Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sipuncula (Peanut Worms) in Indonesia Waters: A Review Cintra, Allsay Kitsash Addifisyukha; Fitrian, Tyani; Novianty, Hilda; Jasmadi, Jasmadi; Sjafrie, Nurul Dhewani Mirah
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 1 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.1.104-118

Abstract

Sipunculans, or peanut worms, are unsegmented worm-like marine organisms with distinctive trunk-like bodies. They play important roles in marine ecosystems, such as bioerosion, bioturbation, and food sources. Sipunculans are also harvested as human food in some regions worldwide. Despite their importance, a comprehensive understanding of the Sipuncula in Indonesia is still limited. This work aimed to compile a study of the distribution, ecology, and potency of Sipuncula species in Indonesian waters. The distribution of Sipuncula species in Indonesian waters was recorded from the northernmost to the easternmost part of Indonesia. So far, nineteen species have been found in Indonesian waters and are dominated by Sipunculus nudus. In Indonesia, Sipuncula exhibits a diverse range of habitats, they can be found in seagrass, mangrove and coral reef ecosystems, in both sandy and muddy sediments. Sipunculans found in Indonesia have ecosystem function as bioturbator, shell-utilizer, and coral-symbiotic species. Sipuncula also has potency as a food and nutraceutical for human health maintenance because it contains highly nutritious such as protein, carbohydrates, ash, lipids, moisture, minerals, amino acids, and fatty acids. In some areas in Indonesia, local communities use Sipuncula as a traditional food source and fishing bait. Given its significance for marine ecosystems and human livelihoods in Indonesia, future management strategies should include regulations on catch size and management practices, data collection, promotion of sustainable fishing practices, and research on Sipuncula biology and ecology. Addressing these knowledge gaps will help to ensure the sustainable use and conservation of Sipuncula in Indonesia.
Penentuan Jenis Ikan Layang ( Decapterus spp) Dengan Menggunakan Metode Analisis Morfologi Dan DNA Barcoding Fitrian, Tyani; Madduppa, Hawis
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 12, No 3 (2020): (Desember) 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.12.3.2020.127-135

Abstract

Ikan layang (Decapterus spp) merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis penting di Indoneisa. Ikan pelagis kecil ini menjadi salah satu target utama penangkapan di perairan Indonesia. Ikan layang diimaanfatkan menjadi berbagai olahan ikan yang banyak diminati oleh masyarakat Indoneisa. Tingginya laju eksploitasi ikan layang membuat ikan tersebut mengalami penurunan stok di alam, untuk dapat mengelola pegakjian stok suatu spesies di alam hal mendasar yang perlu dilakukan adalah memastikan jenis ikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan suatu spesies ikan dengan mengidentifikasi secara morofologi dan teknik DNA barcoding. Hasil analisis morfologi menunjukan sampel ikan yang dianalisis memiliki kemiripan dengan genus Decapterus spp, sedangkan berdasarkan analisis DNA barcoding menunjukan hasil hingga mencapai tingkat spesies yaitu Decapterus macrosoma dengan presentasi kesamaan identifikasi hingga 97%. Kata Kunci : analisis morfologi, DNA barcoding, Decapterus spp.