Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN AGROPOLITAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Dewi, Maulida Rachmalia; Nurfani, Hikmah Dwi; Aisyah Borneo, Anisa Nur; Arung, Risnayanti
SPECTA Journal of Technology Vol 4 No 1 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v4i1.156

Abstract

Pengembangan kawasan agropolitan diharapkan dapat menjadi solusi pengembangan ekonomi wilayah yang akan diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Namun pengembangan membutuhkan support dari pemangku kepentingan (stakeholder). Stakeholder adalah kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi dan atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu yang dalam hal ini ialah pengembangan kawasan agropolitan.Dalam penerapannya stakeholder dapat memberi dampak ataupun terdampak terhadap suatu perencanaan.Jurnal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan stakeholder berdasarkan pengaruh dan kepentingannya masing-masing dalam pengembangan kawasan agropolitan Kabupaten Kutai Kartanegara. Identifikasi dan analisa ini diperlukan untuk menelaah konsekuensi dan implikasi yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan rencana program maupun kegiatan. Stakeholder dalam pengembangan kawasan agropolitan Kabupaten Kutai Kartanegara terdiri dari stakeholder primer , stakeholder kunci dan stakeholder sekunder. Stakeholders primer meliputi Warga Kabupaten Kutai Kartanegara yang meliputi 10 Kecamatan dengan potensi Agropolitan dan Kelompok Tani di 10 Kecamatan dengan potensi agropolitan. Stakeholders kunci meliputi UPT. Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan sebagai unsur perangkat daerah dan Stakeholders sekunder meliputi pihak eksternal.   Kata kunci :  Agropolitan,Pengembangan,Stakeholder
Analisis Kesiapan Masyarakat Kecamatan Sepaku dan Samboja Terhadap Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Dewi, Maulida Rachmalia; Syafitri, Elin Diyah; Dewanti, Ajeng Nugrahaning
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 16, No 4 (2020): JPWK Vol. 16 No. 4 December 2020
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v16i4.32368

Abstract

The relocation of the national capital is national development that has a positive impact and benefits on the people in it. Sustainable results in national development can occur if the community is actively involved in its development. Community involvement is related to the community readiness in Kecamatan Sepaku and Samboja in dealing with the relocation of the Indonesia‟s national capital. If the community is not ready, it can affect the condition of the community itself. The highest level of community readiness in dealing with issues is that the community involved and able to evaluate the program that has been prepared.. However, the condition of the community in Kecamatan Sepaku and Kecamatan Samboja is not yet known towards the planned relocation of the national capital. Therefore, this study aims to analyze the level of readiness of Kecamatan Sepaku and Kecamatan Samboja towards of the relocation of the national capital. Analysis of the level of community readiness using the community readiness model. It is known that the final value of the community readiness in Kecamatan Sepaku is 3 (vague awareness) and in Kecamatan Samboja is 2 (denial / resistance).        Â