Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN KUALITAS KEPALA SEKOLAH MENUJU SEKOLAH YANG LEBIH BERKUALITAS Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2019): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah bertugas untuk melakukan pengelolaan dan pembinaan terhadap seluruh komponen sekolah melalui kegiatan administrasi, manajemen dan kepemimpinan yang sangat tergantung pada kemampuan manajerial seorang kepala sekolah.Sehubungan dengan itu, kepala sekolah berfungsi sebagai pengawas, membangun, mengoreksi dan mencari inisiatif terhadap jalannya seluruh kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Disamping itu, kepala sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan berfungsi mewujudkan hubungan manusiawi (human relationship) yang harmonis dalam rangka membina dan mengembangkan kerjasama antar personal, agar secara serempak bergerak kearah pencapaian tujuan melalui kesediaan melaksanakan tugas masing-masing secara bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab yang dalam bahasa sekarang dikemas dalam istilah profesional.  Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia tentu tidak lepas dari peran dan kepemimpinan seorang kepala sekolah sebagai top leadernya. Banyak faktor penghambat tercapainya kualitas kepemimpinan seorang kepala sekolah seperti proses pengangkatannya tidak transparan, rendahnya mental kepala sekolah yang ditandai dengan kurangnya motivasi dan semangat serta kurangnya disiplin dalam melakukan tugas dan seringnya datang terlambat, wawasan kepala sekolah yang masih sempit, malas meningkatkan kualitas diri serta banyak faktor lain yang menghambat kinerja seorang kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada lembaga yang dipimpinnya. Melihat pentingnya fungsi kepemimpinan kepala sekolah, maka usaha untuk meningkatkan kinerja yang lebih tinggi bukanlah pekerjaan mudah karena kegiatan berlangsung dalam sebuah proses panjang yang direncanakan dan diprogram secara baik pula. Untuk itu kepala sekolah harus melakukan berbegai upaya yang memungkinkan termasuk peningkatan kualitas diri agar kegiatan di sekolah dapat berlangsung dengan baik dan berkualitas.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi lembaga pendidikan di negara kita saat ini masih ada beberapa permasalahan klasik yaitu kurangnya sarana prasarana sekolah, keadaan gedung sudah rusak, mutu tenaga pendidik belum memenuhi kompetensi dan kebijakan-kebijakan kurang produktif. Disisi lain sangat menggembirakan yaitu bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat akan pentingnya pendidikan yang bermutu. Pendidikan akan mencapai tujuaanya apabila semua syarat terkait komponen pendidikan terpenuhi. Dari beberapa komponen pendidikan, yang paling berperan adalah kepala sekolah. Kepala sekolah yang bermutu akan mampu menjawab tantangan perubahan jaman yang semakin cepat. Dimasa mendatang permasalahan pendidikan semakin kompleks, sehingga menuntut kepala sekolah untuk selalu melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kompetensi seluruh komponen sekolah. Pendidikan bermutu dihasilkan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang bermutu, kepala sekolah bermutu adalah kepala sekolah yang profesional. Kepala sekolah profesional adalah yang mampu mengelola dan mengembangkan sekolah secara komprehensif (menyeluruh), oleh karena itu kepala sekolah mempunyai peran sangat penting dan strategis dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah. Atas dasar tersebut maka penulis tertarik untuk membahas tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, harapannya tulisan ini bisa bermanfaat bagi khasanah keilmuan dalam bidang kepemimpinan pendidikan.
Kepala Sekolah Dan Budaya Religius Di Sekolah Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2020): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pendidikan termasuk pendidikan akhlak merupakan kewajiban dan tanggungjawab semua pihak, baik sekolah, lingkungan masyarakat, ataupun lingkungan rumah harus secara bersamaan mengemban amanah pendidikan. Dalam konteks sekolah, pendidikan merupakan tanggungjawab kepala sekolah dan warga sekolah untuk mendidik dan membina akhlak peserta didik. Krisis akhlak yang dialami bangsa saat ini disebabkan oleh kerusakan individu-individu masyarakat yang terjadi secara kolektif sehingga menjadi budaya. Budaya inilah yang menginternal dalam sanubari masyarakat Indonesia dan menjadi karakter bangsa. Ironis, pendidikan yang menjadi tujuan mulia justru menghasilkan output yang tidak diharapkan. Seorang kepala sekolah mempunyai peran penting untuk merubah, mempengaruhi serta mempertahankkan budaya sekolah yang kuat untuk mendukung terwujudnya generasi yang berakhlak mulya. Itulah sebabnya bahwa kepala sekolah perlu berupaya untuk membangun budaya sekolah dengan disadari keyakinan dan nilai-nilai agama yang dalam tulisan ini penulis istilahkan dengan budaya religius. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memaparkan kajian kepala sekolah dan budaya religius di sekolah. Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku dan jurnal penelitian. Istilah budaya religius dalam tulisan ini penulis asumsikan sama dengan budaya islami karena itu dalam tulisan ini memadukan dua istilah tersebut.
Perilaku Pemimpin, Keterampilan Manajerial dan Kinerja Guru Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2021): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku pemimpin akan menentukan mutu sebuah institusi terlebih lembaga pendidikan. Perilaku pemimpin akan menjadi teladan dan mampu memotivasi para bawahan untuk selalu mengikuti dan meningkatkan kualitasnya. Aspek penting dari peran kepemimpinan dalam sekolah adalah bagaimana memberdayakan para guru dan memberikan wewenang yang luas untuk meningkatkan kompetensinya, sehingga kinerjanya bisa maksimal. Perilaku kepemimpinan adalah salah satu faktor yang dapat memotivasi guru dalam meningkatkan kinerjanya. Faktor lain yang mungkin bisa mempengaruhi peningkatan kinerja guru adalah keterampilan manajerial. Pemimpin sebagai top manqjer bertanggung jawab terhadap kualitas mutu yang ada di lembaganya, keterampilan manajer yang diperlukan adalah keterampilan teknis, keterampilan manusiawi, dan konseptual. Keterampilan manajerial diperlukan untuk mempertahankan eksistensi lembaga, disamping usaha-usaha untuk peningkatan mutu lembaga. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memaparkan kajian perilaku kepemimpinan, keterampilan manajerial dan implikasinya bagi kinerja guru. Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku, hasil penelitian dan jurnal. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi pemerhati yang tertarik mengkaji tentang kepemimpinan dan keterampilan manajer.
Kepimpinan Kepala Sekolah Dalam Membangun Budaya Religius Di SD Luqman Al Hakim Surabaya Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2021): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan keberhasilann kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya religius di SD Luqman al Hakim Surabaya. Untuk itu tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kepala sekolah yang berminat untuk menerapkan budaya religius disekolahnya atau bagi para pemerhati yang tertarik mengkaji tentang budaya. Penulis memilih SD Luqman al Hakim Surabaya karena sekolah ini merupakan salah satu sekolah percontohan dalam prestasi dan pendidikan akhlak untuk SD di bawah naungan pondok pesantren Hidayatullah di wilayah Jawa Timur dan Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena penulis berupaya untuk mendeskripsikan keberhasilan kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya religius di SD Luqman al Hakim Surabaya. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan melakukan pengamatan langsung penerapan budaya religius di SD Luqman al Hakim.