Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

DESAIN TRAFO DAYA MENGGUNAKAN STUDI MINYAK BIODEGRADABLE UNTUK KEBERLANJUTAN Indarto, Agus; Bohra, Arunkumar; Wahyudi, Slamet; Dharmanto, Asep
Jurnal Media Elektro Vol 13 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v13i2.18316

Abstract

To achieve net carbon zero in the electrical transmission and distribution industry, advancements in design, manufacturing, and materials are essential, particularly for power transformers. Traditional mineral oil, used for insulation and cooling, poses environmental challenges due to its non-biodegradability, low fire point, and lack of eco-friendliness. Alternative insulating fluids, both synthetic and natural esters, offer improved fire safety and environmental compatibility. Recent research has enhanced understanding of ester fluids' electrical, thermal, and chemical properties, yet adoption is hindered by limited research, unestablished testing methods, and experience. This study explores the design and manufacturing challenges of power transformers using ester insulating oil compared to those filled with mineral oil, focusing on weight, dimensions, cost, and the impact of smart monitoring systems on performance, longevity, maintenance, and reliability. The study also examines the influence of renewable energy and micro-grids on the design and manufacturing of ester oil-filled transformers. This comparison aims to guide both customers and manufacturers in evaluating the suitability of ester-filled transformers for specific applications, ultimately contributing to more informed decision-making and advancing the industry's sustainability goals.
Pelatihan Mengelas Bagi Karang Taruna dan Remaja Putus Sekolah Di Kecamatan Cileungsi Dharmanto, Asep; Saepudin, Asep; Sholih, Hilman; Pracoyo, Wisnu; Arso, Wilarso
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5730.102 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v1i2.2889

Abstract

Peningkatan Sumber Daya Manusia harus terus di tingkatkan terutama di bidang pendidikan non formal. Peningkatan keahlian di dunia industri cenderung perkembangannya cukup pesat, jika SDM tidak dibekali dengan kemampuan soft skill dan hard skill akan menurunkan kemampuan bersaing di industri. Ini yang akan menjadi beban mereka, yang tentunya sangat dibutuhkan oleh pemuda-pemuda dengan kemauan berkembang untuk meningkatkan hard skil dan soft skill. Diadakan pelatihan ini, salah satu program Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi yang bertujuan meningkatkan kualitas pemuda-pemuda yang ada di lingkungan Sekolah Tinggi Teknik Muhammadiyah Cileungsi dan sekitarnya. Sedangkan di dalam lingkungan industry meningkatkan SDM untuk bersaing dalam kualitas pengelasan dan meningkatkan kualitas produk, serta menjalin hubungan baik antara perguruan tinggi dan masyarakat sekitar industry. Pelatihan pengelasan yang sangat di butuhkan, wirausaha, industri maupun di proyek. Bidang hard skill melalui adanya pelatihan ini, dapat membantu kesulitan- kesulitan pemuda-pemuda di wilayah Cileungsi dalam dunia industri dan upaya untuk menambah kemampuan bidang ketrampilan pengelasan dengan kerjasama antara STTMC dengan PT. CG Power Indonesia. Serta akhir sesi pelatihan diberikan 1 perlengkapan alat las untuk pemuda karang taruna yang mengikuti pelatihan, untuk daerahnya masing-masing
Trafo daya menggunakan minyak isolasi yang dapat terurai secara biologis Indarto, Agus; Bohra, Arunkumar; Wahyudi, Slamet; Dharmanto, Asep
Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik Vol. 2 No. 2 (2023): Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/hexatech.v2i2.892

