Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

CHARACTERIZATION OF CLAY MATERIALS USED FOR POTTERY PURPOSES FROM RENDENG, MALO, BOJONEGORO Setyaningrum, Dyah; Sujiat, Sujiat; Azizah, Aprilia Nur
Jurnal Neutrino:Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 1 (2021): October
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/neu.v14i1.12753

Abstract

Clay material from Rendeng, Malo, Bojonegoro was studied by mineralogy and physicochemical characterization to evaluate its potential suitability as a raw material in pottery application. X-ray Diffraction (XRD) and Fourier Transform-Infrared (FTIR) spectrometry were used to establish the mineralogy composition. Meanwhile the physical properties were identified by particle size distribution and consistency limits. Chemical composition was carried out by X-ray Fluorescence Spectrometer (XRF).  The results of XRD characterization revealed that clay from Rendeng Village, Malo, Bojonegoro contained  kaolin, quartz, and feldspar. Physical characterization shows that clay material is a less plastic type based on Atterberg method. Based on the chemical compositions indicated that SiO2, Al2O3, CaO, and Fe2O3 were abundance oxides. Therefore, clay from Desa Rendeng was only suitable for the pottery purposes because most of its mineral compositions did not meet the quality requirements for making advanced ceramics.
MODEL MANAJEMEN RESIKO PROYEK INSFRASTRUKTUR PERDESAAN DENGAN PENDEKATAN SISTEM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Zainuddin Zainuddin; Sujiat Sujiat
Teknika Vol 16, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.479 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v16i1.2851

Abstract

Dalam kegiatan pembangunan proyek Insfrastruktur Perdesaan terdapat dua kelompok besar resiko yaitu Resiko internal, dimana resiko ini ada pada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) / LPMD, Pendamping Lokal Desa dan Pendamping Desa. Dan yang kedua Resiko eksternal, yaitu ada pada kendali Kepala Desa dan Perangkat Desa dan Team dari Pemerintah Kabupaten yang tidak terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan.Penelitian ini diawali dengan pembagian kuisener pertama yaitu mencari nilai probabilitas faktor resiko yang terjadi, sedangkan identifikasi resiko di ambil dari kuisioner utama kemudian didapat besar risiko, kemudian tahap pengukuran risiko dipetakan dengan diagram treshold of risk levels untuk mengetahui posisi risiko yang terjadi dan sebagai dasar dalam penyusunan pengelolaan risiko. Dan didapat nilai risiko terbesar 25, terkecil 1 dan rata-rata 6 dan dari observasi, dari hasil wawancara lapangan didapat bahwa risiko belum dikolola secara maksimal oleh tim pelaksana kegiatan ataupun pemerintah desa/pengelola, sedangkan dari Pemkab manajemen risiko pengelolaannya masih terbatas pada penyerapan anggaran untuk mengurangi silpa, jadi secara khusus selain dari penyerapan anggaran ADD, DD dan DHB masih belum tampak pengelolaannya.Model Manajemen Resiko pada penelitian ini diselesaikan dengan sistem dinamik menggunakan sofware Vensim didapat sistem pembangunan berkelanjutan sangat mempengaruhi hasil identifikasi resiko dengan semakin banyak faktor keberanjutan semakin menurun tingkat risiko dan perbaikan pada tingkat Manajemen, SDM, Material dan Peralatan, akan mempengaruhi tingkat Resiko, sebagaimana ditunjukkan dalam grafik sebelum berubahan skenario SFD dan setelah diadakan berubahan skenario SFD.
ANALISA STRUKTUR BETON BERTULANG BANGUNAN GEDUNG PUSAT LAYANAN HAJI DAN UMROH sujiat sujiat; zainul ikhwan
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.366 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2022

