Alexander, Martinus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Harapan, Komitmen dan Panggilan Guru Agama Katolik Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Malang Alexander, Martinus; Sukatno, Albertus; Paska, Paskalis I Nyoman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 4 (2021): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.766 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i4.536

Abstract

Saat ini, dunia mengalami kehawatiraan dengan dilanda penyakit berbahaya termasuk Indonesia yang dilanda penyakit virus berbahaya yaitu Corona Virus Disease atau Covid-19 yang menyerang semua orang di dunia secara tiba-tiba, dan menyebar cepat secara luas. Guru mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran, terutama terkait proses pembelajaran di masa pandemi covid-19 karena Guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) merupakan seorang pendidik yang dipanggil oleh Tuhan untuk melaksanakan tugasnya dengan sungguh- sungguh dengan memiliki komitmen dan harpan, demi pertumbuhan dan perkembangan hidup para peserta didik sebagai orang yang beriman. Artikel ini akan memngupas atau menguraikan secara mendalam tentang Harapan, Komitmen Dan Panggilan Guru Agama Katolik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Malang. dalam penekannyan guru agama katolik di masa pandemi covid-19 harus memiliki komitmen, harapan dan panggilan secara istimwa yang dijwai oleh semangat akan pelayanan dengan menjadi guru pendidik dan petugas pastoral yang memiliki motivasi, inovasi dan kreativias ditengah kesulitan dalam memberikan pembeljaran yang semkaksimal mungkin karena melalui semngat akan pelayanan seorang guru agama katolik melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan sungguh-sungguh yang berpegang teguh pada guru sejati yaitu Yesus Kristus.
Peran Keluarga Muda Katolik Dalam Membangun Keharmonisan Keluarga Derung, Teresia Noiman; Alexander, Martinus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran keluarga muda katolik dalam membangun keharmonisan keluarga sangat diperlukan jaman ini. Keluarga sebagai Gereja kecil dibina dengan serius agar tercapai kebahagiaan, seperti yang tercantum dalam tujuan perkawinan. Keharmonisan dapat terjalin apabila pasangan yang akan menikah memiliki kesiapan baik secara fisik maupun mental. Satu hal yang menjadi tolok ukur secara fisik adalah usia laki-laki dan perempuan saat menikah sesuai dengan ketentuan Gereja dan pemerintah. Kenyataan yang terjadi di Stasi Santo Yohanes Pimping banyak keluarga katolik yang menikah muda atau menikah di bawah umur. Ada banyak faktor yang menyebabkan nikah muda yaitu ekonomi keluarga, hamil di luar nikah, budaya nikah muda, dan kurangnya pendidikan iman dalam keluarga. Dampak atau masalah yang terjadi dalam keluarga muda di Stasi Santo Yohanes Pimping yaitu kehidupan ekonomi keluarga dalam kemiskinan, perselingkuhan, anak terbengkalai, dan perceraiaan. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran keluarga muda katolik dalam membangun keharmonisan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran keluarga muda katolik dalam membangun keharmonisan keluarga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisa penelitian menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah; dalam mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, hanya suami yang mencari nafkah. Memberikan kasih sayang juga sulit dilakukan karena jarak yang tidak memungkinkan. Mempertahakan kejujuran juga sulit dilakukan oleh suami istri karena mereka sering mengalami kesepian. Indikator terakhir adalah komunikasi yang jarang dilakukan oleh pasangan karena jarak suami-istri yang berjauhan. Kenyataan ini menjadikan keluarga sulit untuk hidup dalam keharmonisan.