Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena kinerja guru dalam mengajar belum maksimal. Dilihat dari kelengkapan administrasi guru dalam mengajar perlu mendapatkan perhatian dari Kepala Sekolah.. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan pembinaan dalam bentuk In House Training sebagai wahana pembinaan diyakini dapat meningkatkan kinerja guru IPA dan berdampak terhadap hasil belajar siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan tindakan (action research) dengan siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) Rancangan (Planning), 2) Pelaksanaan Kegiatan (Acting), 3) Observasi (Observing), 4) Refleksi/Tindakan (reflecting). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu peningkatan kinerja Guru IPA siklus I dengan nilai rata-rata = 7,2, 2), peningkatan kinerja guru IPA siklus II dengan nilai rata-rata = 10,2, 3). Peningkatan hasil belajar siswa Siklus I dengan nilai rata-rata = 75,4, dan peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 80. maka penerapan In House Training sebagai wahana pembinaan bagi guru IPA dapat meningkatkan kinerja Guru IPA dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI secara signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak pada kinerja guru dan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2021