Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Program Lentera (Literasi Reproduksi Remaja Aman dan Sehat): Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Komunitas Nursanti, Irna; Fadhillah, Harif; Natashia, Dhea; Irawati, Diana; Karmi, Rudi; Yanti, Damai
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21548

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai risiko kesehatan reproduksi, termasuk keterlibatan dalam perilaku seksual berisiko akibat rendahnya tingkat literasi. Peningkatan literasi reproduksi melalui pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi penting dalam membekali remaja dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat yang sesuai kebutuhan usia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja melalui program LENTERA (Literasi Reproduksi Remaja Aman dan Sehat) yang dilaksanakan dalam lingkungan komunitas. Program dilaksanakan dengan mengintegrasikan metode edukasi interaktif seperti pemaparan materi, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, refleksi nilai, dan sesi tanya jawab. Sebanyak 27 remaja putra dan putri dari komunitas di Kota Bandung terlibat dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan dengan instrumen pre–post test menggunakan KPS2R dan adaptasi dari YRBSS. Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan kesiapan perilaku remaja dalam melakukan deteksi dini kesehatan reproduksi (p < 0,05), serta penurunan proporsi perilaku seksual berisiko. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan edukasi berbasis komunitas untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan mendorong perilaku sehat pada remaja. Kata Kunci: Remaja, Literasi Reproduksi, Perilaku Sehat, Kesehatan Sekolah, Edukasi  ABSTRACT Adolescents represent an age group that is particularly vulnerable to various reproductive health risks, including engagement in risky sexual behaviors due to low levels of reproductive health literacy. This initiative aimed to enhance adolescents' reproductive health literacy through the LENTERA program (Safe and Healthy Adolescent Reproductive Literacy) implemented within a community setting. The program integrated interactive educational methods, including material presentations, group discussions, educational video screenings, value reflection sessions, and Q&A discussions. A total of 27 male and female adolescents from a community in Bandung participated. Evaluation was conducted using pre–post tests with the KPS2R instrument and an adapted version of the Youth Risk Behavior Surveillance System (YRBSS). Data were analyzed using paired sample t-tests. The results demonstrated a significant improvement in adolescents' knowledge, attitudes, and behavioral readiness for early reproductive health screening (p < 0.05), along with a decrease in the proportion of risky sexual behaviors. These findings highlight the importance of community-based educational interventions in promoting reproductive health literacy and encouraging healthy behaviors among adolescents. Keywords: Adolescents, Reproductive Literacy, Healthy Behavior, School Health, Education
Pengaruh Edukasi Tentang Vaginal Hygiene Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Pada Saat Menstruasi Budiadi, Hana Nurhanifah; Karmi, Rudi; Kurnia, Imas Siti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik13104

Abstract

Cleanliness of the reproductive organs during menstruation is very important, because if this is not done an infection can arise in the area. This study aims to determine the effectiveness of education about vaginal hygiene to increase knowledge of female adolescents about vaginal hygiene during menstruation. Cross-sectional was used as the design of this study. Respondents involved in this study were 30 female adolescents who were selected by simple random sampling technique. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed using the marginal homogeneity test. The p value of the statistical analysis was 0.000, meaning that there was a difference in the level of knowledge between before and after education. It was concluded that education about vaginal hygiene was effective in increasing young female adolescents's knowledge about vaginal hygiene during menstruation.Keywords: menstruation; vaginal hygiene; female adolescents ABSTRAK Kebersihan organ reproduksi saat menstruasi sangat penting dilakukan, karena jika tidak dilakukan dapat timbul infeksi pada area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk efektifitas edukasi tentang vaginal hygiene untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vaginal hygiene pada saat menstruasi. Cross-sectional digunakan sebagai desain penelitian ini. Responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 3o remaja putri yang diplih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji homogenitas marginal. Nilai p dari analisis statistik adalah 0,000, artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi. Disimpulkan bahwa edukasi tentang vaginal hygiene efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vaginal hygiene pada saat menstruasi.Kata kunci: menstruasi; vaginal hygiene; remaja putri