Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konten Dakwah Ustazd Hanan Attaki di YouTube tentang Terapi Mental dan Pengelolaan Stres: Studi Persepsi Mahasiswa Gen Z IAIN Kendari Hastuti, Nining; Rustan, Ahmad Sultra; Aldilal, Aldilal; Rahmawati, Rahmawati; Halid, Yusyrifah
Journal of Media and Communication Studies Vol 4 No 1 (2025): Jourmics (Journal Of Media and Communication Studies)
Publisher : Communication and Islamic Broadcasting Studies IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jourmics.v4i1.15140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Gen Z FUAD IAIN Kendari terhadap isi konten dakwah Ustadz Hanan Attaki tentang terapi mental dan obat stres, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa Gen Z yang saat ini kerap dihadapkan pada tekanan akademik, overthinking, dan perasaan kosong yang berdampak pada kesehatan mental mereka. Kondisi ini mendorong sebagian mahasiswa mencari jalan keluar melalui dakwah digital. Salah satu yang diminati adalah konten dakwah Ustadz Hanan Attaki di YouTube, yang dinilai berbeda karena selain menyampaikan nilai-nilai agama juga membahas persoalan sehari-hari yang dekat dengan mahasiswa, termasuk terapi mental dan obat stres, dengan cara santai, relevan, dan menyentuh hati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang ditujukan kepada mahasiswa Gen Z FUAD IAIN Kendari yang aktif menonton konten dakwah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menilai konten dakwah Ustadz Hanan Attaki memberikan dampak positif dan signifikan dalam mengurangi stres, menenangkan hati, serta memotivasi diri. Empat pendekatan utama yang dirasakan yaitu Mode Chill Syukur, Soul Time with Allah, Level Up Diri, dan Refresh Soul. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa meliputi latar belakang keagamaan, pengalaman pribadi, dan lingkungan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa konten dakwah Ustadz Hanan Attaki tidak hanya menjadi media penyampai ajaran agama, tetapi juga berfungsi sebagai sarana terapi mental dan obat stres yang relevan bagi mahasiswa Gen Z.
ANALISIS EFEKTIFITAS DAKWAH MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK DI KELURAHAN ATARI INDAH, KECAMATAN LALEMBUUU, KABUPATEN KONAWE ZELATAN andi aidil; Halid, Yusyrifah; Nurdin; Aminudin
AL-MUNAZZAM : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2025): AL-MUNAZZAM : JURNAL PENELITIAN DAN PEMIKIRAN MANAJEMEN DAKWAH
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dakwah melalui media sosial Facebook di Kelurahan Atari Indah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian campuran (Mixed Methode) yaitu Exploratory Design yang mana peneliti akan melakukan pendekatan kualitatif terlebih dahulu kemudian disempurnakan oleh pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Dalam menentukan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Selanjutnya data diolah menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Kemudian untuk mengetahui efektifitas dakwah melalui media sosial Facebook menggunakan rumus mean dengan dibantu oleh aplikasi IBM SPSS statistics 26 setelah itu dirumuskan menggunakan tabel kategori efektifitas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa efektivitas dakwah di Kelurahan Atari Indah melalui media sosial Facebook bernilai 46,59% berada pada kategori cukup efektif. Adapun faktor pendukung dan penghambat efektivitas dakwah melalui media sosial Facebook pada Kelurahan Atari Indah yaitu: a. Faktor pendukung(banyaknya masyarakat yang menggunakan media sosial Facebook, mudahnya menemukan video dakwah, jaringan internet). b. Faktor penghambat (jaringan internet yang tidak stabil, kurangnya ketertarikan dalam menonton video dakwah, kurangnya pemahaman dalam menggunakan media sosial Facebook, waktu yang tidak tepat).