Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS Panrita

EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Aszrul AB; , Andi Suswani; Fatimah, Wiwi Qur”anil
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 4 No 2 (2023): Jurnal ABDIMAS Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v4i2.1164

Abstract

Aromaterapi merupakan terapi modalitas atau pengobatan alternative dengan menggunakan sari tumbuhan aromaterapi murni berupa bahan cairan tanaman yang mudah menguap dan senyawa aroma terapi lain dari tumbuhan. Mual muntah (Emesis gravidarum ) keluhan paling sering terjadi pada ibu hamil sebesar 50-90%, sebesar 2 % berakhir menjadi mual muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum) yang bisa membahayakan ibu maupun janin. Salah Satu terapi non farmakologi yang aman untuk diberikan pada ibu mual muntah selama kehamilan adalah aromaterapi lemon. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh aromaterapi lemon dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester I Mengetahui Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di BPM Indra Iswari, SST, SKM, MM. Metode yang digunakan pre eksperimental dengan desain One Group Pre-Post Test Design. Data dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan a = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aromaterapi lemon secara bermakna mempunyai pengaruh dalam menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Optimalisasi Kader Dalam Pelaksanaan Pelayanan Posyandu Lansia Di Dusun Sapabessi Kabupaten Bulukumba Makmur, Andi Suswani; Asri; Aszrul
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 5 No 1 (2024): Jurnal ABDIMAS Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v5i1.1323

Abstract

Peningkatan lansia akan memunculkan berbagai masalah bagi lansia tersebut maupun keluarga serta masyarakat. Diperlukan adanya fasilitas layanan kesehatan seperti posyandu lansia agar lansia tetap mandiri, sehat dan produktif. Posyandu lansia dusun Sapabessi merupakan bentuk kepedulian warga masyarakat terhadap lansia. Masalah utama yang dihadapi posyandu lansia ini diantaranya keterbatasan jumlah kader, rendahnya pengetahuan serta keterampilan kader terhadap pelayanan yang diberikan dalam posyandu lansia. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan adalah dengan menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research ) dengan melakukan penyuluhan kepada kader dengan pelibatan petugas kesehatan, kader posyandu dan lansia. Metode ini berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan pemberdayaan kader posyandu lansia yang dilakukan satu hari, adalah meningkatkanya pengetahuan kader tentang penyakit penyakit yang sering terjadi pada lansia dan pengelolaan posyandu sebesar 50,1 % setelah diberikan penyuluhan