Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PEKERJA DI WILAYAH PUSKESMAS BETAET KECAMATAN SIBERUT BARAT KABUPATENKEPULAUAN MENTAWAI Sari, Vitria Komala; Detty Afriyanti S; Ayu Andani
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 1 (2023): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.1.9

Abstract

Pemenuhan pemberian ASI eksklusif merupakan hak bagi setiap bayi dan ibunya termasuk ibu pekerja. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja diantaranya pengetahuan, sikap, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu pekerja di Wilayah Puskesmas Betaet Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus 2023 terhadap ibu yang mempunyai anak 6-24 bulan sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan pengolahan data secara komputerisasi dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analias univariat diperoleh sebanyak 57,5% memiliki pengetahuan, 52,5% sikap negatif, 50% kurang mendapat dukungan suami dan 55% kurang mendapat dukungan tenaga kesehatan dan 55% melakukan pemberian ASI Ekslusif. Hasil analisa bivariat menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p value = 0,002 dan OR 11,7), sikap (p value = 0,010 dan OR 7,5), dukungan suami (p value = 0,026 dan OR 5,571), dan dukungan tenaga kesehatan (p value = 0,021 dan OR 6,125) dengan pemberian ASI Ekslusif. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan memiliki pengaruh besar terhadap pemberian ASi Ekslusif pada ibu bekerja di Wilayah Puskesmas Betaet Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Disarankan kepada Petugas Puskesmas Betaet sebagai masukan bagi pelaksanaan pelayanan dalam mengembangkan strategi promosi kesehatan mengenai pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA Sari, Vitria Komala; Munawaroh; Nurfaiza Alza
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 3 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.3.51

Abstract

ASI merupakan nutrisi yang tepat untuk bayi usia 0 – 24 bulan, namun cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Batu Hampar mengalami penurunan pada tahun 2023 yaitu 48,7 %. Salah satu alasan ibu tidak mengyusui secara eksklusif adalah ASI yang tidak cukup atau produksi ASI tidak lancar, yang dapat dipengaruhi oleh status gizi ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada ibu menyusui yang bekerja. Jenis penelitian  deskriptif analitik, dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruh ibu menyusui yang memiliki status sebagai ibu pekerja berjumlah 128 orang. Jumlah sampel 56 orang, diambil secara simple random sampling. Analisa data dengan uji chisquare. Hasil penelitian didapatkan 83,9 % responden memiliki pengetahuan tinggi tentang status gizi dan pola makan pada ibu menyusui, 57,1% sikap positif, 55,4 % keberagaman pola makan yang baik, dan 57,1% status gizi normal, tidak ada hubungan pengetahuan (p = 1,000), sikap (p = 0,507) dan keberagaman pola makan (p = 0,332) dengan status gizi pada ibu menyusui yang bekerja. Kesimpulan bahwa tidak faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu menyusui. Disarankan pada pihak puskesmas agar mengadakan program edukasi yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan keterampilan dalam memilih dan mengolah makanan bergizi.
IBU BINTARI; Breastfeeding education to improve skilss of post partum Sari, Vitria Komala; Angraini, Seli; Medhyna, Vedjia
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhtam.4580

Abstract

Exclusive breastfeeding is the fulfillment of nutrition given to infants aged 0 to 6 months. The coverage of Exclusive Breastfeeding at Tigo Baleh Community Health Center is 56.5%. The cause of the problem that often occurs is that mothers do not have the ability to breastfeed properly. The impact on babies who are not breastfed will be susceptible to health problems. One of the supporting media for mothers to understand breastfeeding techniques is by using pocket books. The purpose of this study was to determine the effect of providing pocket books on skills in postpartum mothers in the Tigo Baleh Community Health Center Working Area, Bukittinggi City in 2024. This research method is quantitative. using a quasi-experimental design with two groups, namely pretest and posttest with a sample of 32 postpartum women and breastfeeding mothers. The sample of postpartum women with a total sample of 32 people consisting of 16 intervention groups and 16 control groups with purposive sampling technique. The instruments used were questionnaires and checklists. Research data processing uses SPSS with Wilcoxon and Mann-Whitney. The study results showed a difference in pretest-posttest skill scores of 0.000 (p<0.05) in the intervention group, while there was no difference in results in the control group, with a result of 0.002 (p>0.05). The conclusion of this study is that providing a pocket book has an effect on breastfeeding knowledge, skills, and self-efficacy among postpartum mothers in the Tigo Baleh Community Health Center (Puskesmas) working area in Bukittinggi City. It is hoped that the study site can utilize the pocket book in providing education to postpartum and breastfeeding mothers to improve breastfeeding skills.