Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar matematika yang dicapai siswa belum maksimal berdasarkan data yang didapat 80% siswa kelas V masih mendapatkan nilai kurang dari KKM yaitu 71, selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas V mengatakan kurangnya minat siswa dalam kegiatan pembelajaran matematika. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran ADDIE efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Sidorejo 02? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektif atau tidaknya model pembelajaran ADDIE efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Sidorejo 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk True Eksperimental Design dengan jenis Pretest-Posttest Control Group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri Banyubiru 01 Kabupaten Semarang 2018/2019. Sampel yang diambil adalah 50 siswa yang terdiri dari siswa kelas VA berjumlah 25 siswa dan siswa kelas VB berjumlah 25 dengan teknik sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas dengan Ltabel= 0,173, diperoleh normalitas akhir dengan L0=0,1596. Karena Lo < Ltabel maka hasil H0 diterima dan data berasal dari distribusi normal. Selanjutnya perhitungan uji t hasil belajar thitung lebih besar dari ttabel (2,957> 1,675) maka H0 ditolak. Artinya terdapat perbedaan nilai hasil belajar lebih baik antara sebelum (pretest) dan sesudah (post-test) yang menggunakan model pembelajaran ADDIE. Jadi model pembelajaran ADDIE efektif terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V SD Negeri Sidorejo 02. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah model pembelajaran ADDIE dapat meningkatkan hasil belajar siswa, oleh karena itu guru perlu menerapkan model pembelajaran ADDIE dengan baik agar siswa lebih semangat dan antusias dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar.Â