Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS ACCUPRESURE PERICARDIUM DAN INHALASI AROMATERAPI LEMON TERHADAP FREKUENSI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL DENGAN HIPER EMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PATI KAB 50 KOTA TAHUN 2018 Detty Afriyanti S
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.864

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) jumlah kejadian mual dan muntah mencapai 12,5% darijumlah kehamilan di dunia (WHO,2013). Di Indonesia terdapat 50-90% kasus mual dan muntah yangdialami oleh ibu hamil. Ketidaknyamanan pada Ibu Hamil trimester I, terdapat perasaan mual danmuntah, hal ini dikarenakan kadar hormon estrogen yang meningkat. Tidak jarang dijumpai adanyagejala mual muntah pada bulan pertama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiEfektifitas Accupresure Pericardium Dan Inhalasi Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Mual DanMuntah Pada Ibu Hamil Dengan Hiper Emesis Gravidarum Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung PatiKab 50 Kota Tahun 2018Jenis penelitian ini menggunakan desain metode Quasi Experiment dengan desain penelitianadalah rancangan Two Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah KerjaPuskesmas Tanjung Pati pada bulan April - Mei tahun 2018. Populasi penelitian ini adalah semua ibuhamil TM I yang terdiagnosis hiperemesis gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Pati tahun2018 sebanyak 22 orang, sehingga teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Datadikumpulkan dengan observasi dengan memberikan ibu hamil terapi accupresure pericardium danmemberikan inhalasi aromaterapi lemon. Analisa ini dilakukan dengan Uji T dependen (paired t test).Berdasarkan hasil peneltian didapatkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara rata- ratafrekuensi mual muntah sebelum dan setelah diberikan accupresure pericardium pada ibu hamil yangmengalami hiperemesis gravidarum dengan nilai p value=0.0000. Terdapat perbedaan yang signifikanantara rata- rata frekuensi mual muntah sebelum dan setelah diberikan inhalasi aromaterapi lemon padaibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum dengan nilai p value=0.0000. Terdapat perbedaanyang signifikan antara rata- rata frekuensi mual muntah setelah diberikan accupresure pericardium daninhalasi aromaterapi lemon pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum dengan nilai pvalue=0.0000Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan sebagai data dan informasi serta bahanpenyuluhan bagi masyarakat tentang pengobatan non farmakologis untuk mengatasi mual dan muntahpada ibu hamil hiperemesis gravidarum melalui pemberian accupresure pericardium dan inhalasiaromaterapi lemon.Kata kunci: Accupresure Pericardium, Inhalasi Aromaterapi Lemon, Mual Muntah, Hiper Emesis Gravidarum
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PEKERJA DI WILAYAH PUSKESMAS BETAET KECAMATAN SIBERUT BARAT KABUPATENKEPULAUAN MENTAWAI Sari, Vitria Komala; Detty Afriyanti S; Ayu Andani
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 1 (2023): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.1.9

Abstract

Pemenuhan pemberian ASI eksklusif merupakan hak bagi setiap bayi dan ibunya termasuk ibu pekerja. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja diantaranya pengetahuan, sikap, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu pekerja di Wilayah Puskesmas Betaet Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus 2023 terhadap ibu yang mempunyai anak 6-24 bulan sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan pengolahan data secara komputerisasi dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analias univariat diperoleh sebanyak 57,5% memiliki pengetahuan, 52,5% sikap negatif, 50% kurang mendapat dukungan suami dan 55% kurang mendapat dukungan tenaga kesehatan dan 55% melakukan pemberian ASI Ekslusif. Hasil analisa bivariat menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p value = 0,002 dan OR 11,7), sikap (p value = 0,010 dan OR 7,5), dukungan suami (p value = 0,026 dan OR 5,571), dan dukungan tenaga kesehatan (p value = 0,021 dan OR 6,125) dengan pemberian ASI Ekslusif. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan memiliki pengaruh besar terhadap pemberian ASi Ekslusif pada ibu bekerja di Wilayah Puskesmas Betaet Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Disarankan kepada Petugas Puskesmas Betaet sebagai masukan bagi pelaksanaan pelayanan dalam mengembangkan strategi promosi kesehatan mengenai pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja.