Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENINGKATAN KINERJA GURU PKN DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI MIPA 2 SEMESTER GANJIL SMA NEGERI 2 MENDOYO NEGARA MELALUI PEMBINAAN SUPERVISI AKADEMIK Winata, I Komang
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Guru PKN dalam melaksanakan pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 2 Mendoyo pada tingkat yang lebih baik dari siklus ke siklus, melalui pembinaan dengan menerapkan supervisi akademik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tindakan (action research) atau siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) Rancangan, 2) Pelaksanaan Kegiatan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi/ Tindakan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu: observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Hasil yang dicapai dalam Penelitian ini adalah: 1) Peningkatan kinerja guru PKN siklus I dengan nilai rata-rata = 6, 2) Peningkatan kinerja guru PKN siklus II dengan nilai rata-rata = 7,2, 3) Peningkatan hasil belajar siswa siklus I dengan nilai rata-rata = 74, dan 4) Peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 79. Kesimpulan dari Penelitian Tidakan Sekolah ini adalah penerapan supervisi akademik sebagai wahana pembinaan bagi guru PKN dapat meningkatkan kinerja Guru PKN dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI, MIPA.2 Semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 SMA Negeri 2 Mendoyo secara signifikan.   
Upaya Peningkatan Kinerja Guru IPA Dalam Melaksanakan Pembelajaran Pada Siswa Kelas XI Melalui Pembinaan in House Training Winata, I Komang
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.37033

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena kinerja guru dalam mengajar belum maksimal. Dilihat dari kelengkapan administrasi guru dalam mengajar perlu mendapatkan perhatian dari Kepala Sekolah.. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan pembinaan dalam bentuk In House Training sebagai wahana pembinaan diyakini dapat meningkatkan kinerja guru IPA dan berdampak terhadap hasil belajar siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan tindakan (action research) dengan siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) Rancangan (Planning), 2) Pelaksanaan Kegiatan (Acting), 3) Observasi (Observing), 4) Refleksi/Tindakan (reflecting). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu peningkatan kinerja Guru IPA siklus I dengan nilai rata-rata = 7,2, 2), peningkatan kinerja guru IPA siklus II dengan nilai rata-rata = 10,2, 3). Peningkatan hasil belajar siswa Siklus I dengan nilai rata-rata = 75,4, dan peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 80. maka penerapan In House Training sebagai wahana pembinaan bagi guru IPA dapat meningkatkan kinerja Guru IPA dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI secara signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak pada kinerja guru dan hasil belajar siswa.
The relationship between education level, retirement status, and civic engagement among older adults in Indonesia Winata, I Komang
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v18i1.37612

Abstract

The Indonesian population is aging very rapidly and as the number of old people increases, the number of retirees increases as well. Many scholars have argued the benefits of civic engagement in old age, but there is lack of empirical evidence of the factors associated with civic engagement in Indonesia. The aim of this study was to investigate the association between education levels, retirement status, and civic engagement among older adults in Indonesia. The study used data from the fifth wave of the Indonesia Family and Life Survey which was held in late 2014 and early 2015. The study included participants aged 56 years and older, the mandatory age for retirement in 2014 in Indonesia.  Multiple regression was modelled for data analysis. The main results revealed that those who completed junior and senior high school and high education exhibited more civic engagement than those who completed only primary education. Moreover, the study found that those who were retired were less engaged in civic activities than those still in labor force. These relationships held true even after controlling for gender, age, marital status, personality traits, religiosity, and self-rated health variables. To strengthen democracy and growth, education needs to be re-emphasized and there is need for further investigation concerning retirement and civic engagement in Indonesia.
Konsentrasi dan Motivasi Belajar Siswa terhadap Pembelajaran Online Selama Masa Pandemi Covid-19 Winata, I Komang
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v5i1.1062

Abstract

Konsentrasi dan motivasi sangat penting dimiliki oleh siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran, dikarenakan semakin tinggi konsentrasi dan motivasi belajar siswa maka semakin baik hasil dari pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsentrasi dan motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran online selama masa pandemi COVID-19 yang dilaksanakan pada bulan November tahun 2020 di SMAN 2 Mendoyo Provinsi Bali. Penelitian ini ialah jenis penelitian survey dengan desain deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 342 orang yang terdiri dari 128 laki-laki dan 214 perempuan yang merupakan siswa/i aktif disekolah. Instrumen penelitian ini menggunakan angket motivasi dan angket konsentrasi yang masing-masing terdiri dari 15 pernyataan pada setiap masing-masing variabel konsentrasi dan motivasi. Sebelum digunakan, terlebih dahulu angket tersebut dilakukan uji validitas serta uji reliabilitas menggunakan teknik cronbach’s alpha dengan hasil bahwa angket sudah valid dan reliabel sebelum digunakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Rata-rata tingkat konsentrasi siswa terhadap pembelajaran online dalam kategori rendah. 2) Rata-rata tingkat motivasi siswa terhadap pembelajaran online dalam kategori sedang.
Peningkatan Kinerja Guru Pkn dalam Melaksanakan Pembelajaran Melalui Pembinaan Supervisi Akademik Winata, I Komang
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34171

Abstract

Kinerja guru juga belum optimal, hal ini disebabkan kurangnya kemampuan dalam mengelola kelas, strategi pembelajaran, melaksanakan dan memanfaatkan penelitian tindakan kelas (PTK), kurangnya motivasi berprestasi, disiplin, rendahnya manajemen waktu dan komitmen profesi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Guru PKN dalam melaksanakan pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI pada tingkat yang lebih baik dari siklus ke siklus, melalui pembinaan dengan menerapkan supervisi akademik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tindakan (action research) atau siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, pelaksanaan kegiatan, observasi, dan refleksi/ tindakan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah peningkatan kinerja guru pkn siklus I dengan nilai rata-rata = 6. Peningkatan kinerja guru PKN siklus II dengan nilai rata-rata = 7,2. Peningkatan hasil belajar siswa siklus I dengan nilai rata-rata = 74, dan peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 79. Maka, penerapan supervisi akademik sebagai wahana pembinaan bagi guru PKn dapat meningkatkan kinerja guru PKn dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa.
Upaya Peningkatan Kinerja Guru IPA Dalam Melaksanakan Pembelajaran Pada Siswa Kelas XI Melalui Pembinaan in House Training Winata, I Komang
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.37033

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena kinerja guru dalam mengajar belum maksimal. Dilihat dari kelengkapan administrasi guru dalam mengajar perlu mendapatkan perhatian dari Kepala Sekolah.. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan pembinaan dalam bentuk In House Training sebagai wahana pembinaan diyakini dapat meningkatkan kinerja guru IPA dan berdampak terhadap hasil belajar siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan tindakan (action research) dengan siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) Rancangan (Planning), 2) Pelaksanaan Kegiatan (Acting), 3) Observasi (Observing), 4) Refleksi/Tindakan (reflecting). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu peningkatan kinerja Guru IPA siklus I dengan nilai rata-rata = 7,2, 2), peningkatan kinerja guru IPA siklus II dengan nilai rata-rata = 10,2, 3). Peningkatan hasil belajar siswa Siklus I dengan nilai rata-rata = 75,4, dan peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 80. maka penerapan In House Training sebagai wahana pembinaan bagi guru IPA dapat meningkatkan kinerja Guru IPA dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI secara signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak pada kinerja guru dan hasil belajar siswa.
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM KONTEKS KURIKULUM MERDEKA: TANTANGAN DAN SOLUSI Winata, I Komang
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyelenggaraan pendidikan inklusif dalam konteks Kurikulum Merdeka di Indonesia, dengan fokus pada tantangan dan solusi yang dihadapi. Konsep Kurikulum Merdeka yang baru diperkenalkan menawarkan potensi untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi semua siswa, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus. Namun, implementasi praktik inklusif masih menghadapi berbagai kendala, seperti kebutuhan akan penyesuaian kurikulum, pelatihan guru yang memadai, serta dukungan infrastruktur yang cukup. Studi literatur digunakan sebagai metode untuk menyelidiki berbagai perspektif dan temuan terkait dalam literatur yang relevan. Hasilnya mengidentifikasi bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat tergantung pada integrasi yang efektif antara nilai-nilai inklusi dengan fleksibilitas kurikulum Kurikulum Merdeka. Solusi diperlukan dalam bentuk peningkatan pelatihan bagi pendidik, peningkatan infrastruktur sekolah, dan perumusan kebijakan yang mendukung praktik inklusif. Studi ini memberikan wawasan yang mendalam bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, serta memberikan kontribusi pada literatur yang ada dengan menyoroti gap pengetahuan yang perlu diisi untuk meningkatkan implementasi pendidikan inklusif di masa depan.
PENGARUH PERENCANAAN PROGRAM SEKOLAH TERHADAP PENCAPAIAN VISI DAN MISI DI SMAN 2 MENDOYO Winata, I Komang
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan program sekolah terhadap pencapaian visi dan misi di SMAN 2 Mendoyo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga stakeholder utama, yaitu Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Guru, dan Tata Usaha (Bagian Administrasi Sekolah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan melalui koordinasi bersama, pelaksanaan program dihadapkan pada beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan adaptasi kurikulum, sementara evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai target. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan fasilitas pendukung, pelatihan guru, dan implementasi sistem digitalisasi dalam pengelolaan administrasi untuk mendukung efektivitas program sekolah.