Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PROSES DAKWAH TENTANG SHOLAT PADA ANAK-ANAK PONDOK SOSIAL (PONSOS) DI KECAMATAN KEPUTIH SUKOLILO SURABAYA Rudi Trianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2019): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan ketertarikan peneliti ketika aktif menjadi sukarelawan Pusat Pendidikan Anak Sholeh (PPAS) Hidayatullah dan bertugas mengajar dan membina anak-anak di Pondok Sosial (Ponsos) Keputih. Ketertarikan peneliti lebih didasarkan pada bentuk-bentuk program yang dicanangkan oleh lembaga ini dalam melakukan pembinaan mental spiritual dan keagamaan masyarakat sekitarnya, yang sebagian besar adalah masyarakat penggiran yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPAS) Keputih. Hal lain yang menjadi alasan peneliti melakukan penelitian ini adalah antusiasme para orang tua dalam mengikuti program pembinaan keagamaan, khususnya bagi anak-anak mereka. Wujud nyata pembinaan keagamaan yang dilakukan oleh PPAS Hidayatullah Surabaya di Ponsos bagi anak-anak adalah program pemberantasan buta huruf arab dengan mengadakan dan membuka kelas mengaji Iqra?, mengaji Al-Qur?an, dan bimbingan sholat atau semacam kelas pesantren. Hal yang paling menarik dalam program pembinaan ini adalah penekanan pada pemahaman keislaman bagi anak-anak peserta didik, terutama adalah pelaksanaan sholat lima waktu dan baca tulis ayat-ayat Al-Qur?an. Berkenaan dengan proses dakwah pada anak-anak  Ponsos Keputih, PPAS Hidayatullah Surabaya telah mempunyai perencanaan yang matang dalam mencapai dan mewujudkan tujuan-tujuannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses dakwah tentang sholat pada anak-anak Ponsos Keputih adalah melalui penyampaian, pengkajian, pembinaan, dan penggerakan terkait dengan ibadah sholat.
Metode Dakwah Salafy (Studi Kasus Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan, Surabaya) Rudi Trianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan ketertarikan penulis, ketika salah seorang teman peneliti memberikan keterangan perihal sepak terjang Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam menjalankan aktifitas dakwahnya. Peneliti tertarik dengan gaya berdakwah para da’i Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya. Peneliti merasa kagum dengan sifat mereka yang ikhlas dan istiqamah melakukan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, yang kebanyakan mereka adalah orang-orang yang berpendidikan (dosen, mahasiswa, dan penghuni perumahan). Masalah yang diteliti dalam skripsi yang berjudul “Metode Dakwah Salafy (Studi Kasus Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya)”, ini adalah bagaimanakah metode dakwah Salafy di Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya?. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi diri untuk meneliti metode dakwah salafy yang digunakan oleh Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam membina jamaahnya yaitu orang-orang hasil rekrutmen dari berbagai perguruan tinggi dan universitas Dalam penelitian ini, peneliti memakai pendekatan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Untuk mendapatkan data dan fakta, peneliti melakukan tinjauan lapangan (research field) dan pengamatan langsung (observasi partisipatory) dengan cara terlibat langsung mengikuti beberapa kegiatan dakwah Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya. Dalam menganalisa data dan fakta yang terkumpul, peneliti menggunakan teknik analisa data kualitatif dengan pendekatan induktif dalam menarik kesimpulan yaitu berfokus pada metode dakwah yang dijalankan Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam melakukan pembinaan terhadap jama’ahnya. Kesimpulan dari penelitian ini, berupa metode dakwah Salafy yang digunakan oleh Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam membina jamaahnya adalah
Aktifitas Hubungan Masyarakat (humas) dalam Pemasaran SD Luqman al-Hakim Surabaya Rudi Trianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humas merupakan salah satu bagian dari manajemen sekolah. Tugas dan fungsi humas sangatlah penting dan strategis, terutama dalam hal penyampaian informasi baik tentang kemajuan sekolah maupun dalam mendukung pemasaran sekolah. Aktifitas humas dalam ikut sert memasarkan sebuah lembaga pendidikan merupakan sebuah proses sosial dan manajerial dalam mewujudkan tujuan sekolah. Proses ini berupa penciptaan penawaran dan pertukaran produk yang bernilai dengan pihak lain dalam bidang pendidikan. Tujuan aktifitas humas dalam pemasaran sekolah selain menciptakan citra positif juga mendapatkan penerimaan masyarakat terutama rekruitmen penerimaan siswa baru. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana aktifitas hubungan masyarakat (humas) dalam pemasaran SD Luqman Al Hakim Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian untuk memahami subyek penelitian berupa perilaku, persepsi, motivasi, tindalan dan lain-lain secara holistik. Pendekatan deskriptif merupakan penggambaran tentang suatu variabel, gejala atau keadaan. Simpulan dalam penelitian ini, aktiftas humas dalam memasarkan sekolah adalah diawali dengan riset fase, srategi fase, dan tactic fase. Adapun aktifitas humasnya berupa mendokumentasikan kegiatan sekolah, mempublikasikan kegiatan, melibatkan seluruh civitas sekolah, SDM dan unsur sekolah dalam upaya pemasaran sekolah. Bentuk aktifitas humas lainnya melalui penyampaian informasi melalui media seperti website sekolah, media sosial sekolah meliputi fanpage, Instagram, channel Youtube, E-mail, dan telepon. Strategi humas marketing dalam pemasaran dan mempromosikan sekolah dilakukan dengan cara penyebaran brosur, promosi dari mulut ke mulut, menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan terkait.
