Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA DALAM MENENTUKAN POSISI, JARAK TEMPUH, DAN PERPINDAHAN Handayani, Indah Dwi; Lailiyah, Shofiatul; Taqwa, Muhammad Reyza Arief
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol 2 No 02 (2019): Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Al Hikmah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.617 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dan mengungkap kesalahan  konsep mahasiswa dalam menentukan posisi, jarak tempuh, dan perpindahan pada gerak dua dimensi. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Subjek penelitian ini terdiri atas 50 mahasiswa baru S1 Pendidikan Fisika dan S1 Fisika Univeristas Negeri Malang. Instrumen penelitian terdiri atas 8 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemahaman konsep mahasiswa terkait posisi, jarak tempuh, dan perpindahan masih tergolong relatif rendah ditunjukkan dengan rata-rata perolehan skor yang hanya mencapai 43,48. Terdapat beberapa kekeliruan mahasiswa dalam menjawab soal, diantaranya: (1) posisi merupakan besaran skalar, (2) perpindahan merupakan besaran skalar, (3) perpindahan merupakan jumlah posisi  setiap waktu, (4) tidak memperhatikan tanda + dan ? pada konsep posisi dan perpindahan, dan (5) kesulitan dalam menafsirkan grafik hubungan antara posisi dan waktu.
Pemahaman konsep mahasiswa dalam menentukan posisi, jarak tempuh, dan perpindahan Handayani, Indah Dwi; Lailiyah, Shofiatul; taqwa, muhammad reyza arief
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 2 NO. 2 2019
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dan mengungkap kesalahan konsep mahasiswa dalam menentukan posisi, jarak tempuh, dan perpindahan pada gerak dua dimensi. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Subjek penelitian ini terdiri atas 50 mahasiswa baru S1 Pendidikan Fisika dan S1 Fisika Univeristas Negeri Malang. Instrumen penelitian terdiri atas 8 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemahaman konsep mahasiswa terkait posisi, jarak tempuh, dan perpindahan masih tergolong relatif rendah ditunjukkan dengan rata-rata perolehan skor yang hanya mencapai 43,48. Terdapat beberapa kekeliruan mahasiswa dalam menjawab soal, diantaranya: (1) posisi merupakan besaran skalar, (2) perpindahan merupakan besaran skalar, (3) perpindahan merupakan jumlah posisi () setiap waktu, (4) tidak memperhatikan tanda + dan – pada konsep posisi dan perpindahan, dan (5) kesulitan dalam menafsirkan grafik hubungan antara posisi dan waktu .
PENAMBAHAN KONSORSIUM BAKTERI DAN AERASI PADA UPAYA PENURUNAN BAHAN ORGANIK AIR SISA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Alvateha, Dini; Arfiati, Diana; Lailiyah, Shofiatul
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i3.346

Abstract

Air limbah tambak udang yang akan dibuang ke perairan umum harus memenuhi baku mutu yang berlaku agar tidak mencemari perairan setempat. Manajemen limbah budidaya yang baik merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan. Penambahan konsorsium bakteri dan aerasi diduga mampu mempercepat penurunan bahan organik pada air limbah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan penurunan kadar bahan organik dan kadar karbondioksida terbanyak dengan waktu tersingkat pada air sisa budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan penambahan konsorsium bakteri dan aerasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap menggunakan 6 perlakuan yakni perlakuan aerasi, tanpa aerasi, tutupan, kontrol aerasi, kontrol tanpa aerasi, dan kontrol tutupan dengan 4 kali ulangan. Berdasarkan uji Tukey hasil terbaik dalam penurunan bahan organik didapatkan pada perlakuan tutupan dengan penambahan konsorsium bakteri pada jam ke-30 yang mengalami penurunan 99,34%, kadar bahan organik awal 61 mg/L menjadi 0,4 mg/L. Penurunan kadar karbondioksida tercepat yakni pada perlakuan penambahan aerasi dan konsorsium bakteri pada jam ke-186 dapat menurunkan kadar karbondioksida (dari kadar awal 29,6 mg/L menjadi 0 mg/L). Kualitas air dapat mempengaruhi kerja dari bakteri yang menguraikan bahan organik dan menghasilkan karbondioksida. Penurunan kadar bahan organik terbanyak dengan waktu tersingkat yakni dengan perlakuan tutupan pada jam ke-30, dan penurunan karbondioksida terbanyak dengan waktu tersingkat dengan perlakuan aerasi pada jam ke-186.
PENAMBAHAN KONSORSIUM BAKTERI DAN AERASI PADA UPAYA PENURUNAN BAHAN ORGANIK AIR SISA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Alvateha, Dini; Arfiati, Diana; Lailiyah, Shofiatul
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i3.346

Abstract

Air limbah tambak udang yang akan dibuang ke perairan umum harus memenuhi baku mutu yang berlaku agar tidak mencemari perairan setempat. Manajemen limbah budidaya yang baik merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan. Penambahan konsorsium bakteri dan aerasi diduga mampu mempercepat penurunan bahan organik pada air limbah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan penurunan kadar bahan organik dan kadar karbondioksida terbanyak dengan waktu tersingkat pada air sisa budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan penambahan konsorsium bakteri dan aerasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap menggunakan 6 perlakuan yakni perlakuan aerasi, tanpa aerasi, tutupan, kontrol aerasi, kontrol tanpa aerasi, dan kontrol tutupan dengan 4 kali ulangan. Berdasarkan uji Tukey hasil terbaik dalam penurunan bahan organik didapatkan pada perlakuan tutupan dengan penambahan konsorsium bakteri pada jam ke-30 yang mengalami penurunan 99,34%, kadar bahan organik awal 61 mg/L menjadi 0,4 mg/L. Penurunan kadar karbondioksida tercepat yakni pada perlakuan penambahan aerasi dan konsorsium bakteri pada jam ke-186 dapat menurunkan kadar karbondioksida (dari kadar awal 29,6 mg/L menjadi 0 mg/L). Kualitas air dapat mempengaruhi kerja dari bakteri yang menguraikan bahan organik dan menghasilkan karbondioksida. Penurunan kadar bahan organik terbanyak dengan waktu tersingkat yakni dengan perlakuan tutupan pada jam ke-30, dan penurunan karbondioksida terbanyak dengan waktu tersingkat dengan perlakuan aerasi pada jam ke-186.