Era milenial juga disebut era gangguan yang ditandai dengan teknologi yang didasarkan pada kecerdasan buatan. Era ini ditandai dengan empat perubahan, yaitu volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas, perubahan secara signifikan berdampak pada semua pendidikan. Salah satu perubahan yang ditunjukkan adalah karakteristik. Ada beberapa karakteristik dalam pendidikan, antara lain kreatif dan inovatif, sifat berpikir kritis, integrasi ilmu pengetahuan, mudah untuk mendapatkan pengetahuan, komunikatif dan kolaboratif, menghormati perbedaan pendapat dan pendidikan sepanjang hayat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara ekstensif dan menggambarkan kepemimpinan kepala sekolah untuk menghadapi dampak dari era Milenium. Penelitian ini telah menggunakan metode kualitatif deskripsi yang dapat memberikan hasil mendalam-teoritis analisis. Perspektif kepemimpinan kepala sekolah di era Milenium harus melibatkan semua bagian yang berkorelasi dengan sekolah, tidak hanya di dalam sekolah tetapi juga bagian luar sekolah. Semua bagian manajemen sekolah dalam perencanaan dan organisasi, pengambilan keputusan, dan pengendalian kebijakan dapat dibahas secara demokratis antara kepala sekolah dan semua staff. Oleh karena itu, kepala sekolah harus memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dengan kata lain, kepemimpinan yang efektif adalah keterampilan penting untuk dikuasai oleh kepala sekolah di era Milenium. Jika kepala sekolah bisa menjadi keterampilan manajerial yang efektif dan sukses, pengaruh mereka cenderung mengarah pada produktivitas jangka panjang dan pengembangan sekolah. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa memiliki kepemimpinan yang efektif dari kepala sekolah dapat memimpin kualitas sekolah yang baik di era Milenium ini