Abstract

Struktur bangunan gedung harus dirancang sesuai ketentuan yang ada agar kenyamanan dan keamanan pemilik dan pengguna gedung terpenuhi, tak terkecuali struktur gedung yang konstruksi utamanya adalah beton. Konstruksi beton harus dirancang agar memenuhi efektifitas kenyamanan dan pemanfaatan ruangan agar terpenuhinya kekuatan yang maksimal dan efisien.  Perencanan Sturktur Bangunan Pusat Layanan Haji Dan Umroh ini bertujuan untuk mendapatkan design rencana yang memenuhi syarat teknis guna memberikan rencana struktur yang baik. Bahan utama penyusun struktur adalah beton bertulang mengacu pad SNI 03-2847-2013. Perencanaan beban akibat gempa menggunakan analisis respon spektrum. Sedangkan beban non gempa disesuaikan dengan SNI 03-1727-2012. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah analisis Kuantitatif. Penelitian ini diharapkan bisa membantu dalam menetukan rencana struktur yang baik.
Studi Pemanfaatan Limbah Eceng Gondok Untuk Beton Hybrid Dengan Aktivator Na2SO4 dan Na2SIO3 Achmad, Ramadhana Anantashah; Budi Santoso, Toni; Sujiat
Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2024): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v9i2.977

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh substitusi semen dengan limbah abu eceng gondok terhadap kuat tekan beton hybrid dengan penggunaan aktivator Na2SO4 dan Na2SIO3. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan sebagai bahan campuran pembuatan beton yaitu Abu Eceng Gondok (AEG). Pembuatan binder beton hybrid umumnya menggunakan metode pencampuran wet mixing, yaitu mecampur aktivator dengan molaritas tertentu atau telah ditentukan. Aktivator Na2SO4 dan Na2SIO3 digunakan untuk meningkatkan reaktivitas abu dan kinerja beton. Tujuan penelitian untuk mendapatkan hasil kuat tekan beton hybrid yang dicampur aktivator pada umur 14 dan 28 hari serta mendapatkan mix design optimum penggunaan Abu Eceng Gondok (AEG) dengan aktivator pada beton hybrid. Metode eksperimental pada penelitian dengan pembuatan benda uji beton hybrid berbentuk silinder 10 cm x 20 cm untuk umur pengujian kuat tekan adalah umur 14 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan rata-rata beton hybrid umur 14 hari variasi 4 M mecapai 2.892 MPa, variasi 6 M mecapai 4.313 MPa, dan variasi 8 M mecapai 3.271 MPa. Sedangkan nilai kuat tekan beton hybrid pada umur 28 hari variasi 4 M bisa mencapai 11.902 MPa, variasi 6 M bisa mencapai 9.448 MPa, dan variasi 8 M mencapai 3.271 MPa.
Studi Eksperimen Pembuatan Bata Merah Ringan Dari Tanah Desa Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro khoironi, Zuhrulanam; Sujiat; Santoso, Toni Budi
Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2024): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v9i2.980

Abstract

Batu bata merah tersusun dari material lempung dan tanah liat dengan melalui proses pengeringan dan pembakaran. Bahan yang murah dan tahan lama menjadi pilihan untuk dijadikan konstruksi terutama pada dinding rumah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan foam agent terhadap kuat tekan, penyerapan, dan berat jenis bata merah. Material tanah yang digunakan dari desa Ledok Kulon, yang merupakan Kecamatan Bojonegoro, yang sudah dikenal karena daerah penghasil bata merah. Metode penelitian mengacu pada SNI 15-2094-2000. Hasil pengujian menunjukkan semua sampel memiliki kuat tekan rata-rata yang berbeda dengan waktu pembakaran lima hari dan variasi penambahan foam agent 0%, 5%, 6, dan 7%. Nilai tekan pada variasi 0% adalah 18,67 kg/cm2; pada variasi 5% adalah 11,91 kg/cm2; pada variasi 6% adalah 4,62 kg/cm2; dan pada variasi 7% adalah 5,33 kg/cm2. Hasilnya menunjukkan bahwa batu bata merah tidak menjadi lebih ringan beratnya ketika faom agent ditambahkan sebesar 5%, 6%, dan 7%. juga akan memberikan kekuatan yang besar tanpa campuran. Untuk penyerapan air batu bata merah, variasi 0% adalah 0,15, variasi 5% adalah 0,19, variasi 6% adalah 0,19, dan variasi 7% adalah 0,25. Menurut SNI-15-2094-2000, campuran batu bata merah yang memenuhi syarat untuk penyerapan air memiliki tingkat penyerapan air maksimum 20%. Pada ketiga tingkatan, penyerapan air memenuhi syarat ialah dengan variasi 6% sebesar 0,19.
STUDI PENGARUH VARIASI SUHU KALSINASI TERHADAP KANDUNGAN BATU KAPUR PARENGAN KABUPATEN TUBAN Santoso, Toni Budi; Ikhwan, M. Zainul; Al Zakina, Bella Luthfiani; Sujiat, Sujiat; Rendra, Mrabawani Insan; Zainuddin, Zainuddin
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2024): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v9i2.9050

