Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

TINGKAT ADVERSITY QUOTIENT MATEMATIS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI TADRIS MATEMATIKA IAIN CURUP Septiana, Anisya
ARITHMETIC: Academic Journal of Math Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.65 KB) | DOI: 10.29240/ja.v1i1.826

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of Adversity Quotient (AQ) students Tadris of the Mathematics Program of IAIN Curup. AQ is a person's ability to face the difficulties. Student difficulties faced can be in the form of assignments given by the lecturer, doing exams, and others. AQ level is categorized into three, namely quitter, camper, and climber. The subjects of this study were 33 students consisting of semesters II and IV. The research method used is a qualitative descriptive method. The process of collecting data is using a questionnaire. Data analysis using Microsoft Excel help. AQ score can be used as a reference for how a student responds to the difficulties faced. Based on the research that has been done, it is known that the AQ criteria that dominate are the camper categories as many as 27 (81.82%). Campers are a category of students who have tried, but the work that has been completed is not necessarily good. They are quite satisfied with what has been obtained, but their potential is not maximized. Therefore, they must be encouraged to improve their performance or efforts to be more maximal and more active and never give up in the face of difficulties.
Numeracy Literacy Module Based on Local Culture: Effort to Improve Numeracy Literacy Skill Rahmadeni, Fevi; Septiana, Anisya; Syaripah, Syaripah
Al-Khawarizmi Vol 7, No 1 (2023): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v7i1.17115

Abstract

Numeracy literacy, is one of the skills that must be possessed by the younger generation in facing the 21st century and required in the world of work nowadays. This ability allows a person to analyze the information presented in various forms of data presentation, and make the right decisions on the available information. In addition, the world of work in the current era of 4.0 also requires workers who have numeracy literacy skills. The purpose of this research is to develop a numeracy literacy module that meets the criteria of being valid, practical, and effective for use as learning resource of numeracy literacy for students. This type of research is research and development and uses the Plomp development model which goes through 5 stages, namely the preliminary investigation phase, the design phase, the realization or construction phase, the testing, evaluation, and revision phase, and the implementation phase. As for this research, it did not reach the implementation phase considering the limited time of the study. The results showed that the developed module had met the valid criteria with a score of 3.7, practical with a score of 3.7, and effective with a student completeness score of 83.3%.
Eksplorasi Etnomatematika dalam Tari Kejei dan Rumah Adat (Umeak Potong Jang) Kabupaten Rejang Lebong Mutia, M; Septiana, Anisya; Hamengkubuwono, H
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.121 KB)

Abstract

Budaya pada hakikatnya merupakan hasil pikiran dan karya manusia dan matematika merupakan suatu bentuk budaya. Matematika sebagai bentuk budaya, sesungguhnya telah terintegrasi pada seluruh aspek kehidupan masyarakat dimanapun berada. Elemen-elemen kebudayaan Rejang Lebong erat kaitannya dengan matematika. Semakin banyak konsep matematika yang dieksplore dari kebudayaan Rejang Lebong, maka akan semakin memperkaya literasi matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika sebagai jembatan antara matematika dan budaya sehingga mendapatkan informasi yang lengkap. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, sajian data, verifikasi, dan penyimpulan. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa dalam kesenian tari Kejei khas Rejang Lebong menggunakan unsur-unsur matematika seperti pola gerakan dalam tari dan pakaian serta pola nada dalam alunan musik yang mengiringi tari. Tari Kejei memerlukan orang dalam jumlah ganjil dan terdapat unsur-unsur atau elemen-elemen pendukung. Sedangkan rumah adat Rejang Lebong juga menggunakan konsep matematika yaitu bilangan, konsep geometri, dan sudut.
Edukasi Pencegahan Child Marriage Pada Remaja Melalui Kegiatan Penyuluhan dan Permainan Ular Tangga Elmanora, Elmanora; Septiana, Anisya; Fadiyah Afifah, Lu'Lu; Sagita Chaerani, Rhesna; Deviyani, Tya
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.801

