Memasuki usia tua berarti mengalami kemunduran fisik. Lansia biasanya mengalami berbagai masalah kesehatan karena terjadinya perubahan fisik, psikologis, psikososial dan spiritual. Psikologis merupakan faktor penting bagi individu untuk mengontrol terhadap semua kejadian yang dialami oleh lansia. Masalah-masalah psikologis yang terjadi pada lansia salah satunya stres karena stres merupakan reaksi tubuh kepada kondisi yang menyebabkan perubahan, dan ketegangan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan stres pada lansia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah pra- eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest design. Sampel diambil sebanyak 12 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dengan melakukan wawancara terpimpin menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS) sebelum diberikan terapi guided imagery sebanyak 2 kali dalam seminggu selama 4 minggu. Penelitian dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik paired T-test. Sebelum dilakukan penerapan teknik guided imagery lebih dari separuh (75%) lansia mengalami stress sedang, setelah diberikan teknik guided imagery lebih dari separuh (66,7%) tingkat stress lansia menjadi normal. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000, artinya ada pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan stres pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Dapat disimpulkan bahwa terapi guided imagery dapat menurunkan stres pada lansia. Diharapkan petugas di Puskesmas dapat menerapkan terapi guided imagery pada lansia yang mengalami stres.