Abstract

The industrial and construction worlds utilize a lot of limestone from nature as a material. Easy utilization and abundant materials make limestone always attractive. Conventional processing is still a way to utilize limestone. In order to support more optimal utilization, laboratory-scale analysis is carried out. X-Ray Fluorescence (XRF) is an initial analysis to determine the limestone content. Calcination is carried out on limestone with the aim of changing its properties to be reactive with a planned calcination degree of 500?C. The original condition and conventional heating are used as samples as a comparison to the calcined limestone. The test results showed an increase in CaO content of 3% compared to the initial condition of the limestone, while SiO2 increased by 42%.
ANALISIS KADAR ASPAL OPTIMUM MELALUI MARSHALL TEST MENURUT ASPHALT INSTITUTE MS-2 EDISI III D Santoso, Toni Budi; Ikhwan, M Zainul; Zainuddin, Zainuddin; Sujiat, Sujiat; Al Zakina, Bella Lutfiani; Rendra, Mrabawani Insan
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4620

Abstract

ABSTRAK: Konstruksi perkerasan jalan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran antara agregat dan aspal yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar aspal optimum menggunakan metode marshall, yang bertujuan menghasilkan campuran beraspal dengan stabilitas tinggi, flow sesuai spesifikasi, dan daya tahan yang baik terhadap beban lalu lintas berat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan karakteristik agregat dan aspal, uji CBR dan DCPT untuk menentukan daya dukung tanah dasar, serta pengujian campuran dengan marshall test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa agregat memiliki gradasi baik dan memenuhi persyaratan teknis, sementara aspal jenis 60/70 menunjukkan penetrasi rata-rata 62,7, daktilitas 144,5 cm, dan titik lembek 57,5 derajad C. Kadar aspal optimum diperoleh pada titik keseimbangan antara nilai stabilitas maksimum, flow, dan kadar rongga yang sesuai spesifikasi. Kesimpulannya, metode marshall efektif digunakan dalam menentukan komposisi campuran beraspal yang optimal untuk perkerasan jalan yang kuat dan tahan lama. KATA KUNCI : Aspal, Jalan, Agregat, Campuran, Marshall.
Structural Foundation Planning of the Faculty of Economics Building at the University of Bojonegoro Al Zakina, Bella Lutfiani; Sujiat, Sujiat; Santoso, Toni Budi; Firmanto, Uki; Ikhwan, M Zainul; Zainnudin, Zainnudin; Ramadhan, R. Muhammad Ernadi
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.763

