badan publik saat ini masih menggunakan proses yang sederhana, yakni setiap badan publik diberikan form kuisioner SAQ, kemudian diisi dan dikumpulkan kepada OPD pengelola PPID, hal tersebut berdampak pada lambatnya proses evaluasi dan menimbulkan kerusakan bahkan hilangya form SAQ. Oleh karena itu diperlukan digitalisasi sistem evaluasi untuk mempermudah dalam proses evaluasi badan publik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Pemeringkatan Keterbukaan Informasi pada Badan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Berbasis Web. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall, yang banyak digunakan pada penelitian sebelumnya. Adapaun tahapannya dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dirancang untuk memungkinkan badan publik dan masyarakat dapat mengakses informasi terkait keterbukaan informasi pada badan publik. Hasil evaluasi sistem tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil digunakan oleh seluruh badan publik di lingkungan pemerintah Kabupaten Batang dengan hasil pengujian blackbox adalah sesuai dengan kebutuhan badan publik dan pengujian UAT mencapai 85,87% menyatakan Sangat Baik digunakan untuk evaluasi badan publik terkait dengan pelaksanaan PPID.