Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Gender terhadap Hasil Pengobatan TB-HIV di Lingkungan Pelayanan Kesehatan Primer Perkotaan Indonesia Yuliana; Khalif, Muhammad Idham; Devita, Arleen; Machrumnizar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4148

Abstract

Tuberkulosis (TB) dan human immunodeficiency virusĀ  (HIV) merupakan epidemi yang saling terkait, namun pengaruh gender terhadap luaran pengobatan di layanan kesehatan primer di Asia Tenggara masih kurang dipahami. Penelitian ini mengevaluasi apakah disparitas gender pada prognosis tetap muncul setelah akses distandarisasi dan mengidentifikasi faktor klinis serta sistemik yang paling berpengaruh. Sebagian besar studi berasal dari rumah sakit tersier, mengabaikan realitas di tingkat komunitas. Menggunakan data surveilans tahun 2022 dari Jakarta Timur, kami menganalisis 4.151 pasien (1,6% koinfeksi TB-HIV) melalui regresi logistik multinomial. Berlawanan dengan bukti global, gender bukanlah penentu luaran pengobatan. Sebaliknya, prognosis dibentuk oleh usia, metode diagnostik, status HIV, durasi pengobatan, temuan radiologis, dan jenis fasilitas. Usia yang lebih tua meningkatkan risiko kegagalan dan kematian, sementara durasi pengobatan yang lebih lama bersifat protektif. Pasien yang didiagnosis secara klinis memiliki luaran yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan kasus yang dikonfirmasi secara bakteriologis, dan mereka yang dirawat di pusat kesehatan primer mengalami luaran yang lebih buruk dibandingkan pasien yang dirawat di rumah sakit. Temuan ini menyoroti bahwa di Asia Tenggara yang mengalami urbanisasi pesat, pengendalian TB-HIV kurang bergantung pada kesetaraan gender dan lebih bergantung pada penguatan diagnostik, dukungan kepatuhan, dan integrasi layanan di tingkat layanan kesehatan primer.