Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAYANAN PUBLIK DALAM KERANGKA OTONOMI DAERAH Kabir, Kabir
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menganalisis terhadap problematika dalam pelayanan public dalam kerangka otonomi daerah.Perkembangan otonomi daerah memiliki disain yang berbeda-beda dalam dekade kepemimpinan pemerintahan,mulai dari orde lama, orde baru dan reformasi. Perbedaan paradigma dan pemahaman terhadap model implementasiotonomi daerah, maka tidak terlepas dari berbedanya system pelayanan public yang terjadi. Dalam kajian ini lebihmemfokuskan perkembangan otonomi daerah dan oreantasinya pelayanan public pada masuknya masa reformasi,dimana banyak berubahnya perangkat hukum tentang penyelenngaraan pemerintahan daerah, terutama berkaitandengan peraturan perundang-undangan berkaitan dengan pemerintahan daerah. Perkembangan pola otonomi daerahyang mendasarkan kepada model pelayanan publik di daerah dan pengembangannya melalui one get service,sebagai dorongan untuk menciptakan standar pelayanan publik. Kajian ini bertujuan untuk memetakan modelpelayanan publik oleh pemerintah daerah dan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatankepustakaan (liberary reaserch).Kata Kunci : Public Service, Standar Pelayanan dan Otda.
Peran Balai Pemasyarakatan dalam Penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum: Studi KKN di BAPAS Kelas II Pekalongan Utomo, Ilham Restu; Kabir, Kabir; Riyanto, Dimas Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.541

Abstract

Balai Pemasyarakatan (BAPAS) memiliki peran penting dalam proses penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) melalui fungsi penelitian kemasyarakatan, pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran BAPAS dalam penanganan ABH serta efektivitas kegiatan sosialisasi sebagai upaya preventif terhadap tingginya angka kriminalitas anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis pengalaman Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Balai Pemasyarakatan Kelas II Pekalongan. Kegiatan utama berupa sosialisasi kepada siswa SMP Negeri 7 Pekalongan mengenai tugas dan fungsi BAPAS, dasar hukum Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), serta upaya pencegahan kriminalitas anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya perlindungan hukum dan peran BAPAS dalam pembinaan ABH. Selain itu, sosialisasi ini mendorong partisipasi sekolah dan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial anak. Dengan demikian, kegiatan KKN ini tidak hanya meningkatkan kapasitas taruna dalam praktik bimbingan kemasyarakatan makro, tetapi juga memperkuat peran BAPAS sebagai agen preventif dalam menekan angka kriminalitas anak.