Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : METIK JURNAL

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TELADAN DI STMIK BALIKPAPAN BALIKPAPAN BERBASIS WEBSITE Muhammad Nurfalah Setiawan
METIK JURNAL Vol 1 No 1 (2017): METIK Jurnal
Publisher : LP3M Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan karyawan teladan merupakan salah satu kegiatan yang terdapat dalam beberapa perusahaan. Seseorang yang akan menjadi karyawan teladan pada perusahaan pada dasarnya memiliki tahapan proses yang harus dilewati dan dalam rangkaian proses tersebut memerlukan waktu yang cukup panjang dan rumit dalam memilih calon karyawan teladan yang akan dinyatakan sebagai karyawan teladan Dengan berbagai segi penilaian yang dimiliki penguji yang bertugas untuk menilai layak ataupun tidak layak terkadang mengalami kendala yang kompleks. Dalam tugas akhir ini akan dibuat suatu sistem yang nantinya diharapkan dapat membantu masalah-masalah tersebut diatas. Dengan menerapkan metode AHP (Analytical Hierarchy Process), metode yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan dengan efektif atas persoalan yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan keputusan dengan memecahkan persoalan tersebut kedalam bagian-bagiannya.
ANALISIS KLASIFIKASI DAN PENGOLAHAN KNOWLEDGE DALAM EVALUASI PELATIHAN SEA SURVIVAL Muhammad Nurfalah Setiawan; Riovan Styx Roring; Risnawati Risnawati
METIK JURNAL Vol 1 No 2 (2017): METIK Jurnal
Publisher : LP3M Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeboran minyak lepas pantai adalah kegiatan pengeboran pada permukaan kerak bumi untuk mengambil minyak, air, atau mineral yang terkandung di dalam perut bumi. Kegiatan ini pula tidak terlepas dari pekerjaan yang memiliki potensi bahaya yang besar. Oleh karena itu setiap perusahaan pengeboran wajib melakukan perlindungan terhadap pekerjanya. Salah satu bentuk perlindungan yang diberikan yaitu dengan memberikan pengetahuan kepada pekerja lewat pelatihan, terlebih khusus pelatihan yang berhubungan langsung dengan pengeboran minyak lepas pantai seperti Sea Survival. Hasil evaluasi dari pelatihan ini dirancang berdasarkan kebutuhan perusahaan dengan mengumpulkan output evaluasi ke dalam Knowledge Management System (KMS). Output diklasifikasikan sesuai dengan dimensidimensi data tersebut, kemudian dimensi-dimensi tersebut dibagi menjadi tacit maupun explicit knowledge. Knowledge tersebut kemudian diolah dalam bentuk system dan hasil proses dari KMS tersebut digunakan sebagai bahan penilaian keberhasilan maupun keefektifan pelatihan yang dilakukan.