Penelitian ini disusun berdasarkan ketertarikan peneliti ketika aktif menjadi sukarelawan Pusat Pendidikan Anak Sholeh (PPAS) Hidayatullah dan bertugas mengajar dan membina anak-anak di Pondok Sosial (Ponsos) Keputih. Ketertarikan peneliti lebih didasarkan pada bentuk-bentuk program yang dicanangkan oleh lembaga ini dalam melakukan pembinaan mental spiritual dan keagamaan masyarakat sekitarnya, yang sebagian besar adalah masyarakat penggiran yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPAS) Keputih. Hal lain yang menjadi alasan peneliti melakukan penelitian ini adalah antusiasme para orang tua dalam mengikuti program pembinaan keagamaan, khususnya bagi anak-anak mereka. Wujud nyata pembinaan keagamaan yang dilakukan oleh PPAS Hidayatullah Surabaya di Ponsos bagi anak-anak adalah program pemberantasan buta huruf arab dengan mengadakan dan membuka kelas mengaji Iqra?, mengaji Al-Qur?an, dan bimbingan sholat atau semacam kelas pesantren. Hal yang paling menarik dalam program pembinaan ini adalah penekanan pada pemahaman keislaman bagi anak-anak peserta didik, terutama adalah pelaksanaan sholat lima waktu dan baca tulis ayat-ayat Al-Qur?an. Berkenaan dengan proses dakwah pada anak-anak Ponsos Keputih, PPAS Hidayatullah Surabaya telah mempunyai perencanaan yang matang dalam mencapai dan mewujudkan tujuan-tujuannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses dakwah tentang sholat pada anak-anak Ponsos Keputih adalah melalui penyampaian, pengkajian, pembinaan, dan penggerakan terkait dengan ibadah sholat.
Copyrights © 2019