Permasalahan kesehatan dipengaruhi oleh banyak hal, baik yang bersifat internal (dari dalam diri manusia) maupun yang bersifat eksternal (dari luar diri manusia). Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yaitu melalui program nasional sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Menurut Permenkes RI No. 3 Tahun 2014 menjelaskan bahwa STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku hygienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Kegiatan pengabdian didahului dengan komunikasi dan sosialisasi rencana kegiatan. Pengambilan data masyarakat untuk mengetahui gambaran umum terkait permasalahan kesehatan lingkungan yang ada di Dusun Pringgolayan khususnya di RT 01, 02 dan 13 dengan metode survei dan observasi lapangan dari rumah ke rumah untuk mendapatkan data dengan panduan kuesioner lembar cheklist. Data yang sudah diperoleh kemudian diolah menjadi bahan untuk penyuluhan dan pelatihan. Warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), artinya ada peningkatan pengetahuan yang bermakna antara sebelum (77%) dan sesudah (91%) diberikan penyuluhan. Warga Dusun Pringgolayan dapat memahami dengan baik pentingnya STBM.