Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH DIGITALISASI PAJAK TERHADAP PAJAK PENGHASILAN DI MASA PANDEMI Sulistiyantoro, David; Nusa, Gerlan Haha
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 7 No 2 (2023): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v7i2.2305

Abstract

ABSTRACT The challenge of digital technology can change behavior, especial in the context of taxation during pandemic. Taxes are contributed high of income. The reformation in the field of tax administrations is modernization of tax administration system. Change in digital technology are used to increase the potential of taxpayers. The growth of tax digitization is not without problems. Problems and challenges of tax digitization were becoming from human behavior, administration pattern, and pandemic. The SPI’s components were used as an analytical tool to find and map problems. The purpose of the study is determining the level of understanding of tax applications, which related to compliance and increasing taxpayers of PPh 21, and the impact of tax digitization occurs during the pandemic. The stydy has kind of qualitative research. The object of research becomes the taxpayer of PPh 21 at KPP Sleman. Sources of research data were primary and secondary. Methods and techniques of data collection were used with field techniques and library techniques. Checking the validity of the data with a credibility test had been refered to validity. Techniques for data validity had been observed, triangulated, and visited informants again. Data analysze methods are descriptive. In conclusion, DJP ensures that the server taxation products are not disturbed. Developments and improvements are needed continuously. Targeting the achievement, the number of taxpayers who fill in the survey. The improving capabilities of human resources are doing with training. Socializations are doing in direct person or online. The checking related of data are reported by taxpayers randomly. Keyword: Digitization of Taxes, E-Filling, PPh 21, Covid 19, SPI ABSTRAK Tantangan perubahan teknologi digital dapat merubah perilaku apalagi dalam konteks perpajakan di masa pandemi. Pajak adalah penyumbang pendapatan cukup tinggi. Reformasi bidang administrasi perpajakan adalah modernisasi sistem administrasi perpajakan. Perubahan teknologi digital dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi wajib pajak. Perkembangan digitalisasi pajak bukan berarti tanpa kendala. Permasalahan dan tantangan digitalisasi pajak dari perilaku manusia, pola administrasi, serta pandemi. Komponen SPI digunakan sebagai alat analisis mencari dan memetakan permasalahan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pemahaman aplikasi perpajakan, penerapan aplikasi perpajakan terkait kepatuhan dan peningkatan wajib pajak PPh 21, dan dampak digitalisasi pajak di masa pandemi. Merupakan jenis penelitian kualitatif. Obyek penelitian adalah wajib pajak PPh 21 di KPP Sleman. Sumber data penelitian adalah primer dan sekunder. Metode dan teknik pengumpulan data dengan teknik lapangan dan teknik kepustakaan. Pengecekan keabsahan data dengan uji kredibilitas yang mengacu pada validitas. Teknik keabsahan data dengan pengamatan, triangulasi, dan mendatangi lagi informan. Metode analisis data secara deskriptif. Kesimpulannya DJP memastikan server dari produk online perpajakan tidak mengalami gangguan. Pengembangan dan perbaikan dilakukan secara berkelanjutan. Mentargetkan capaian jumlah wajib pajak yang mengisi survei. Peningkatan kemampuan SDM yang dimiliki dengan pelatihan. Sosialisasi secara langsung ataupun daring. Pengecekan data terkait data yang dilaporkan oleh wajib pajak secara acak. Kata kunci: Digitalisasi Pajak, E-Filling, PPh 21, Covid 19, SPI
SOSIALISASI PENENTUAN FULL COSTING DENGAN PENDEKATAN COST-PLUS UNTUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH OMAH PAKIS KEDAI KOPI Nusa, Gerlan Haha; Sulistiyantoro, David; Himawan, Arif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31132

Abstract

Saat kondisi ekonomi mengalami penurunan maka laba sulit diperoleh. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih belum memahami pentingnya menentukan laba pada perhitungan biaya pada proses produksinya (cost plus). Manfaat yang didapatkan UMKM apabila dapat menghitung biaya produksi yakni dapat memperpanjang umur keberlangsungan UMKM saat kondisi ekonomi menurun. Pemilik UMKM dapat memisahkan keuangan pribadi dan usahanya agar menghindari kesalahan input transaksi. Upaya tersebut dapat dilakukan UMKM apabila dapat mengelola laporan keuangan secara baik. Pengelolaan laporan keuangan dapat dilakukan dengan cara menentukan harga jual berdasarkan harga pokok produksi. Penentuan harga jual yang tidak tepat akan berakibat fatal pada perusahaan. Metode full costing menjadi metode untuk menentukan harga pokok produksi dengan memperhitungkan seluruh unsur biaya. Selain itu, UMKM menghitung harga jual dengan pendekatan cost-plus pricing untuk mendapatkan laba yang diinginkan. Solusi yang ditawarkan untuk penentuan cost-plus dengan pendekatan full cost pada Omah Pakis Kedai Kopi dengan mensosialisasikan unsur-unsur biaya (baik biaya tetap dan biaya variabel) yang muncul dalam proses produksi, volume penjualan, serta laba yang diinginkan. Target yang diinginkan Omah Pakis Kedai Kopi dapat menentukan cost plus saat terdapat perubahan biaya dan volume, karena perubahan tersebut dapat mempengaruhi harga pokok produksi yang akan mempengaruhi pula pada laba. Rencana kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan pendampingan dalam penentuan cost-plus dengan pendekatan full costing pada Omah Pakis Kedai Kopi.
METODE FULL COSTING DAN COST PLUS DALAM HARGA JUAL USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Nusa, Gerlan Haha; Sulistiyantoro, David; Cahyo, Puji Winar; Zahara, Inna; Himawan, Arif
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xcanpp60

Abstract

The problem faced by MSMEs is the lack of recording the costs incurred in determining prices. The aim of the research is for MSMEs to find out the cost of production using the full costing method and determine the desired profit using the cost-plus approach. With this determination, it is hoped that it can be used to make various decisions regarding selling prices. The research method used is descriptive qualitative to analyze the data. The research results show that the selling price of beverage products at full costing and cost-plus is lower than the price determined by Omah Pakis. Meanwhile, for food products, the full costing and cost-plus calculations are higher compared to the prices determined by Omah Pakis. The conclusion of this research is that costs are only charged to the elements of raw material and labor costs so that the information on determining selling prices is incomplete. As a result of incomplete cost information data being available, the decisions taken by the owner of Omah Pakis only focus on the short term. Omah Pakis can group production costs by determining the markup to determine the selling price using the cost-plus method.