Octarino, Christian Nindyaputra
Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Konsep Pengembangan Pertanian Pangan Modern Berkelanjutan di Kabupaten Sleman Michelle, Michelle; Manurung, Parmonangan; Octarino, Christian Nindyaputra
Jurnal Linears Vol 6, No 1 (2023): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v6i1.10736

Abstract

Sektor pertanian Indonesia memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di era globalisasi. Potensi besar yang dimiliki sektor pertanian Indonesia tersebar diberbagai wilayah, salah satunya ialah Kabupaten Sleman. Penerapan teknologi pertanian modern terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing pertanian, namun tidak terlepas dengan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap lingkungan, seperti penurunan mutu lahan. Sehingga diperlukan adanya implementasi pertanian modern berkelanjutan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pengembangan pertanian pangan modern berkelanjutan, sebagai fasilitas penunjang untuk menciptakan inovasi teknologi pertanian, ramah lingkungan, dengan menerapkan beberapa prinsip desain dari konsep zero energy building (ZEB). Metode penelitian berupa gabungan eksperimen berbasis simulasi dan deskriptif kuantitatif, dengan tingkat kebutuhan energi bangunan sebagai parameter pengukuran yang mempertimbangkan iklim mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi desain pasif mampu menekan kebutuhan energi bangunan, dan pengoptimalan sumber energi alternatif turut mendukung dalam menciptakan bangunan dengan tingkat ketergantungan rendah terhadap pusat sistem energi (listrik dan air). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan prinsip desain pada konsep ZEB, berupa efisiensi energi dan pemanfaatan sumber energi terbarukan, bangunan dapat menunjang upaya pengembangan pertanian pangan modern berkelanjutan.
Karakteristik Iklim Mikro di Ruang Publik Studi Kasus: Jalur Pedestrian Malioboro, Yogyakarta Christian Nindyaputra Octarino; Adimas Kristiadi
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 1, Nomor 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.7

Abstract

Ruang publik merupakan salah satu elemen penting dalam suatu wilayah perkotaan. Ruang ini menjadi wadah beragam aktivitas manusia, sehingga perlu diperhatikan kualitasnya agar dapat memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Salah satu aspek kenyamanan yang harus dicapai adalah kenyamanan termal, yang akan berkaitan langsung dengan iklim mikro kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik iklim mikro pada area jalur pedestrian Malioboro yang sudah mengalami revitalisasi, yang akan berdampak pada kenyamanan termal manusia yang beraktivitas. Karakter dan kualitas iklim mikro dapat diketahui melalui pengukuranlapangan kemudian dikaitkan dengan elemen-elemen pembentuk ruang luar seperti; material permukaan, objek 3 dimensi, vegetasi, dll. Hal tersebut bertujuan untuk menganalisis performa ruang publik dalam memberikan kenyamanan termal dan juga mengetahui korelasi antara elemen pembentuk ruang luar dengan karakter iklim mikro yang terbentuk. Hasilnya akan digunakan untuk merumuskan tipologi ruang kota yang mampu memberikan tingkat kenyamanan termal pengunjung yang optimal.