Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sanus Medical Journal

Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe-II di RSUD Pesanggrahan,Jakarta Selatan Winarso, Rizka Suhartini; Darwin, Prasilia; Indriyati, Leli Hesti
Sanus Medical Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/sanus.v6i1.10714

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronis yang disebabkan karena pankreas tidak cukup menghasilkan hormon insulin atau saat tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Kecemasan merupakan suatu kondisi aprehensi atau kekhawatiran yang merujuk pada sesuatu hal tidak baik yang akan terjadi. Banyak faktor pemicu kecemasan contohnya kondisi kesehatan, masa depan, pekerjaan, dan hubungan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran tingkat kecemasan pada penderita diabetes mellitus tipe-II. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan kuisioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS/ZRAS) yang terdiri dari 20 pertanyaan. Hasil penelitian menyatakan bahwa gambaran tingkat kecemasan berpengaruh pada penderita diabetes mellitus tipe-II dengan nilai likelihood ratio sebesar 0.005 < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan tingkat ringan lebih banyak dirasakan pada penderita diabetes melitus tipe-II.
Hubungan Ibu Pekerja dengan Perkembangan Anak Balita Usia 3-59 Bulan di Wilayah Kerja Posyandu 1 Banyu Biru Mauk dengan Menggunakan Kuesioner Praskrining Perkembangan (KPSP) Dewi Novita Sari; Salsabil Nadiyyah, Salsabil; Indriyati, Leli Hesti
Sanus Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/sanus.v5i2.14491

Abstract

Penelitian ini melihat hubungan antara ibu pekerja dengan perkembangan balita usia 3-59 bulan dengan menggunakan Kuesioner Praskrining Perkembangan (KPSP) yang dilakukan pada bulan Januari 2022 sampai April 2022 di Posyandu 1 Banyu Biru Mauk. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 48 orang ibu yang terdiri atas ibu rumah tangga dan ibu pekerja. Hasil penelitian didapatkan sebanyak tiga dari 48 balita (6%), mengalami perkembangan terlambat. Berdasarkan hasil penelitian tidak didapatkan hubungan antara ibu pekerja dengan keterlambatan perkembangan pada anak balita (p=1,000). Dari penelitian ini disarankan penelitian selanjutnya dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan menambahkan beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan
Piercing the Cognitive Fog: The Efficacy of Anemia Screening as a Predictor of Cognitive Decline in Older Adults Ujianti, Irena; Mustifah, Etty F; Indriyati, Leli Hesti
Sanus Medical Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/sanus.v7i2.15115

Abstract

Background: Iron deficiency anemia (IDA) and stunting represent critical public health burdens that disproportionately afflict millions of children globally, particularly in developing nations. While both conditions independently compromise pediatric health and developmental trajectories, emerging evidence suggests a complex, interconnected relationship between the two. Objective: This review aims to investigate the epidemiological and clinical correlation between iron deficiency anemia and the incidence of stunting in children. Furthermore, it seeks to delineate the primary etiological factors driving these conditions and propose targeted intervention strategies to mitigate the prevalence of these concomitant nutritional deficits. Methods: A comprehensive literature review was conducted to synthesize current empirical data regarding the individual impacts of IDA and stunting, with a specific focus on evaluating the synergistic relationship and shared pathways between these two overlapping conditions.   Findings: The synthesized literature reveals a significant positive correlation between chronic iron depletion and an elevated risk of stunting. Specifically, the findings demonstrate that the compromised oxygen-carrying capacity inherent in iron deficiency anemia not only impairs cognitive and motor development but also exacerbates chronic linear growth restriction, thereby accelerating the onset of stunting in pediatric populations. Significance: This review bridges a critical gap in pediatric public health by establishing that stunting and iron deficiency anemia are deeply interconnected pathophysiological conditions rather than isolated nutritional deficits. Practically, it provides a crucial, evidence-based framework for healthcare policymakers and clinicians to design integrated, multifaceted nutritional interventions, ultimately shifting the clinical focus from single-nutrient supplementation to comprehensive, early-childhood developmental strategies.