Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK SELEKSI PENERIMAAN BEASISWA DENGAN METODE SAW DAN TOPSIS : STUDI KASUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG Faiz, Achmad
Jurnal Informatika Vol 4, No 1 (2020): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.017 KB) | DOI: 10.31000/jika.v4i1.2424

Abstract

Pemberian beasiswa merupakan program kerja yang ada di setiap universitas. Dengan tujuan untuk meringankan biaya bagi mahasiswa yang kurang mampu. Masalah yang dihadapi saat seleksi adalah membutuhkan waktu yang lama dalam merekap data calon penerima dan sulit memberikan hasil yang sesuai sehingga kurang tepat sasaran dalam menentukan pemberian beasiswa. Tujuannya bagaimana mengembangkan rancangan sistem pendukung keputusan agar tepat sasaran dan bisa membantu pengambil keputusan agar lebih cepat dalam menentukan penerima beasiswa. Salah satu cara yang dapat digunakan dalam proses seleksi dengan menggunakan metode Saw dan Topsis. Karena konsep yang sederhana, mudah dipahami, komputasinya efisien dan memiliki kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dari setiap alternatif keputusan dalam bentuk matematis sederhana. Adapun kriteria yang digunakan adalah IPK, Pendapatan orang tua, Tanggungan orang tua, keikutsertaan organisasi dan semester. Hasil dari penelitian dengan menggabungkan metode Saw dan Topsis berhasil dibangun sehingga hasil yang diberikan lebih tepat sasaran dan dapat mempercepat waktu dalam menyeleksi data pemberian beasiswa.
Implementasi Private Cloud Storage dengan Menggunakan Owncloud dan Linux Ubuntu Pada Virtualbox Oracle Dwi Saputra, Dedi; Dwi Noviati, Diah; Mochamad Issa Wirakusumah, Raden; Faiz, Achmad; Dwifadzila Wijaya, Fildzah; Fauzan Zidny, Mohammad
Jurnal Komputer Antartika Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v2i1.232

Abstract

Dalam era teknologi digital yang terus berkembang, kebutuhan akan solusi penyimpanan file yang efisien dan aman menjadi perhatian sentral, terutama di lingkungan akademis di mana manajemen tugas dan ujian pribadi memegang peranan penting. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi OwnCloud, sebuah platform sumber terbuka yang terkenal karena kemampuannya dalam manajemen file yang kokoh, fitur keamanan yang canggih, dan fungsionalitas kolaboratif, dalam lingkungan Linux Ubuntu dengan menggunakan VirtualBox untuk virtualisasi. Tujuan utamanya mencakup evaluasi menyeluruh terhadap kapabilitas OwnCloud dalam menyediakan solusi penyimpanan file yang aman dan fleksibel, khususnya untuk tugas dan ujian akademis pribadi, serta implementasinya secara praktis dalam lingkungan Linux Ubuntu melalui VirtualBox. Evaluasi difokuskan pada pengamatan keamanan dan metrik kinerja dari solusi OwnCloud yang diimplementasikan. Temuan dari penelitian ini memiliki signifikansi bagi institusi pendidikan, mahasiswa, dan profesional yang aktif mencari mekanisme penyimpanan file yang efektif dan aman, dengan harapan bahwa hasil penelitian akan memberikan wawasan berharga terhadap kelayakan OwnCloud sebagai platform yang dapat diandalkan untuk manajemen file pribadi dan kolaboratif dalam ekosistem Linux. Kesimpulan dan rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan panduan strategis untuk usaha-usaha masa depan yang bertujuan mengembangkan solusi sejenis.   In the rapidly evolving landscape of digital technology, the demand for secure and efficient file storage solutions has emerged as a pivotal concern, particularly within academic realms where the effective management of personal assignments and examinations plays a critical role. This research delves into the implementation of OwnCloud, an open-source platform renowned for its robust file management capabilities, advanced security features, and collaborative functionalities, within the Linux Ubuntu environment utilizing VirtualBox for virtualization. The primary objectives encompass the thorough evaluation of OwnCloud's capacity to provide a secure and adaptable file storage solution tailored for individual academic tasks and exams, coupled with the practical implementation of this solution in the Linux Ubuntu setting through VirtualBox. The assessment focuses on scrutinizing the security robustness and performance metrics of the deployed OwnCloud solution. The outcomes of this research bear significance for educational institutions, students, and professionals actively seeking effective and secure file storage mechanisms, with the anticipation that the findings will offer valuable insights into the viability of OwnCloud as a dependable platform for personal and collaborative file management within the Linux ecosystem. The derived conclusions and recommendations are poised to provide strategic guidance for future endeavors aimed at developing analogous solutions.
Implementasi Prinsip Agile pada Pembuatan Aplikasi Greentech: A Smarter Way to Reduce Electronic Waste Refaldi, Darrel Athaya; Faiz, Achmad; Sidiki, Moehammad Fazle Mawla; Ridwan, Muhammad Ali Husain; Rachmadi, Mohammad Geresidi; Fahmi, Muhammad Irsyad; Sholiq
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI-NOVEMBER 2024
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v2i2.2826