Abstract

The building in general has two parts, namely the upper structure and the lower structure. The upper structure consists of the floor, walls, and roof of the building, while the lower structure consists of the foundation and sloof. The construction of this building aims as an effort to develop and add teaching and learning spaces and office space for the Faculty of Economics at Bojonegoro University. In this planning using the guidelines of SNI 1727-2020 (BeSNI 1727-2020 (Minimum design loads and related criteria for buildings and other structures), SNI 1726-2019 (Earthquake Resistant building procedures), SNI-2847-2019 (Structural concrete requirements for buildings) and SNI 1729-2020 (Specifications for structural steel buildings). Based on the results of the planning of the University of Bojonegoro Economic Building using Sloof 35 x 55 cm with pilecap foundation 150 x 150 cm and bored pile depth of 500 cm.
Studi Perencanaan Struktur Atas Bangunan Gedung SMK Darul Ma’wa Desa Plandirejo Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban Sujiat, Sujiat; Sholahuddin, Moh.
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia termasuk negara yang sering tertimpa bencana gempa bumi baik yang skala kecil maupun skala besar pernah terjadi di Indonesia. Letak geografis indonesia yang berada di pertemuan perbatasan 3 (tiga) lempeng Tektonik, yaitu lempeng Australia, lempeng Pasifik dan lempeng Eurasia mengakibatkan Indonesia menjadi daerah yang rawan gempa, daerah rawan gempa tersebut membentang di sepanjang batas lempeng Tektonik Australia dengan Asia, lempeng Asia dengan Pasifik dari Timur hingga Barat Sumatera sampai Selatan Jawa, Nusa Tenggara, serta Banda (Suharjanto, 2013). Hal ini tentunya membuat perencanaan bangunan gedung di indonesia harus bisa mengakomodir ancaman tersebut. seperti halnya dengan Sekolah Menengah Kejuruan Darul Ma’wa yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat sekitar, sehingga hal ini membuat kurangnya ruang kelas bagi siswa siswi baru yang akan melakukan kegiatan belajar di sekolah Sekolah Menengah Kejuruan tersebut. Maka sangat penting untuk dibangun sebuah gedung baru yang aman dan nyaman sehingga tahan terhadap ancaman gempa yang ada di Indonesia, sehingga dengan adanya penelitian ini maka nantinya dapat merencanakan struktur atas bangunan gedung sekolah tersebut dengan mengunakan metode analisa struktrur. Adapun hasil peneltian didaptkan bahwa untuk dimensi kolom yang mampu berkerja untuk menahan beban akibat dari pembebanan adalah ukuran 40 cm x 40 cm sedangkan untuk balok induk ukuran 30 cm x 60 cm dan balok anak ukuran 30 cm x 40 cm dan untuk luas tulangan kolom yang dipakai adalah sebesar 1608 mm sedangkan untuk balok induk sebesar 804 mm untuk momen positif dan 2011 mm untuk momen negatif serta untuk balok anak sebesar 603 mm untuk momen positif dan 1206 mm untuk momen negatif.
Analisis Kapasitas Tampungan Saluran Drainase dan Penanganan Genangan di Perumahan Perak Kabupaten Bojonegoro Indriani, Yulia; Mushthofa, Mushthofa; Sujiat, Sujiat; Wicaksono, Bayu
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.3122

Abstract

Perumahan perak Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, tiap tahunnya pada saat curah hujan tinggi mengalami genangan. Perumahan perak berada di kecamatan Bojonegoro, dimana topografinya relative rendah dibandingkan dengan wilayah sekitar. Sedangkan daerah resapan sudah tidak tersedia lagi. Untuk itu diperlukan penanganan genangan yang tepat. Dalam hal ini penulis melakukan Analisa curah hujan rancangan metode Log Pearson III, yang digunakan sebagai hujan rencana dengan dikalibrasi tinggi genangan di wilayah perumahan perak pada tanggal 9 Mei 2023. Dikarenakan wilayah tersebut relative rendah, dalam hal ini direncanakan redimensi saluran. Dengan simulasi sebagian kapasitas tampungan saluran drainase digunakan sebagai long storage. Ruas saluran yang diredimensi adalah ruas E2-E4, F2-F4, G2-G4, H2-H4 serta E4-I4. Yaitu dengan dimensi saluran lebar 0,8 m dan tinggi 0,8 m. Apabila tinggi genangan 5 cm, jagaan kapasitas saluran adalah 31%. Tinggi genangan 10 cm, jagaan kapasitas saluran adalah 15%. Sedangkan tinggi genangan 15 cm, jagaan kapasitas saluran adalah 2%.