Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh parasit atau tungau Sarcoptes scabiei. Tungau Sarcoptes scabiei ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan bantuan alat mikroskop. Penyebaran penyakit skabies ini bisa dengan kontak langsung ataupun secara tidak langsung melalui sprei, pakaian, handuk, dan lainnya. Penyakit skabies lebih sering menyerang komunitas atau daerah dengan padat penduduk seperti pesantren, asrama, lembaga pemasyarakatan yang kebersihan diri dan lingkungannya kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui demografi di pondok pesantren An-Nur 2 Putri Al-Murtadlo Bululawang, Malang dan untuk mengetahui hubungan antara skabies dengan prestasi belajar santriwati. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang di antaranya 30 golongan skabies negatif dan 30 lainnya skabies positif. Pemilihan sampel dengan teknik purpose sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data diperoleh dengan kuisioner dan nilai rapor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna, uji Chi-square menunjukan nilai rapor sebelum dan sesudah 6 bulan terakhir dengan p-value = 0,000, frekuensi mendapatkan 10 besar di kelas selama tinggal di pesantren didapatkan p-value = 0,001, hasil analisis nilai rapor dengan skabies menunjukkan p-value = 0,000. Kesimpulannya terdapat pengaruh antara prestasi belajar dengan skabies.Â