Nugroho, Hanan
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Memperkokoh Keterkaitan Ketahanan Pangan, Energi, dan Air (Food-Energy-Water Nexus) Dalam Perencanaan Pembangunan Indonesia Nugroho, Hanan
Bappenas Working Papers Vol 3 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v3i2.80

Abstract

Pangan, energi, dan air memiliki keterkaitan (nexus) yang kuat, termasuk dampaknya terhadap perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Perhatian terhadap keterkaitan ini semakin berkembang di dunia internasional. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 masih menerapkan perencanaan pembangunan ketahanan pangan, energi, dan air secara sendiri-sendiri, belum menekankan keterkaitan antar mereka. Makalah ini mengusulkan agar dilakukan kajian mengenai keterkaitan antara ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air serta mengembangkan kebijakan pembangunan mengenai keterkaitan tersebut untuk kasus Indonesia Selanjutnya perencanaan pembangunan yang didasarkan pada keterkaitan antara ketiga sumber utama kehidupan tersebut (pangan, energi, air) dapat disusun dan secara eksplisit diperlihatkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun-tahun berikutnya dalam kurun RPJMN 2020-2024 dan ke depan.
Menurun dan Meningkat, Maju Namun Belum Cukup: Kinerja Pembangunan Sektor Energi di Tengah Pandemi Covid-19 Tahun 2020 Nugroho, Hanan; Muhyiddin, Muhyiddin
Bappenas Working Papers Vol 4 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v4i1.95

Abstract

Di tengah pandemi Covid-19 dalam tahun 2020, kinerja pembangunan sektor energi bervariasi. Konsumsi energi, baik BBM, maupun listrik menurun terutama karena pembatasan kegiatan transportasi dan produksi industri (termasuk UMKM). Produksi energi primer seperti minyak bumi, gas bumi, dan batubara juga menurun atau di bawah target karena terganggunya sistem logistik dan rantai pasok. Investasi di sektor energi menurun, subsidi energi meningkat. Walaupun produksi dan konsumsi energi menurun, namun sumbangan energi kepada pendapatan negara tahun 2020 lebih besar daripada yang ditargetkan. Tahun 2020 menunjukkan perkembangan menggembirakan dalam peningkatan rasio elektrifikasi, sebaran program “BBM Satu Harga”, dan peningkatan jumlah rumah tangga yang tersambung aliran gas bumi. Pemanfaatan energi terbarukan dalam pembangkitan listrik dan bio-diesel meningkat, namun pangsa energi terbarukan dalam bauran energi nasional masih rendah untuk dapat mencapai target 23 persen pada tahun 2025.
What Position Should Indonesia Have in Placing Its Renewable Energy Development and Energy Transition Plan? Nugroho, Hanan; Dedi Rustandi; Nur Laila Widyastuti
Bappenas Working Papers Vol 4 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v4i2.100

Abstract

Indonesia’s energy face a situation of giddiness in deciding a transition that requires a much larger use of renewable energy, as the country is basically a fossil fuels one but in the other side it is demanded to contribute a bigger role in efforts to mitigate global climate change. Development of Indonesia's energy-environment policies, particularly on renewable energy is highlighted. International agreements on global climate change and Indonesia's participation are described. Foundations of the successful renewable energy development are emphasized. It recommends publishing a renewable energy law, establish regulation regarding renewable energy pricing, develop a carbon pricing system, establish organizational unit regarding energy-climate change, develop renewable energy technology, improve data quality dan grid intrconnection, implement energy conservation, encourage development of REBID and REBED.
Catatan Editor Nugroho, Hanan
Bappenas Working Papers Vol 7 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam: Refleksi RPJPN 2005-2025 dan Visi 2025-2045 Darajati, Wahyuningsih; Rudiyanto, Arifin; Nugroho, Hanan
Bappenas Working Papers Vol 7 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v7i1.314

Abstract

Makalah ini meninjau kondisi lingkungan hidup dan sumber daya alam Indonesia dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2005-2025, melakukan refleksi terhadap tantangan-tantangan yang dijumpai, serta menyumbangkan visi untuk pembangunan sektor yang sama untuk periode RPJP 2025-2045. Lebih spesifik ditinjau masalah kualitas lingkungan hidup, ketahanan air, ketahanan energi dan kemandiran pangan serta peran daerah pesisir dan kelautan dalam kurun RPJP 2005-2045. Menghadapi permasalahan-permasalahan yang dijumpai, makalah ini mengusulkan visi pembangunan serta sejumlah rekomendasi secara spesifik mengenai pembangunan lingkungan hidup dan sumber daya alam untuk dikembangkan dalam RPJP 2025-2045.