Komunikasi Pemasaran Melalui Media Sosial (Studi Kasus Di SD Luqman Al Hakim Surabaya) Rudi Trianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9 No 2 (2021): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan gambaran tentang komunikasi pemasaran sekolah melalui media sosial di SD Luqman Al Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Manfaat media sosial dalam komunikasi pemasaran lembaga pendidikan pada era revolusi industri 4.0 dan di masa pandemi ini menjadi pilihan yang sangat tepat karena selain biayanya murah, mudah diakses, dan hampir semua kalangan menggunakannya. SD Luqman Al Hakim Surabaya merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang menerapkan komunikasi pemasaran melalui media sosial. Hal ini yang melatarbelakangi penulis melakukan penelitian lebih lanjut, tentang bagaimana implememtasi komunikasi pemasaran sekolah yang berbasis media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi pemasaran sekolah dengan media sosial di SD Luqman Al Hakim Surabaya berjalan dengan baik. Implementasi program pemasaran media sosialnya yaitu membuat tim media sosial, menyusun strategi media sosial, memproduksi dan menjadwal postingan media sosial hingga mengevaluasi konten. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyusun strategi media sosial adalah menetapkan branding sekolah yaitu Sekolah Islam Berprestasi; menentukan aplikasi media sosial yang akan dipakai yaitu Fanpage Facebook, Instagram, dan Youtube; menetapkan target atau goal; melakukan update konten dengan frekuensi stabil; menggunakan postingan foto dan video sebanyak mungkin; beriteraksi dengan pengikut media sosial sekolah; membuat hashtag atau tagar sesuai brand sekolah; dan menentukan sasaran audiens atau target pemirsa.
Teknik Komunikasi Peer educator (PE) dalam Pendampingan Pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) Rudi Trianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2021): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada dalam daftar 30 negara dengan beban penyakit Tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia dan menempati peringkat tertinggi ketiga di dunia terkait angka kejadian tuberkulosis. Pada tahun 2019 World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 845.000 penduduk Indonesia menderita TBC dengan 24.000 orang di antaranya adalah TBC Resistan Obat (TBC RO). Pendampingan pasien oleh komunitas peduli TBC RO merupakan salah satu hal penting, terutama dalam memberikan dukungan kepada pasien agar bersedia memulai pengobatan dan menyelesaikan proses pengobatan hingga sembuh. Peran peer educator (pendidik sebaya) dalam berkomunikasi, memberikan motivasi, informasi, dan edukasi menjadi kunci keberhasilan pengobatan. Penelitian ini menjelaskan tentang komunikasi yang dilakukan oleh organisasi pendamping pasien Patriot (Pejuang Anti TBC Resistan Obat) sebagai peer educator (pendidik sebaya) dalam melakukan pendampingan terhadap pasien TBC RO. Pendampingan peer educator Patriot berupa komunikasi, motivasi, informasi, dan edukasi terhadap pasien inilah yang melatarbelakangi penulis melakukan penelitian lebih dalam tentang teknik komunikasi yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik komunikasi yang dilakukan yakni komunikasi interpersonal dengan pendekatan persuasive communication dan menggunakan media komunikasi. Teknis pelaksanaan pendampingan yaitu dengan melakukan komunikasi langsung, memberikan motivasi, informasi, dan edukasi pra pengobatan, selama menjalani pengobatan, dan paska pengobatan terhadap pasien maupun keluarga.