Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMBENTUKAN KOPERASI PERTANIAN SYARIAH DI JAWA TENGAH: PENDEKATAN ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) Pujiyono, Arif; Susanta Nugraha, Hari
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian di Jawa Tengah memiliki potensi yang besar ditinjau dari nilai produk, penyerapan tenaga kerja danpenerimaan devisa. Potensi ini ternyata tidak didukung dengan sistem kelembagaan termasuk keuangan. Koperasiyang selama ini sebagai lembaga soko guru perekonomian dan dekat dengan petani ternyata juga tidak berperanmaksimaL dalam mendukung pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan strategipembentukan koperasi pertanian syariah di di Jawa Tengah dan skim pembiayaan yang paling tepat untuk sektorpertanian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode Analytical Network Process(ANP). Hasil analisis metode ANP menunjukkan bahwa strategi pembentukan koperasi pertanian syariah di JawaTengah menghasilkan empat aspek utama, yaitu aspek manajemen, sumber daya manusia, regulasi pemerintah dansosialisasi. Aspek sumber daya manusia menjadi prioritas utama dengan hasil perbandingan berpasangan(Pairwise Comparison) dengan nilai rata-rata sebesar 0,3512, diikuti dengan aspek sumber daya manusia dengannilai rata-rata 0,2506, aspek sosialisasi dengan nilai rata-rata 0,2037 dan terakhir aspek regulasi pemerintahdengan nilai rata-rata 0,0604. Adapun strategi pembentukan koperasi syariah yang paling tepat untuk diterapkanadalah melalui peningkatan pengelolaan manajemen koperas dengan nilai rata-rata sebesar 0,3240, diikuti denganpeningkatan kualitas sumber daya manusia dengan nilai rata-rata sebesar 0,3223, peningkatan dukungan regulasipemerintah dengan nilai rata-rata sebesar 0,2385 dan terakhir peningkatan sosialisasi pentingnya koperasipertanian syariah dengan nilai rata-rata sebesar 0,1149. Adapun skim pembiayaan yang dapat diberikan secarabertahap dan sesuai dengan permasalahan petani adalah qordul hasan, qord, murabahan bi staman ajal,murabahah, salam/istishna, musyarakah dan mudharabah.Kata Kunci: pembangunan pertanian, koperasi pertanian syariah, analytical network process (ANP), pembiayaan
Analisis Beban Kerja dan Lingkungan Kerja dalam Pencapaian Target pada Kinerja Karyawan Bank Jateng: Studi Kasus pada Bank Jateng Cabang Metro Widhi Hapsari, Ratih Amalia; Listyorini, Sari; Susanta Nugraha, Hari
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 5 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i5.11773

Abstract

Employee performance is a key pillar in determining operational success and the quality of banking services. However, an unbalanced workload and a less-than-conducive work environment often trigger stress and reduce productivity. Therefore, this study aims to analyze the role of workload and the work environment in achieving employee performance targets at Bank Jateng Metro Branch. This study used a descriptive qualitative method, collecting data through observation, interviews, and documentation studies. The results show that proportional workload management—adjusted to the capacity and availability of human resources—has been proven to increase the effectiveness of optimal task completion. Furthermore, a conducive work environment, both physical and non-physical, significantly increases employee comfort and motivation. This study also identified variations in performance achievement between divisions influenced by job characteristics, task complexity, and the availability of supporting facilities. In conclusion, sustainable improvement in employee performance achievement depends heavily on balanced workload distribution, the creation of a supportive work environment, and the establishment of clear and measurable performance targets.