Hendrawani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI KOMPETENSI LITERASI SAINS CALON GURU KIMIA Suryati; Yusran Khery; Nufida, Bq. Asma; Hendrawani; Rahayu, Sri
Jurnal Zarah Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v8i1.1450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek kompetensi literasi sains calon guru kimia. Ada tiga kompetensi yaitu: menjelaskan fenomena sains, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian terdiri dari 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan kimia, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IKIP Mataram, Indonesia. Data Literasi Sains dikumpulkan dengan menggunakan soal tes kimia dasar yang digunakan oleh dosen pengampu mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketercapian literasi sains calon guru kimia pada kompetensi menjelaskan fenomena sains sebesar 52,5% dengan kategori kurang, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah sebesar 52% dengan kategori kurang, dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah sebesar 40% dengan kategori sangat kurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa calon guru kimia memiliki kompetensi literasi sains yang rendah (48,2%).
Integrating Sukarara Traditional Weaving into Chemistry Education: Impact on Students' Cultural Literacy and Critical Thinking Skills: English Astuti, Mei Dewi; Hendrawani; Khaeruman
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v14i1.19331

Abstract

Chemistry is often perceived by students as an abstract science disconnected from their cultural heritage. In Lombok, the traditional weaving craft of Sukarara Village contains rich chemical principles, particularly in natural dyeing and mordanting processes. This study aims to investigate the relationship between students' critical thinking perceptions and their cultural literacy within the context of Sukarara’s ethno-chemistry. A quantitative correlational design was employed, involving 47 high school students. Data were collected using validated questionnaires for critical thinking (Cronbach’s Alpha = 0.750) and cultural literacy (Cronbach’s Alpha = 0.824), which integrated local wisdom indicators from Sukarara weaving. Data analysis using Pearson Product-Moment Correlation revealed a weak negative correlation (r = -0.249) with a significance value of 0.092 (p > 0.05). Furthermore, simple linear regression analysis confirmed that critical thinking did not significantly influence cultural literacy (t = -1.723, p = 0.092). These findings highlight a "literacy paradox," where students' general critical thinking abilities do not automatically translate into an understanding of the chemical principles embedded in their cultural heritage. The study concludes that fostering cultural literacy requires explicit pedagogical integration and specialized ethno-chemistry modules rather than relying solely on general cognitive skills.