Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP PRICE EARNING RATIO PADA PERUSAHAAN PT METROPOLITAN KENTJANA TBK PERIODE 2013-2024 Harista, Harista; Aria Aji Priyanto
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) terhadap Price Earning Ratio (PER) pada PT Metropolitan Kentjana Tbk periode 2013-2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan tahunan PT Metropolitan Kentjana Tbk selama periode tersebut. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan neraca dan laporan laba rugi perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis melalui uji t dan uji f, serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER), hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,142 lebih besar dari 0,05 (0,142 > 0,05). Sebaliknya, Return on Equity (ROE) berpengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER), berdasarkan nilai signifikansi 0,006 yang lebih kecil dari 0,05 (0,006 < 0,05). Secara simultan, Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) berpengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER), ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 9,144 lebih besar dari F tabel sebesar 4,74 dan signifikansi sebesar 0,006 < 0,05.
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP PRICE EARNING RATIO PADA PERUSAHAAN PT METROPOLITAN KENTJANA TBK PERIODE 2013-2024 Harista, Harista; Aria Aji Priyanto
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) terhadap Price Earning Ratio (PER) pada PT Metropolitan Kentjana Tbk periode 2013-2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan tahunan PT Metropolitan Kentjana Tbk selama periode tersebut. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan neraca dan laporan laba rugi perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis melalui uji t dan uji f, serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER), hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,142 lebih besar dari 0,05 (0,142 > 0,05). Sebaliknya, Return on Equity (ROE) berpengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER), berdasarkan nilai signifikansi 0,006 yang lebih kecil dari 0,05 (0,006 < 0,05). Secara simultan, Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) berpengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER), ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 9,144 lebih besar dari F tabel sebesar 4,74 dan signifikansi sebesar 0,006 < 0,05.
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO DAN EARNING PER SHARE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PT BANK CIMB NIAGA TBK PERIODE 2012-2021 Yushifa Fachriyani Sauma; Aria Aji Priyanto
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio dan Earning Per Share Terhadap Nilai Perusahaan PT. Bank CIMB Niaga Tbk Periode 2012-2021. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Deskriptif dengan pengujian hipotesis. Penelitian ini digunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t dan uji f ), dan uji koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solution ) versi 26. Berdasarkan uji hipotesis secara perisal Pengaruh Debt to Equity Ratio (X1) menunjukan bahwa t hitung<t tabel dimana 1,717< 2,364 dan nilai signifikan 0,130 >0,05 ,sehingga Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Hasil Uji hipotesis secara perisal pengaruh Earning Per Share (X2) menunjukan bahwa t hitung<t tabel dimana -2,556< 2,364 dan nilai signifikan 0,040>0,05,sehingga Earning Per Share berpengaruh negatif signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Hasil pengujian secara simultan menunjukan bahwa f hitung >f tabel dimana 2,007 >4,47 dengan signifikan 0,025<0,05.sehingga dapat disimpulkan bahwa Debt to Equity Ratio dan Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan.
Pengembangan Sistem Keuangan Berbasis Teknologi Informasi Krisnaldy; Aria Aji Priyanto; Bulan Oktrima; Gos Ishak
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 7 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan danpelatihan kepada para warga terutama di Kelurahan Pamulang Barat bekerja sama dengan paraDosen Universitas Pamulang. Metode kegiatan yang digunakan yaitu tim pelaksana kegiatanPengabdian Kepada Masyarakat mengunjungi kelurahan. Tahap berikutnya yaitu tahap pelaksanaankegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Tahap ini akan diberikan penyuluhan dan pelatihankepada warga sekitar. Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan tentang bagaimana mengelolaKeuangan secara efektif dan efisien. Untuk dapat meningkatkan kualitas pengeloaan dan efisiensiSDM. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bertambahnya keilmuan danketerampilan masyarakat terutama khususnya bagaimana meningkatkan mutupengelolaan Keuangan yang efektif dan efisien
Analisis Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas dan Rasio Profitabilitas untuk Mengukur Kinerja Keuangan PT Kimia Farma Tbk Periode 2015-2024 Ficky Fakhrizati Diani; Aria Aji Priyanto
ARZUSIN Vol 6 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i2.9292

Abstract

The instability of PT Kimia Farma Tbk’s financial performance, as reflected in fluctuations in financial ratios and several ratios that were below industry standards, indicates the need for a comprehensive evaluation of the company’s financial condition. This study aims to analyze the financial performance of PT Kimia Farma Tbk for the 2015–2024 period through liquidity ratios, solvency ratios, and profitability ratios. This study employed a quantitative descriptive method with analytical techniques in the form of liquidity ratios, solvency ratios, and profitability ratios. The results showed that the company’s financial performance was still not optimal. In terms of liquidity ratios, the current ratio (CR) was in a poor condition with an average of 117.36%, lower than the industry standard of 200%, while the quick ratio (QR) also indicated a poor condition with an average of 74.57%, below the industry standard of 150%. In terms of solvency ratios, the debt to asset ratio (DAR) of 58.88% was above the industry standard of 35%, and the debt to equity ratio (DER) of 156.90% exceeded the industry standard of 90%, thus indicating an unfavorable condition. Meanwhile, in terms of profitability ratios, the net profit margin (NPM) indicated a poor condition with an average of -0.84%, far below the industry standard of 20%. Thus, the financial performance of PT Kimia Farma Tbk for the 2015–2024 period can be considered not yet optimal. This study has implications as evaluation material for the company in formulating improvement measures to enhance its financial performance.