Abstract

Desain, proses manufaktur, dan teknologi material baru yang ramah lingkungan diadopsi oleh industri transmisi dan distribusi listrik karena meningkatnya permintaan untuk emisi karbon nol untuk mencapai praktik berkelanjutan dan melindungi lingkungan dengan lebih baik. Trafo daya memainkan peran penting dalam sistem transmisi dan distribusi. Meningkatkan dampak lingkungan dari transformator daya dimungkinkan karena sifat-sifatnya, seperti keamanan kebakaran yang lebih tinggi, bahan yang dapat terurai secara hayati atau dapat didaur ulang, dan pemanfaatan aset yang optimal. Studi yang lebih baru telah membantu produsen untuk lebih memahami sifat listrik, termal, dan kimiawi cairan ester. Studi ini meneliti desain transformator daya yang menggunakan minyak isolasi biodegradable (berbasis ester) dan membandingkan desainnya dengan yang menggunakan minyak mineral dengan peringkat yang sama. Metodologi yang digunakan adalah studi kasus desain pendingin udara 60MVA 275/33 kV dan studi perbandingan dengan desain oli mineral. Perbandingan antara transformator dan transformator yang diisi dengan oli mineral konvensional didasarkan pada pendinginan, dielektrik, dan dimensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendinginan membutuhkan kapasitas yang lebih besar serta dimensi transformator daya. Desain dielektrik tidak memiliki perbedaan yang signifikan di antara keduanya.
Kontrol Sistem Water Loop Untuk Pendingin Showcase Makanan dan Minuman Wilarso, Wilarso; Fitriaji, Abdul Azis; Saepudin, Asep; Dharmanto, Asep
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5734

Abstract

Dalam artikel ini, sistem pendingin pada bagian pengubah zat refrigerant berbentuk gas ke bentuk cair telah dimodifikasi yang dimana siklus tersebut terjadi pada unit PHE (Plate Heat Exchanger) dengan dilakukanya proses putaran air. Sistem water loop ini merupakan perubahan dari sistem pada umumnya. Dimana siklus air digabungkan dengan sistem pendingin menggunakan kompresor berkecepatan variabel. Untuk unit PHE (Plate Heat Exchanger) memiliki fungsi dimana fluida gas yang bertekanan tinggi akan mengalami proses pertukaran kalor oleh putaran air secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan terhadap 2 unit showcase yang berbeda tipe secara observasi, dengan mengamati pada saat uji coba tes running di PT.XYZ. Selanjutnya dilakukan perbandingan hasil dari penelitian yang menggunakan sistem water loop dengan sistem pendingin pada umumnya melalui data. Berdasarkan dari hasil penelitian bahwa penggunaan sistem water loop, unit menjadi lebih terdistribusi, penggunaan pipa tembaga lebih sederhana, menghemat zat refrigeran, dan mengurangi kebisingan. Lalu pada hasil uji tes running didapat hasil suhu mencapai target yaitu -0,1 dengan daya 1,0255 KW pada showcase pertama, dan nilai suhu mencapai -21dengan daya 1,3695 Kw pada showcase kedua, dengan waktu yang berbeda
Sweep Frequency Response Analysis for Assessment Deformation Core at Power Transformer Wilarso, Wilarso; Saepudin, Asep; Sholih, Hilman; Dharmanto, Asep
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v6i2.156

Abstract

SFRA (Sweep Frequency Response Analysis) is a transportation test where one of the purposes of this test is to ensure that the core of the power transformer does not shift due to the journey from the factory to the field. The SFRA testing is divided into 4 frequency range areas from 20 Hz to 20 MHz and this research is focused on the frequency range below 2 KHz, based on experience at this frequency to check transformer core problems and specific failures in shifting power transformer cores. Based on the comparison results of SFRA testing carried out at the power transformer factory during the FAT (Factory Assessment Test) with testing in the field during the first SAT (Site Assessment Test) and with the second SAT testing, there are differences in the frequency area below 2 KHz, this shows that there is a problem in the area power transformer core, before drawing a final conclusion that there is a problem or deformation in the transformer core, you must look at the results of other tests carried out in the field such as ratio test, winding resistance test, tangent delta test, excitation current test, insulation resistance (megger test). ) winding and core-frame as well as impact recorder data during the journey from the factory to the field. If all other field test results are good then the power transformer is still in good condition and ready to operate and the difference in the graph at a frequency of less than 2 KHz in the SFRA test during SAT compared to when FAT is likely to be caused by residual magnetism that is still on the core side due to testing. DC before or. Residual magnetism can occur due to static electrical phenomena due to the oil purification process or due to the induction effect of the network grounding system where the power transformer is placed