Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Faktor Budaya Terhadap Kesadaran Masyarakat Dalam Mengatasi Masalah Buang Air Besar Sembarangan: Literature Review Indrayadi, Indrayadi; Yuhansyah, Yuhansyah; Asih, Hastin Atas
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1252

Abstract

Buang air besar sembarangan merupakan isu global yang menyebabkan konsekuensi negatif yang serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam pemahaman faktor budaya yang mempengaruhi kesadaran masyarakat tentang sanitasi serta merumuskan strategi tindakan yang sesuai berdasarkan temuan dari sistematic literature review. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan systematic literature review. Sumber literatur diperoleh dari pengindek seperti DOAJ, SCOPUS, dan Google Scholar dengan interval tahun penerbitan antara 2013 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal, lembaga sosial, dan interaksi antara budaya lokal dan global memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran dan perilaku masyarakat terkait sanitasi. Faktor-faktor budaya seperti norma, nilai, dan kepercayaan, serta lembaga sosial seperti keluarga, pendidikan, dan bisnis, memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk persepsi dan praktik sanitasi. Selain itu, interaksi antara budaya lokal dan global juga mempengaruhi kesadaran masyarakat terhadap sanitasi yang layak, sementara perbedaan budaya regional memengaruhi implementasi kebijakan sanitasi di tingkat lokal. Kesadaran masyarakat dalam melaksanakan program sanitasi juga dipengaruhi oleh pengetahuan kontekstual, manajerial, dan teknis. Temuan ini memberikan landasan untuk merumuskan strategi tindakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengatasi masalah buang air besar sembarangan, dengan memperhatikan faktor budaya yang relevan.