Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR KB TENTANG METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI POSYANDU CEMPAKA XIII KP. SECANG KARAWANG TAHUN 2017 Fary, Veronica; Ekawaty, Retno; Rismiawati, Riris
UG Journal Vol 14, No 5 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kelahiran menjadi alasan utama diperlukannya pelayanan Keluarga Berencana. Begitu banyaknya jenis kontrasepsi, membuat banyak wanita mengalami kesulitan dalam memilih kontrasepsi. Hal ini karena ketidaktahuan dalam menentukan pilihan kontrasepsi yang sesuai. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan jenis kontrasepsi yang sekali pemakaiannya dapat bertahan selama 3 tahun sampai seumur hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang di Posyandu Cempaka XIII Kp.Secang Karawang tahun 2017. Metode penelitian ini dengan cara survey. Jenis penelitian yang digunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi atau total populasi sebanyak 90 responden, pengumpulan data berupa data primer dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian tingkat pengetahuan akseptor KB tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang yang terbanyak adalah kategori cukup berjumlah 78 responden(86.7 %), karakteristik berdasarkan usia responden mayoritas berumur 20 - 35 tahun 64 responden(71.1%), tingkat pengetahuan Akseptor KB tentang pengertian umum metode kontrasepsi jangka panjang dikategorikan cukup 62 responden(68,9%), jenis metode kontrasepsi jangka panjang dikategorikan cukup 61 responden (67,8%) , kelebihan metode kontrasepsi jangka panjang dikategorikan cukup 50 responden (55,6%), kekurangan metode kontrasepsi jangka panjang dikategorikan cukup 54 responden (60,0%).
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PELATIHAN SENAM HAMIL DI DESA RAWA PANJANG KABUPATEN BOGOR Jayanti, Kasyafiya; Hayuningsih, Sri; Kusmintarti, Arini; Rochmawati, Rochmawati; Prima, Sisilia; Petricka, Gracea; Fary, Veronica; Pembayun, Estu Lovita; Ekawaty, Retno; Elfaristo, Liana; Mulyati, Heti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2024.v4i1.10547

Abstract

Manfaat senam hamil pada kehamilan termasuk pengurangan angka operasi caesar, penambahan berat badan ibu dan janin yang tepat, dan pengelolaan diabetes gestasional. Ibu hamil cenderung menunjukkan kurangnya pengetahuan mengenai aktivitas fisik selama kehamilan. Alasan kurangnya pengetahuan karena konteks sosial ekonomi dan budaya serta pendidikan ibu. Tingkat wanita hamil yang mendapat informasi dan intervensi mengenai olahraga pada saat kehamilan dari praktisi kesehatan relatif rendah.  Berdasarkan data studi lapangan terdapat delapan ibu hamil, sebanyak tujuh orang yang belum pernah sama sekali melakukan senam hamil. Mengingat pentingnya senam hamil maka melalui program pengabdian kepada masyarakat ini bermaksud memberikan kontribusi sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki yakni dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai manfaat senam hamil dan mempraktekan senam hamil kepada kelompok ibu hamil di Desa Rawa Panjang Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kesehatan tentang senam hamil dan praktek senam hamil. Kegiatan diikuti oleh delapan ibu hamil dari Desa Rawa Panjang Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan di bagi menjadi dua sesi, pertama adalah penyuluhan mengenai manfaat senam hamil, sesi kedua praktek senam hamil secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung dengan baik dan sesuai dengan tujuan kegiatan. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai senam hamil dilihat dari peserta yang menjawab dengan benar pertanyaan yang diberikan setelah diberikan penyuluhan. Peserta juga aktif bertanya materi yang belum dipahami. Peserta mampu mengikuti gerakan-gerakan senam hamil tanpa kesulitan, dan berkomitmen akan melaksanakan secara mandiri di rumah secara teratur. Perlu adanya kegiatan tindak lanjut berupa pendampingan dan pemantauan ibu hamil untuk rutin melakukan senam hamil secara mandiri di rumah. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang baik cara mencegah dan mengurangi keluhan fisik akibat perbahan fisiologi kehamian dengan cara senam hamil. Saran untuk ibu hamil adalah terus rutin melaksanakan senam hamil di rumah selama tidak ada kondisi yang menyulitkan. 
PENINGKATAN KAPASITAS PEREMPUAN DAN KELUARGAMELALUI EDUKASI KESEHATAN MENGENAI MENOPAUSEDI DESA NAGRAK, KABUPATEN BOGOR Petricka, Gracea; Kusmintarti, Arini; Fary, Veronica; Pembayun, Estu Lovita; Rochmawati, Rochmawati; Jayanti, Kasyafiya; Ekawaty, Retno; Hayuningsih, Sri; Buka, Sisilia Prima Y.
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 4 (2024): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, JULI 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/y0egqt36

Abstract

Setiap perempuan akan melewati tahapan perkembangan reproduksi yang diakhiri dengan menopause. Menopause adalah fase akhir dari masa klimakterium yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi secara permanen serta menandakan menurunnya fungsi ovarium sehingga memengaruhi produksi hormone estrogen dan proses ovulasi. Mayoritas perempuan mengalami fase ini pada usia 45-55 tahun. Perubahan hormon yang terjadi dalam proses menopause tentu mempengaruhi aspek fisik, emosi/kejiwaan, dan bahkan hubungan serta fungsi sosial seorang perempuan yang tentunya juga akan berdampak langsung pada keseharian dan kualitas hidupnya. Pengetahuan yang terbatas mengenai menopause membuat perempuan merasa takut dengan apa yang akan dihadapinya. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan yang dilakukan, terdapat beberapa masalah terkait mempersiapkan diri dalam menghadapi menopause yang dihadapi pihak mitra dalam hal ini Majelis Ta’lim Muslimah di Desa Nagrak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yakni belum adanya informasi mengenai klimakterium ataupun menopause sebelumnya. Oleh karena itu tim dosen Program Studi S1 Kebidanan Universitas Gunadarma mengadakan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kapasitas perempuan pada dan keluarga melalui edukasi kesehatan mengenai menopause. Penyuluhan kesehatan yang dilakukan melibatkan 15 orang peserta dan kegiatan berlangsung dengan hasil yang baik yakni terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai menopause.
Riwayat Neonatal Sebagai Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Neonatorum Jayanti, Kasyafiya; Salima, Qonita; Kusmintarti, Arini; Damayanti, Rini; Ekawaty, Retno; Fary, Veronica
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/zh864t43

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Asfiksia neonatorum masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor perinatal termasuk berat badan lahir dan kondisi air ketuban saat persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dan warna air ketuban dengan kejadian asfiksia neonatorum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan retrospektif. Subjek penelitian adalah bayi baru lahir yang tercatat dalam rekam medis sebanyak 194. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan kejadian asfiksia neonatorum (p value=0,000), di mana bayi dengan berat badan lahir rendah lebih banyak mengalami asfiksia. Selain itu, warna air ketuban juga berhubungan signifikan dengan kejadian asfiksia neonatorum (p value =0,000), dengan kejadian asfiksia lebih tinggi pada persalinan dengan air ketuban tidak jernih dibandingkan air ketuban jernih. Kesimpulan: Berat badan lahir dan warna air ketuban berhubungan secara signifikan dengan kejadian asfiksia neonatorum. Oleh karena itu, pemantauan berat badan lahir serta kondisi air ketuban selama kehamilan dan persalinan sangat penting untuk deteksi dini dan pencegahan asfiksia neonatorum.