Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dengan Perilaku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pekan Heran Tahun 2023 Afrinda Novela; Yopi Wulandhari; putri, anjeli ratih syamlingga
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Untuk mengetahui Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Pekan Heran. Adapun metode yang digunakan adalah metode analitik dengan teknik pengambilan sampel yang yaitu accidental sampling dengan jumlah responden 74 ibu hamil. Hasil penelitian mengenai hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas pekan didapatkan hasil ibu hamil yang berpengetahuan cukup sebanyak 47,3%, berpengetahuan kurang sebanyak 40,5%, berpengetahuan baik sebanyak 12,2%. Hasil pengukuran pencegahan anemia pada ibu hamil didapatkan hasil yang tidak melakukan pencegahan anemia pada ibu hamil sebanyak 73%, sedangkan yang melakukan pencegahan anemia pada ibu hamil sebanyak 27%.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Desa Sukajadi Bahriyah, Fitriyani; Izzawati Arlis; Monifa Putri; Restianingsih Putri Rahayu; Anjeli Ratih Syamlingga Putri
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian khusus di Indonesia adalah status gizi balita. Masalah gizi merupakan salah satu aspek penting yang menjadi tolak ukur derajad kesehatan masyarakat. Kualitas sumberdaya masyarakat dimasa yang akan datang dipengaruhi oleh status gizi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Seluruh balita di Desa Sukajadi Kecamatan Lirik tahun 2023 dijadikan sampel dalam penelitian dengan jumlah 66 balita. Penelitian ini menggunakan data skunder berdasarkan hasil survey praktik kerja lapangan (PKL). Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai P value dari beberapa faktor yang diteliti, yaitu usia (0,803), pendidikan (0,537), paritas (0,122), jenis kelamin (0,294), imunisasi (0,224) dan lingkungan (0,601). Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa tidak ada faktor yang berhubungan dengan status gizi balita.
Patriarki dan Anxiety Pada Ibu yang Memiliki Restianingsih Putri Rahayu; Fitriyani Bahriyah; Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Izzawati Arlis; Monifa Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i1.21439

Abstract

Mothers are considered a population vulnerable to mental health problems, including anxiety. Within the socio-cultural context of Indonesia, patriarchal systems remain deeply entrenched and may contribute to an increased psychological burden among mothers. This study aimed to examine the relationship between the patriarchal system and maternal anxiety. A quantitative study with an analytic approach was conducted involving 37 mothers. The patriarchal system was examined as the independent variable, while anxiety levels were measured using the Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Data were analysed using Spearman’s rank correlation. The findings indicated a positive correlation between the patriarchal system and maternal anxiety (r = 0.232), suggesting that higher exposure to patriarchal norms was associated with higher levels of anxiety. However, this association did not reach statistical significance. These findings suggest that patriarchy may represent a psychosocial factor related to maternal anxiety and underscore the importance of considering social support and maternal mental well-being within the family context.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dengan Perilaku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pekan Heran Tahun 2023 Afrinda Novela; Yopi Wulandhari; anjeli ratih syamlingga putri
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Untuk mengetahui Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Pekan Heran. Adapun metode yang digunakan adalah metode analitik dengan teknik pengambilan sampel yang yaitu accidental sampling dengan jumlah responden 74 ibu hamil. Hasil penelitian mengenai hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas pekan didapatkan hasil ibu hamil yang berpengetahuan cukup sebanyak 47,3%, berpengetahuan kurang sebanyak 40,5%, berpengetahuan baik sebanyak 12,2%. Hasil pengukuran pencegahan anemia pada ibu hamil didapatkan hasil yang tidak melakukan pencegahan anemia pada ibu hamil sebanyak 73%, sedangkan yang melakukan pencegahan anemia pada ibu hamil sebanyak 27%.
Patriarchal System And Stress Levels In Mothers With Toddlers Restianingsih Putri Rahayu; Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Fitriyani Bahriyah; Arlis; Monifa Putri
Afiyatun Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 1 (2025): December
Publisher : PT. Edukasi Ahmad Kirang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Women who perform their duties as wives within a patriarchal system are responsible for household management, which can make women one of the groups vulnerable to mental disorders, especially stress. This research is important to conduct in order to examine the relationship between the patriarchal system and stress levels in mothers with toddlers, as an effort to broaden the understanding of social determinants of maternal mental health and provide a basis for family-based psychosocial interventions. Methods: This study uses a quantitative method with a cross-sectional approach. The population of this study consisted of 37 mothers who have toddlers. This study uses a bivariate test, namely the Mann-Whitney test. Results: The bivariate analysis using the Mann-Whitney test showed no significant difference in stress levels, with a significance value of 0.124. Conclusion: In conclusion, research on the patriarchal system and stress levels in mothers with toddlers indicates that, descriptively, mothers living in a patriarchal system tend to have higher stress levels compared to mothers who do not live in a patriarchal system. However, the results of the Mann–Whitney U test show that the difference in stress levels between the two groups is not statistically significan.   ABSTRAK Latar Belakang: Wanita yang menjalankan tugasnya sebagai istri dalam sistem patriarki merupakan penanggung jawab rumah tangga, hal ini dapat menyebabkan wanita menjadi salah satu golongan yang rentan menderita gangguan mental, terutama stress. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji hubungan antara sistem patriarki dan tingkat stres pada ibu yang memiliki balita, sebagai upaya memperluas pemahaman mengenai determinan sosial kesehatan mental ibu serta memberikan dasar bagi intervensi psikososial berbasis keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki bayi balita sebanyak 37 orang. Penelitian ini menggunakan uji bivariat yaitu Mann-Whitney. Hasil: Hasil analisis Bivariat dengan menggunakan Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat stress yang signifikan dengan nilai Sig 0,124. Kesimpulan: Kesimpulannya, penelitian mengenai sistem patriarki dan tingkat stres pada ibu yang memiliki balita, dapat disimpulkan bahwa secara deskriptif ibu yang hidup dalam sistem patriarki cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan ibu yang tidak hidup dalam sistem patriarki. Namun, hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan bahwa perbedaan tingkat stres antara kedua kelompok tersebut tidak signifikan secara statistik.