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Salah satu masalah yang terjadi di masa remaja adalah meningkatnya kasus child marriage. Pada tahun 2022, Indonesia menempati posisi ke-8 di dunia dan posisi ke-2 di ASEAN. Edukasi untuk pencegahan child marriage pada anak usia remaja penting dilakukan untuk mencegah terjadinya child marriage. Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai child marriage dan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. Kegiatan ini dilakukan di salah satu SMA yang ada di Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dilakukan pada bulan mei tahun 2023 dan telah melibatkan 70 orang siswa. Materi yang disampaikan berupa pengertian child marriage, faktor yang mendorong terjadinya child marriage, dampak child marriage, dan strategi untuk mencegah terjadinya child marriage. Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilakukan dengan menggunakan permainan ular tangga yang dalam instruksi permainnya seputar child marriage. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen siswa mampu menjawab dengan benar pertanyaan seputar pengertian, penyebab, dampak, dan strategi pencegahan child marriage. Dengan demikian, metode penyuluhan dan permainan ular tangga dapat menjadi alternatif untuk edukasi kesehatan pada remaja.
Numeracy Literacy Module Based on Local Culture: Effort to Improve Numeracy Literacy Skill Rahmadeni, Fevi; Septiana, Anisya; Syaripah, Syaripah
Al-Khawarizmi Vol 7 No 1 (2023): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v7i1.17115

Abstract

Numeracy literacy, is one of the skills that must be possessed by the younger generation in facing the 21st century and required in the world of work nowadays. This ability allows a person to analyze the information presented in various forms of data presentation, and make the right decisions on the available information. In addition, the world of work in the current era of 4.0 also requires workers who have numeracy literacy skills. The purpose of this research is to develop a numeracy literacy module that meets the criteria of being valid, practical, and effective for use as learning resource of numeracy literacy for students. This type of research is research and development and uses the Plomp development model which goes through 5 stages, namely the preliminary investigation phase, the design phase, the realization or construction phase, the testing, evaluation, and revision phase, and the implementation phase. As for this research, it did not reach the implementation phase considering the limited time of the study. The results showed that the developed module had met the valid criteria with a score of 3.7, practical with a score of 3.7, and effective with a student completeness score of 83.3%.
PENERAPAN SOFTWARE CONSTRUCT 2 DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SMP Septiana, Anisya; Oktapiyani, Lia; Sagiman, Sagiman
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 1 No. 2 (2023): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v1i2.103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika setelah penerapan game dengan Software Construct 2 pada materi Aljabar di Kelas VII SMPN 7 Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimental – the one shot case study. Dengan jumlah sampel sebanyak 38 siswa yang diambil menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji t satu sampel dengan uji satu pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keefektifan pembelajaran matematika setelah penerapan game dengan Software Construct 2 pada materi Aljabar di Kelas VII SMPN 7 Rejang Lebong.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Purnama Sari; Fevi Rahmadeni; Septiana, Anisya
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2024): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v2i1.144

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah penggunaan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif (Pre Experimen). Populasi dalam penelitian ini kelas VIII SMP IT Rabbi Radhiyah, dengan sampel penelitian kelas VIII-D. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi keterlaksanaan pembelajaran baik aktivitas guru maupun siswa serta pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif dan uji statistik inferensial yaitu menggunakan uji t paired sample t-test. Adapun hasil penelitian yaitu: keterlaksanaan pembelajaran model Problem Based Learning rata-rata aktivitas guru sebesar 95,00% dengan kriteria sangat efektif dan aktivitas siswa sebesar 88,33% dengan kriteria efektif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif hasil kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning, rata-rata sebesar 70,31 dengan standar deviasi 12,66. Berdasarkan hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pretest dengan rata-rata nilai posttest.
PENGARUH PERAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA REMAJA USIA 12-20 TAHUN Oktaviani, Maya; Elmanora; Septiana, Anisya; Deviyani, Tya; Afifah, Lu'Lu Fadiyah; Adhani, Febi Salsabila; Pratiwi, Karin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.032.6

Abstract

Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama dalam rumah tangga mempunyai peran yang sangat besar untuk membentuk sikap dan perilaku anak agar peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepedulian lingkungan keluarga melalui sikap dan peranannya terhadap upaya dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada anak sedang berada pada tahap usia remaja. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui teknik angket kuesioner yang dibagikan kepada remaja usia 12 hingga 20 tahun, kemudian diolah dengan SPSS menggunakan uji statistik deskriptif, normalitas, linearitas, dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dan positif antara peran lingkungan keluarga dengan peduli lingkungan pada remaja. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Sig. yang lebih kecil dari 0,05 (0,017<0,05). Hubungan yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi peran lingkungan keluarga, maka semakin tinggi pula karakter peduli lingkungan pada remaja. Besar pengaruh peran lingkungan keluarga terhadap karakter peduli lingkungan pada remaja menunjukkan nilai sebesar 0,051 atau 5,1%, yang berarti 94,9% lainnya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti sehingga dapat dikatakan kemandirian remaja banyak dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan pada remaja diperlukan peran lingkungan keluarga yang dapat membangun karakter tersebut, salah satunya membuat peraturan di rumah sedari dini agar dapat membentuk karakter yang baik pada diri seorang remaja.