Abstract

Indonesia menghasilkan sekitar 1,9 juta ton limbah elektronik pada tahun 2022, menjadikannya sebagai negara penghasil e-waste terbesar di Asia Tenggara. Metode daur ulang konvensional yang telah diterapkan sering tidak efektif karena kurangnya efisiensi dan skala yang memadai. Oleh karena itu, pendekatan baru yang lebih efisien dan berkelanjutan yang telah dirumuskan berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan keberhasilan penerapan teknologi daur ulang otomatis di berbagai negara. Di Indonesia, terdapat empat perusahaan yang terbilang cukup berhasil dalam menerapkan pengelolaan limbah elektronik dengan metode penjemputan dan penilaian nilai limbah, sehingga menjadikan motivasi dari lahirnya Project ‘GreenTech’ ini. Aplikasi GreenTech dikembangkan menggunakan metodologi Scrum, yang dipilih karena efektivitas dan efisiensinya dalam menghemat waktu dan biaya serta meningkatkan produktivitas tim. Metode Agile Development terbukti mampu mengelola penjualan limbah secara online dan menampilkan nilai serta harga jual limbah secara akurat. Penerapan Scrum dalam pengembangan GreenTech menunjukkan hasil positif dalam hal efisiensi dan kolaborasi tim, dengan proses pengembangan yang terstruktur memungkinkan penetapan prioritas dan pemantauan kemajuan secara efektif. Sehingga, dengan dasar ini kami yakin bahwa penerapan metode Agile dalam pengembangan aplikasi GreenTech akan berhasil. Namun, penelitian lebih lanjut dan waktu lebih lama masih diperlukan untuk mencapai kesempurnaan dalam pengelolaan daur ulang dan penilaian perangkat elektronik bekas. Sehingga, disarankan untuk mempertimbangkan metode Agile lainnya seperti Extreme Programming (XP) untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak melalui pengembangan iteratif dan kolaborasi intens.
Implementasi Prinsip Agile pada Pembuatan Aplikasi Greentech: A Smarter Way to Reduce Electronic Waste Refaldi, Darrel Athaya; Faiz, Achmad; Sidiki, Moehammad Fazle Mawla; Ridwan, Muhammad Ali Husain; Rachmadi, Mohammad Geresidi; Fahmi, Muhammad Irsyad; Sholiq
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI-NOVEMBER 2024
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v2i2.2826

Abstract

Indonesia menghasilkan sekitar 1,9 juta ton limbah elektronik pada tahun 2022, menjadikannya sebagai negara penghasil e-waste terbesar di Asia Tenggara. Metode daur ulang konvensional yang telah diterapkan sering tidak efektif karena kurangnya efisiensi dan skala yang memadai. Oleh karena itu, pendekatan baru yang lebih efisien dan berkelanjutan yang telah dirumuskan berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan keberhasilan penerapan teknologi daur ulang otomatis di berbagai negara. Di Indonesia, terdapat empat perusahaan yang terbilang cukup berhasil dalam menerapkan pengelolaan limbah elektronik dengan metode penjemputan dan penilaian nilai limbah, sehingga menjadikan motivasi dari lahirnya Project ‘GreenTech’ ini. Aplikasi GreenTech dikembangkan menggunakan metodologi Scrum, yang dipilih karena efektivitas dan efisiensinya dalam menghemat waktu dan biaya serta meningkatkan produktivitas tim. Metode Agile Development terbukti mampu mengelola penjualan limbah secara online dan menampilkan nilai serta harga jual limbah secara akurat. Penerapan Scrum dalam pengembangan GreenTech menunjukkan hasil positif dalam hal efisiensi dan kolaborasi tim, dengan proses pengembangan yang terstruktur memungkinkan penetapan prioritas dan pemantauan kemajuan secara efektif. Sehingga, dengan dasar ini kami yakin bahwa penerapan metode Agile dalam pengembangan aplikasi GreenTech akan berhasil. Namun, penelitian lebih lanjut dan waktu lebih lama masih diperlukan untuk mencapai kesempurnaan dalam pengelolaan daur ulang dan penilaian perangkat elektronik bekas. Sehingga, disarankan untuk mempertimbangkan metode Agile lainnya seperti Extreme Programming (XP) untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak melalui pengembangan iteratif dan kolaborasi intens.
ANALISIS KORELASI PEARSON FAKTOR PENGARUH GENERATIVE AI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA ITS SURABAYA Refaldi, Darrel Athaya; Faiz, Achmad; Jawakory, Malvin Reynara; Rakhmawati, Nur Aini
Jurnal Sistem Informasi dan Aplikasi (JSIA) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/jsia.v2i2.7974

Abstract

This study aims to determine the effect of using Generative Artificial Intelligence (Gen-AI), specifically ChatGPT, on the critical thinking skills of students at the Sepuluh Nopember Institute of Technology (ITS) Surabaya. The research was conducted by distributing questionnaires to 53 ITS students containing questions about their perceptions of the ease of use, accuracy of answers, negative impacts on academics, and risks that may arise from the use of ChatGPT. The obtained data were then analyzed using Pearson correlation test and K-Means clustering. The results showed that there was no significant relationship between students' perceptions of the accuracy of ChatGPT's answers and its negative impact on academic activities. This means that students' perceptions of ChatGPT's accuracy do not affect their views on the potential negative impacts. K-Means clustering identified three groups of students with different perceptions of ChatGPT. Cluster 0 sees ChatGPT as a useful tool but remains wary of its potential negative impacts. Cluster 1 is unsure about the usefulness of ChatGPT. Cluster 2 is skeptical of ChatGPT's usefulness and more concerned about its negative impact on learning and originality of work. This research provides insight into how students view generative AI technology and can be a basis for further research on the impact of Gen-AI on education.